Protes Lambatnya Perbaikan Infrastruktur, Warga Buat Kebun Pisang Mak Rini di Jalan Kademangan Blitar

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: M. Rifat

14 Okt 2024 11:25

Thumbnail Protes Lambatnya Perbaikan Infrastruktur, Warga Buat Kebun Pisang Mak Rini di Jalan Kademangan Blitar
Jalanan yang ditanami pohon pisang oleh warga Blitar, Minggu 13 Oktober 2024. (Foto: Favan/ketik.co.id)

KETIK, BLITAR – Warga Dusun Ilik-Ilik, Desa Kebonsari, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, melakukan aksi protes dengan menanam pohon pisang di tengah jalan yang rusak.

Terdapat uraian kata protes yang terpampang di pohon-pohon pisang tersebut, salah satunya berbunyi "selamat datang di kebun pisang Mak Rini".

Hal ini merupakan akibat sebagai bentuk kekecewaan warga terhadap lambatnya perbaikan infrastruktur di wilayah mereka. Jalan tersebut rusak akibat longsor yang terjadi pada 2022, juga imbas dari fenomena tanah gerak yang melanda area tersebut, Minggu, 13 Oktober 2024.

Jalan ini merupakan akses utama yang menghubungkan warga dengan desa-desa di sekitarnya, sehingga kondisinya yang rusak parah sangat mengganggu aktivitas harian, terutama transportasi dan kegiatan ekonomi.

Baca Juga:
Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

“Ini adalah satu-satunya akses jalan warga. Jadi warga berharap jalan ini segera diperbaiki, supaya akses transportasi dan ekonomi warga berjalan lancar,” ungkap Jarni Ardianto, salah satu warga setempat.

Menurut Jarni, jalan tersebut selama ini hanya ditimbun sementara tanpa ada perbaikan permanen, yang menyebabkan debu beterbangan di musim kemarau dan kekhawatiran akan longsor kembali di musim penghujan.

“Itu kan hanya diuruk, polusinya kalau kemarau sangat mengganggu pengguna jalan. Khawatirnya, masuk musim penghujan ini longsor lagi. Jadi, kami harap Pemkab Blitar, minimal ada tindak lanjut mengenai hal ini,” tambahnya.

Menanggapi aksi protes warga, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar, Hamdan Zulkifli Kurniawan, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan kajian sesuai rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

“Di lokasi tersebut ditemukan mata air baru yang menyebabkan tanah terus bergerak. Karena itu, jika ingin membangun di area tersebut, diperlukan konstruksi khusus,” jelas Hamdan.

Pada 2023, Dinas PUPR telah menganggarkan penelitian penyelidikan tanah yang menemukan adanya arus air di kedalaman puluhan meter. Sebelum perbaikan jalan dilakukan, diperlukan pembangunan talud penopang untuk menstabilkan tanah.

“Tahun ini kami telah mengusulkan anggaran sebesar Rp 4,5 miliar untuk pembangunan talud. Namun, anggaran itu baru akan turun pada tahun 2025,” tambah Hamdan.

Untuk meredakan kekhawatiran warga terkait potensi longsor saat musim hujan, Dinas PUPR berjanji akan melakukan langkah darurat sementara dengan membangun saluran air guna mencegah longsor lebih lanjut.

“Dalam minggu-minggu depan ini, untuk sementara kita tangani secara darurat. Kita akan bangun saluran-saluran sementara, untuk menghindari longsor lagi di musim hujan,” pungkasnya.

Warga berharap langkah darurat ini segera terealisasi, sembari menantikan perbaikan permanen yang dijanjikan oleh pihak pemerintah. (*)

Baca Sebelumnya

Bassam-Helmi Paslon Bupati Kesayangan Warga Botanglomang: Mereka Memiliki Intelektualitas Mumpuni untuk Pimpin Halsel

Baca Selanjutnya

Dinilai Peduli Olahraga, Ketua KONI Sebut Mas Gum Layak Pimpin Kota Batu

Tags:

Pohon Pisang Mak Rini Blitar Kademangan Kabupaten Blitar Jalan rusak Rini Syarifah INFRASTRUKTUR protes Tanam Kebun pisang

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

15 April 2026 09:23

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

14 April 2026 16:07

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

10 April 2026 13:50

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar