Perebutan Kursi Sekda Blitar, PPI Tegaskan Seleksi Sesuai Aturan

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Mustopa

1 Okt 2025 15:47

Thumbnail Perebutan Kursi Sekda Blitar, PPI Tegaskan Seleksi Sesuai Aturan
Ketua Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Kabupaten Blitar, Mujianto, Rabu 1 Oktober 2025. (Foto: Favan/Ketik)

KETIK, BLITAR – Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blitar segera terisi setelah ditinggalkan Izul Mahrom yang telah memasuki masa purna tugas. Pemerintah Kabupaten Blitar membuka pendaftaran sejak 12 hingga 26 September 2025, dan kini terdapat lima nama calon Sekda yang siap mengikuti tahapan seleksi berikutnya.

Ketua Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Kabupaten Blitar, Mujianto, menegaskan bahwa proses seleksi Sekda sudah berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Menjadi calon sekretaris daerah itu tidak mudah, ada 14 syarat yang harus dipenuhi. Dari 14 ketentuan itu, salah satunya adalah calon harus berasal dari ASN dengan kepangkatan yang sesuai di wilayah Provinsi Jawa Timur,” ujar Mujianto, Rabu 1 Oktober 2025.

Ia menambahkan, Panitia Seleksi (Pansel) telah melaksanakan prosedur sesuai aturan sehingga tidak ada prinsip yang dilanggar.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

“Menurut saya, tidak ada prinsip yang keliru yang dilakukan oleh Panitia Seleksi ini,” tegasnya.

Namun, Mujianto mengakui adanya perbedaan pandangan di masyarakat terkait salah satu calon yang bukan berasal dari ASN internal Kabupaten Blitar. Hal ini, menurutnya, wajar terjadi karena pejabat pemerintah sekaligus adalah pejabat publik.

“Publik tentu berhak menilai dan memiliki persepsi berbeda. Ada yang mempertanyakan soal etika, misalnya. Tapi itu lebih kepada perspektif teritorial saja. Perlu diingat, etika itu sifatnya subjektif,” jelasnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa ASN sudah memiliki prinsip dan etika birokrasi yang jelas. Etika ini menjadi pedoman bagi setiap aparatur negara dalam menjalankan tugas.

Baca Juga:
PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

“Etika birokrasi merujuk pada prinsip moral dan nilai yang mengatur perilaku pegawai negeri. Di dalamnya ada integritas, profesionalisme, akuntabilitas, netralitas, dan pelayanan publik. Itu yang harus dipegang oleh siapapun yang nanti terpilih sebagai Sekda,” tutur Mujianto.

Adapun prinsip etika birokrasi yang disebutkan Mujianto antara lain:

1. Integritas: Kejujuran, ketulusan, dan konsistensi dalam bertindak dan mengambil keputusan.

2. Profesionalisme: Memiliki kemampuan serta kompetensi memadai dalam melaksanakan tugas.

3. Akuntabilitas: Bertanggung jawab dan transparan atas tindakan maupun keputusan.

4. Netralitas: Tidak memihak atau dipengaruhi oleh kepentingan pribadi maupun kelompok.

5. Pelayanan publik: Memberikan layanan prima yang memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dengan lima calon yang sudah resmi terdaftar, masyarakat Kabupaten Blitar kini menanti siapa sosok yang akhirnya dipercaya Bupati untuk menduduki jabatan strategis Sekda.(*)

Baca Sebelumnya

Tegaskan Kepastian Hukum Wilayah, Sleman Serahkan Perbup Batas 54 Kalurahan

Baca Selanjutnya

Stan SRPB Jatim Jadi Magnet di Pameran Bulan PRB 2025, Vertical Rescue Paling Diminati

Tags:

Blitar Kabupaten Blitar Sekda calon Etis

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

10 April 2026 13:50

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

Antara Simbol dan Substansi: Membaca Gaya Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar

9 April 2026 12:45

Antara Simbol dan Substansi: Membaca Gaya Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar

Minibus Tertabrak KA Majapahit di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Wlingi Blitar, Dua Orang Luka

7 April 2026 18:44

Minibus Tertabrak KA Majapahit di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Wlingi Blitar, Dua Orang Luka

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar