Pengelolaan SPPG di Jajar Talun Blitar Belum Penuhi Standar

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Al Ahmadi

25 Feb 2026 16:00

Thumbnail Pengelolaan SPPG di Jajar Talun Blitar Belum Penuhi Standar
Distribusi MBG yang dikirimkan oleh SPPG Jajar, Talun, Kabupaten Blitar yang menggunakan pickup terbuka, Rabu, 25 Februari 2026. (Foto: Favan/Ketik.com)

KETIK, BLITAR – Pengelolaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jajar, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, belum sepenuhnya standar.

Kepala SPPG Jajar, Wildan Wilujeng, membenarkan bahwa chamber atau bak penampungan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebelumnya berada di dalam bangunan dapur dan akan dipindahkan ke luar.

“Awalnya memang di dalam dapur. Nanti insyaallah ditaruh di luar. Ini masih diperbaiki,” katanya, saat dikonfirmasi, Rabu, 25 Februari 2026.

Dalam praktik higiene dan sanitasi pangan, pemisahan area produksi makanan dengan sistem pengolahan limbah merupakan standar mendasar untuk mencegah potensi kontaminasi silang.

Baca Juga:
SPPG Mulyorejo Tuban Gandeng Damkar, Edukasi Relawan soal Mitigasi Kebakaran

Keberadaan IPAL di dalam dapur memunculkan pertanyaan terkait perencanaan teknis awal serta proses pengawasan sebelum dapur beroperasi.

Ia mengakui sejatinya sudah tersedia sejak awal operasional, namun belum sesuai standar teknis.

“Kalau untuk IPAL itu kan awalnya memang sudah ada, tapi memang belum standar. Setelah saya datang ke sini, saya usulkan ke mitra untuk diperbaiki. Sekarang masih dalam proses perbaikan,” ujar Wildan.

Ia memastikan kualitas air yang digunakan telah melalui uji laboratorium oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar sebagai bagian dari proses penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Baca Juga:
Pasca Insiden Dugaan Keracunan MBG, Plt Wali Kota Madiun Akan Evaluasi SPPG

“Airnya sudah dicek Dinas Kesehatan. Sampel diambil langsung dari kran. Hasilnya disampaikan ke kami bahwa kualitasnya sudah bagus dan bisa digunakan,” ujarnya.

Wildan juga menyebut evaluasi internal dilakukan rutin setiap Jumat dengan melibatkan akuntan, ahli gizi, serta penanggung jawab operasional.

Pembenahan dilakukan seiring meningkatnya jumlah penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Terkait pengelolaan limbah, Wildan menjelaskan sisa minyak dari pencucian ompreng dibersihkan terlebih dahulu menggunakan air panas sebelum dialirkan ke saluran pembuangan.

“Untuk minyak, kami bersihkan dulu dengan air panas supaya tidak menimbulkan bau sebelum masuk saluran,” jelasnya.

Pada fase awal operasional, distribusi MBG dari dapur SPPG Jajar sempat menggunakan mobil pick up terbuka karena keterbatasan armada.

“Awalnya memang pernah menggunakan pick up karena kendaraan terbatas dan titiknya banyak. Kalau tidak dikirim tepat waktu, risikonya makanan bisa basi,” ungkapnya.

Ia menyebut, saat itu jumlah penerima manfaat tercatat sekitar 1.100 siswa. Kini meningkat menjadi 1.854 siswa dengan cakupan distribusi di 21 hingga 25 titik, mulai dari jenjang PAUD hingga SD.(*)

Baca Sebelumnya

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un, Alex Noerdin Wafat di Jakarta, Sumsel Berduka

Baca Selanjutnya

Diskon Hingga 25 Persen! Warga Serbu Pasar Murah Ramadan di Taman Bunga Sumenep

Tags:

MBG SPPG SPPG Jajar Talun Blitar Kabupaten Blitar Pick up IPAL Talun Blitar IPAL dapur Makan bergizi gratis MBG Blitar Sanitasi pangan

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

PPP Kota Blitar Gelar Muscab X, Regenerasi Didorong dan Target 6 Kursi 2029 Digaungkan

19 April 2026 14:17

PPP Kota Blitar Gelar Muscab X, Regenerasi Didorong dan Target 6 Kursi 2029 Digaungkan

Kopassus Rayakan HUT ke-74 di Blitar, Tegaskan Peran “Garda Senyap” Jaga NKRI

19 April 2026 10:20

Kopassus Rayakan HUT ke-74 di Blitar, Tegaskan Peran “Garda Senyap” Jaga NKRI

Jatmiko Buka Suara soal OTT Bupati Tulungagung, Akui Sempat Diperiksa KPK

18 April 2026 23:26

Jatmiko Buka Suara soal OTT Bupati Tulungagung, Akui Sempat Diperiksa KPK

BPKH Bongkar Skema Dana Haji, Gus An'im: Biaya Turun, Dampak Konflik Timur Tengah Ditutup APBN

18 April 2026 14:32

BPKH Bongkar Skema Dana Haji, Gus An'im: Biaya Turun, Dampak Konflik Timur Tengah Ditutup APBN

Percasi Kota Blitar Tetap Bergerak di Tengah Mandeknya Dana Pembinaan

18 April 2026 14:27

Percasi Kota Blitar Tetap Bergerak di Tengah Mandeknya Dana Pembinaan

PKK Rejotangan Dorong Penguatan Keluarga, Respons Lonjakan Perceraian di Tulungagung

18 April 2026 10:00

PKK Rejotangan Dorong Penguatan Keluarga, Respons Lonjakan Perceraian di Tulungagung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda