Polres Blitar Kota Autopsi Jenazah Siswa MTs Al Mahmud yang Tewas Akibat Lemparan Kayu Berpaku

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Mustopa

4 Okt 2024 13:26

Thumbnail Polres Blitar Kota Autopsi Jenazah Siswa MTs Al Mahmud yang Tewas Akibat Lemparan Kayu Berpaku
Proses autopsi jenazah, Jumat, 4 Oktober 2024. (Foto: Favan/ketik.co.id)

KETIK, BLITAR – Polres Blitar Kota melakukan autopsi terhadap jenazah MAK (13), siswa MTs Al Mahmud di Desa Bacem, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Jumat, 4 Oktober 2024.

Autopsi dilakukan untuk melengkapi berkas penyelidikan terkait tewasnya MAK yang diduga terkena lemparan kayu berpaku. Hingga 19 hari sejak kejadian, Polres Blitar Kota belum menetapkan terduga pelaku sebagai tersangka.

“Belum, belum (belum penetapan tersangka),” ujar Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar.

Proses autopsi jenazah MAK berlangsung mulai pukul 06.00 WIB di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Dadaplangu, Kecamatan Ponggok, dengan pengamanan ketat dari kepolisian. Korban diketahui tinggal bersama kakek-neneknya di Desa Dadaplangu karena orang tuanya bekerja sebagai buruh migran.

Baca Juga:
Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

MAK tewas setelah terkena lemparan kayu berpaku yang diduga dilempar oleh seorang guru, ustadz, atau pendamping siswa di sekolahnya. Insiden ini terjadi pada 15 September 2024.

Versi yang disampaikan pihak Yayasan Al Mahmud menyebut kejadian ini sebagai kecelakaan, terduga pelaku disebut tidak sengaja melempar kayu berpaku saat sedang bersih-bersih, dan kayu tersebut mengenai kepala korban.

Namun, versi kepolisian berbeda. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kayu tersebut sengaja dilempar karena terduga pelaku merasa jengkel melihat para siswa, termasuk MAK, yang tidak segera menunaikan salat dhuha. Malangnya, kayu yang dilempar ternyata berpaku dan mengenai kepala korban.

MAK sempat dilarikan ke RS Srengat Blitar dengan keterangan dari pihak yayasan bahwa ia mengalami benturan kayu, bukan terkena lemparan kayu berpaku. Namun, karena kondisi korban yang memburuk, ia dirujuk ke RS Kabupaten Kediri dan meninggal dunia pada 17 September 2024.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Autopsi dilakukan oleh tim medis dari RS Bhayangkara Kediri, dengan pengawalan 40 personel kepolisian. Langkah ini dilakukan setelah pihak keluarga korban sempat menolak autopsi.

Menurut Iptu Samsul Anwar, autopsi tersebut diperlukan untuk melengkapi berkas penyelidikan, baik dari kondisi luar maupun dalam jenazah.

“Hasil autopsi pada bagian dalam dan luar jenazah korban untuk melengkapi berkas penyelidikan. Untuk hasilnya, kita menunggu forensik dari RS Bhayangkara Kediri,” ujar Samsul.

Saat ini, Polres Blitar Kota masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi, termasuk terduga pelaku yang hingga kini belum ditahan maupun ditetapkan sebagai tersangka. Setelah autopsi, kepolisian berencana menggelar perkara untuk menentukan langkah selanjutnya dalam kasus ini.

“Setelah ini, kita akan melakukan gelar perkara,” pungkas Iptu Samsul Anwar.(*)

Baca Sebelumnya

Sejak Usia 3 Tahun, Ayah Surabaya Tega Aniaya Anak Kandung yang Disabilitas

Baca Selanjutnya

Paslon Wali Kota Guru Door to Door Serap Aspirasi Masyarakat Kota Batu

Tags:

MAK MTs Al Mahmud tewas Kayu berpaku tersangka Autopsi Blitar Kabupaten Blitar polres

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

15 April 2026 12:41

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

15 April 2026 09:23

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

14 April 2026 16:07

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H