Sidang Korupsi DAM Kali Bentak Memanas, Hakim Ultimatum Saksi

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Rahmat Rifadin

16 Agt 2025 00:02

Thumbnail Sidang Korupsi DAM Kali Bentak Memanas, Hakim Ultimatum Saksi
Persidangan kasus korupsi DAM Kali Bentak di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis 14 Agustus 2025. (Foto: Favan/Ketik)

KETIK, BLITAR – Suasana ruang sidang Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis 14 Agustus 2025, memanas ketika majelis hakim menggali kesaksian dalam perkara dugaan korupsi proyek DAM Kali Bentak Kabupaten Blitar. Kasus ini ditaksir merugikan keuangan negara hingga Rp5,1 miliar.

Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Ernawati Anwar, bersama hakim anggota Darwin Panjaitan dan Agus Kasiyanto, menghadirkan enam saksi penting. Mereka adalah mantan Bupati Blitar Rini Syarifah, mantan Sekda Izul Marom, mantan Kadis PUPR Dicky Cubandono, Kabid Bina Marga Hamdan, Ketua TP2ID Sigit Purnomo Hadi, dan Pengarah TP2ID Adib Muhammad Zulkarnain atau Gus Adib.

Menurut Hendi Priono, kuasa hukum terdakwa M Bahweni, kesaksian para saksi justru membuka kemungkinan bertambahnya daftar tersangka.

“Jelas dan gamblang, peran dan keterlibatan para saksi terlihat. Bahkan semua mengaku tidak mengenal klien saya, sementara proyek diatur oleh (mantan) Kadis PUPR Dicky Cubandono bersama tim TP2ID,” ujar Hendi.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Ia juga membeberkan keterangan terdakwa Heri Santoso terkait titipan uang fee proyek Rp 750 juta yang diambil oleh Fikri Zakky Shabah, sopir Gus Adib, dan diserahkan kepada terdakwa M Muchlison alias Gus Ison. “Anehnya, semua kompak bilang tidak tahu apa yang dibawa,” tambah Hendi.

TP2ID Disebut Langgar Perbup

Sidang turut mengungkap dugaan pelanggaran Peraturan Bupati (Perbup) No 56/2022 yang mengatur komposisi TP2ID. Syarat anggota minimal berpendidikan S1 ternyata diabaikan. Bahkan posisi Pengarah dari unsur tokoh agama, yang ditempati Gus Adib, dinilai tidak sesuai aturan karena peran tersebut semestinya diisi akademisi, profesional, praktisi, atau tokoh masyarakat.

Ketika ditanya hakim, Gus Adib mengaku masuk TP2ID karena “dituakan” dan atas dorongan Bupati saat itu, Rini Syarifah atau akrab disapa Mak Rini. Pernyataan ini memicu pertanyaan lanjutan hakim mengingat usia Gus Adib baru 36 tahun.

Baca Juga:
PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Sementara itu, Ketua TP2ID Sigit Purnomo Hadi mengakui laporan kinerja tim, termasuk soal proyek DAM Kali Bentak, hanya dilakukan setahun sekali dan disampaikan secara lisan.

Hakim Tegas, Ancaman Penetapan Tersangka Menggema

Ketegangan mencapai puncak ketika hakim menyoroti keterangan terdakwa Gus Ison yang dinilai mencoba melindungi Rini Syarifah dan Gus Adib.

“Saudara boleh saja pasang badan buat adik dan saudara, tapi nanti tahu sendiri akibatnya,” tegas hakim.

Hakim juga mengingatkan jaksa agar serius menggali keterangan saksi. Jika tidak, majelis siap menetapkan tersangka baru di persidangan.

“Kalau jaksa tidak mau menggali lagi, saya bisa keluarkan penetapan tersangka. Hakim punya kewenangan kalau saksi berputar-putar,” ucap Ernawati Anwar.

Pernyataan itu membuat suasana sidang semakin panas. Para saksi, termasuk Rini Syarifah dan Gus Adib, sempat beberapa kali memberi jawaban “tidak tahu” yang memicu amarah majelis.

Kasus ini dijadwalkan berlanjut pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi tambahan. Publik menanti apakah ancaman hakim benar-benar akan berubah menjadi penetapan tersangka baru di meja hijau. (*)

Baca Sebelumnya

Upacara Harjakasi Ke-207, Ketua DPRD Bacakan Sejarah Singkat Asal-usul Kabupaten Situbondo

Baca Selanjutnya

Gubernur Khofifah Sampaikan Pengantar Nota Keuangan Raperda Perubahan APBD Jatim Tahun Anggaran 2025

Tags:

Mak Rini tersangka Gus Adib Hakim Bupati Blitar Kabupaten Blitar Korupsi Dam Kali Bentak

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

15 April 2026 09:23

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

14 April 2026 16:07

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

10 April 2026 13:50

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar