Tertunduk Lesu di Paripurna, TP2ID Jadi Rapor Merah Bupati Blitar

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Muhammad Faizin

17 Okt 2023 13:49

Thumbnail Tertunduk Lesu di Paripurna, TP2ID Jadi Rapor Merah Bupati Blitar
Bupati Blitar, Rini Syarifah (tengah) saat Ansori, anggota DPRD Blitar dari fraksi PAN menyampaikan pandangan umum pada rapat pripurna, Selasa (17/10/2023) (foto: Favan/ketik.co.id)

KETIK, BLITAR – Di sisa satu tahun terakhir masa jabatannya, pemerintahan Bupati Blitar Hj Rini Syarifah dan Wabup Rahmat Santoso diwarnai sejumlah gejolak. Hal ini tercermin dalam rapat paripurna yang digelar DPRD Kabupaten Blitar Selasa (17/10/2023).

Sejumlah fraksi di DPRD Kabupaten Blitar melontarkan kritik tajam atas kinerja Mak Rini, sapaan akrab bupati Blitar. Kritik keras dilontarkan Fraksi PDIP, GPN, PAN, Golkar dan Demokrat. 

Hendik Budi Yuantoro, anggota dari Fraksi PDI Perjuangan mengungkapkan bahwa dibentuknya Tim Percepatan dan Pembangunan Inovasi Daerah (TP2ID) tidak jelas fungsinya sehingga lebih baik dibubarkan saja. Ia juga menyoroti progam-progam pendidikan yang disampaikan pada masa jabatan Bupati Blitar, ternyata tidak sesuai dengan anggaran yang diberikan.

"Keberadaan TP2ID yang menjadi polemik akhir-akhir ini kalangan masyarakat dan tidak jelas fungsinya bila perlu dibubarkan saja, mengingat tim ini juga ditopang dari anggaran rakyat. Selanjutnya bidang pendidikan, progam Sekolah Sak Ngajine menurut kami progam yang bagus tapi sayangnya tidak didukung dengan anggaran yang jelas," ujar Hendik.

Baca Juga:
Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

Dengan adanya kritik dari Fraksi PDI yang menyampaikan di awal rapat, disusul juga dengan Fraksi-Fraksi yang lain. Fraksi dari PAN, Ansori juga mengungkapkan bahwa pemerintahan Kabupaten Blitar sedang tidak baik-baik saja.

"Dengan tidak meratanya pembangunan infrastruktur bahkan sampai menyebabkan tuntutan pemekaran wilayah Blitar Selatan. Sejak partai kami terlibat aktif, menurut kami periode ini adalah yang terburuk antar eksekutif dan legislatif dalam sejarah kepemimpinan Kabupaten Blitar," ujar Ansori.

Ansori kembali menegaskan bahwa banyak kekhawatiran yang muncul dari fraksi dan kader-kader terbaik PAN. Serta juga meminta terkait anggaran agar tetap transparan demi kebaikan masyarakat Blitar.

"Ada juga kekhawatiran dari fraksi kami jika semua pihak menahan diri, dan saya harap bisa menurunkan ego masing-masing agar Kabupaten Blitar tidak menjadi titik koordinat. Kami meminta untuk panitia anggaran juga untuk membedah anatomi tentang postur APBD Kabupaten Blitar," sambungnya.

Baca Juga:
Ketok Palu Paripurna, DPRD Kota Malang Sahkan 3 Ranperda, Dorong Perwali Rampung 6 Bulan

Sebagai tambahan, dengan sejalanya kritik yang disampaikan Fraksi PDI & PAN juga disusul dari Fraksi lain seperti GPN, Golkar & Demokrat. Hal tersebutlah yang menjadi evaluasi untuk Bupati Blitar dari semua sisi pemerintahanya. Bahkan isu-isu yang kini sedang ramai seperti TP2ID dan perihal sewa rumah Wakil Bupati disinggung oleh semua fraksi, dengan tetap bungkamnya Bupati Blitar tentunya hanya semakin menambah kritik-kritik lain yang akan bermunculan.

Pasca rapat paripurna yang telah dilaksanakan, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Mujib juga menambahkan bahwa fraksinya juga akan menanyakan terkait hak angke atau hak bertanya kepada bupati.

"Kami juga mensinyalir dan semua pasti juga merasakan untuk persoalan ini, semoga juga dapat difasilitasi oleh pemerintahan pansus terkait hak angket kami terkait TP2ID," kata Mujib.

Senada juga dengan Mujib, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar Susi Narulita juga menyinggung perihal kasus persewaan rumah Wakil Bupati. Dengan arti juga turut juga menanggapi sekaligus memberi kritikan terkait hasil dari rapat paripurna yang dilaksanakan pada hari ini.

"Tentunya karena ini menyangkut kader terbaik kami, Bapak Wakil Bupati diperlakukan secara tidak layak perihal rumah dinas. Kalau kemarin tidak viral diberitakan pasti juga tindak dipindah,  Maka dari itu kami juga perlu menanyakan hak angket kami juga," pungkas Susi. (*)

Baca Sebelumnya

131 Pejabat Administrasi dan Fungsional Kemenkumham Jatim Dilantik

Baca Selanjutnya

Timbunan Sampah Pasar Gadang Masih Jadi Masalah DLH Kota Malang

Tags:

Rapat Paripurna TP2ID Bupati Blitar Kabupaten Blitar Blitar DPRD Blitar

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

15 April 2026 12:41

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

15 April 2026 09:23

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

14 April 2026 16:07

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H