Tanggapi Keretakan Hubungan dengan Wakilnya, Pernyataan Wali Kota Blitar Tuai Kecaman

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Mustopa

14 Okt 2025 21:08

Thumbnail Tanggapi Keretakan Hubungan dengan Wakilnya, Pernyataan Wali Kota Blitar Tuai Kecaman
Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin saat pers rilis di Pasar Wage Kota Blitar, Selasa 14 Oktober 2025. (Foto: Favan/Ketik.com)

KETIK, BLITAR – Pernyataan kontroversial Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibin memantik gelombang kritik tajam.

Dalam konferensi pers di Pasar Wage Kota Blitar, Selasa 14 Oktober 2025, Mas Ibin menanggapi isu keretakan hubungannya dengan Wakil Wali Kota Elim Tyu Sambadengan. Namun, pernyataannya justru memperkeruh suasana.

Alih-alih menepis isu perpecahan, Mas Ibin malah melempar analogi yang dianggap merendahkan posisi wakil kepala daerah.

“Sebenarnya enggak ada masalah, tugas dan wewenang kepala daerah dan wakilnya sudah diatur semuanya. Jadi gak ada istilahnya tidak diajak komunikasi, emang kenapa? Mohon maaf, misalkan ada majikan dan ada pembantu," ujar Ibin dengan nada santai.

Baca Juga:
PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

"Kalau pembantu gak anda suruh bikin kopi, kan malah enak iso nge-game (bisa main game),” sambungnya.

Keretakan hubungan dua pucuk pimpinan Kota Blitar ini bermula dari kebijakan mutasi sejumlah pejabat Pemkot Blitar.

Elim Tyu Samba, yang juga dikenal sebagai wakil wali kota perempuan pertama di Blitar, secara terbuka mengaku tidak pernah diajak berkoordinasi dalam pengambilan keputusan tersebut.

“Saya ini terbang ke Jakarta karena tidak diajak koordinasi sama sekali soal mutasi jabatan. Sebagai abdi masyarakat, saya berkewajiban melaporkan hal ini ke Kementerian Dalam Negeri,” tegas Elim sebelum bertolak ke Jakarta, Senin 13 Oktober 2025.

Baca Juga:
PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Elim juga menyoroti tidak adanya komunikasi terkait pembahasan APBD dan kebijakan strategis lainnya, sesuatu yang menurutnya mengabaikan semangat transparansi dan kerja kolektif dalam pemerintahan daerah.

Namun, Mas Ibin bergeming. Ia menilai langkah mutasi tersebut sudah sesuai aturan dan menuding pihak-pihak yang mempermasalahkannya hanya sedang mencari panggung politik.

“Ya kalau mau cari panggung ya silahkan saja. Saya tetap fokus membangun Kota Blitar. Kalau mau jadi wali kota, nanti 5 tahun lagi,” ujar Ibin menantang.

Pernyataan keras Mas Ibin bukan hanya mengusik hubungan internal pemerintahan, tapi juga memicu reaksi dari DPRD dan pengamat kebijakan publik. Ketua DPRD Kota Blitar Syahrul Alim menegaskan bahwa hak prerogatif wali kota tidak berarti kebal kritik, apalagi jika berdampak pada moral ASN.

“Mutasi ASN itu hak wali kota, tapi tetap harus objektif. Kalau dilakukan tanpa memperhatikan kinerja, justru akan menghambat pelayanan publik,” ujarnya.

Sementara itu, pengamat kebijakan publik Nugroho menilai ucapan Mas Ibin sebagai bentuk arogansi kekuasaan yang menyalahi etika politik.

“Wakil kepala daerah bukan pembantu rumah tangga. Mereka pejabat politik yang dipilih rakyat. Ucapan itu bukan hanya merendahkan posisi Wawali, tapi juga menunjukkan lemahnya pemahaman soal kepemimpinan kolektif,” tegas Nugroho.

“Kalau cara berpikir kepala daerah seperti itu, ini alarm bahaya bagi tata kelola pemerintahan yang sehat,” tambahnya.(*)

Baca Sebelumnya

Dinas Pariwisata Sleman Gelar Bimbingan Teknis, Tekankan Peningkatan Kualitas Layanan Vila dan Kepatuhan Regulasi

Baca Selanjutnya

Insiden Kedua di SPPG Glondonggede, 8 Siswi SMKN 1 Tambakboyo Diduga Keracunan MBG

Tags:

Wali Kota Blitar Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba Syauqul Muhibbin Blitar Kota Blitar Pembantu

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

15 April 2026 09:23

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

14 April 2026 16:07

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

10 April 2026 13:50

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar