Meriahnya Cap Go Meh di Blitar, Kirab Barongsai Jadi Magnet Ribuan Warga

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Aziz Mahrizal

12 Feb 2025 13:22

Thumbnail Meriahnya Cap Go Meh di Blitar, Kirab Barongsai Jadi Magnet Ribuan Warga
Kirab barongsai di Kota Blitar, Rabu 12 Februari 2025. (Foto: Favan/ketik.co.id)

KETIK, BLITAR – Ribuan warga Kota Blitar tumpah ruah di sepanjang rute kirab barongsai dan naga liong, perayaan Imlek 2576, Rabu 12 Februari 2025. Acara ini menjadi bagian dari tradisi tahunan Cap Go Meh, menandai hari ke-15 setelah Tahun Baru Imlek.

Kirab kali ini menempuh rute sejauh 8 kilometer, mengelilingi Kota Blitar. Tradisi ini dipercaya memiliki makna sakral, yakni sebagai simbol bersih desa. Harapannya agar tahun mendatang membawa berkah dan keberuntungan bagi masyarakat. 

Sebanyak 60 peserta turut berpartisipasi dalam kirab, termasuk tujuh barongsai dan satu naga liong yang menjadi pusat perhatian masyarakat.

Dalam budaya Tionghoa, barongsai dan naga liong memiliki makna khusus. Selain sebagai hiburan yang menarik, keduanya diyakini sebagai pembawa keberuntungan sekaligus pengusir energi negatif. 

Baca Juga:
PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Masyarakat yang hadir tampak antusias menyaksikan atraksi barongsai yang menari lincah mengikuti irama tabuhan tambur dan suara gemerincing simbal.

Daniel, koordinator barongsai kirab ini, mengungkapkan harapannya agar perayaan Imlek tahun depan dapat digelar lebih meriah dengan kembali menggunakan Klenteng Poo An Kiong sebagai pusat kegiatan.

“Semoga tahun depan Klenteng Poo An Kiong sudah bisa digunakan sehingga perayaan Imlek bisa semakin meriah,” ujar Daniel.

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, kirab ini juga membawa berkah bagi para pedagang kaki lima. Mereka memanfaatkan momen ini untuk menjual berbagai makanan ringan, minuman, hingga mainan miniatur barongsai.

Baca Juga:
Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Antok, salah satu pedagang mainan miniatur barongsai berbahan daur ulang, mengaku dagangannya laris manis.

“Dari rumah saya bawa sekitar 50 mainan barongsai, sekarang tinggal lima. Harganya Rp50 ribu per satuan. Alhamdulillah laris, masnya mau borong sekalian?” ujar Antok sambil tersenyum bercanda.

Antusiasme warga Blitar terhadap kirab ini terlihat dari kehadiran mereka di sepanjang rute perjalanan. Tak hanya orang tua, banyak anak-anak yang ikut larut dalam kemeriahan.

Kelvin Tan, warga Jalan Mastrip, mengungkapkan bahwa dirinya selalu menantikan kirab tahunan ini sejak kecil dan kini meneruskan tradisi itu dengan membawa anaknya menyaksikan langsung barongsai.

“Saya dari kecil selalu menunggu momen kirab ini setiap tahun. Sekarang giliran saya mengajak anak saya melihat barongsai. Semoga tradisi ini tetap lestari dan membawa kebahagiaan bagi kita semua, khususnya warga Kota Blitar,” pungkasnya.

Dengan tingginya antusiasme masyarakat dan makna sakral yang terkandung dalam perayaan ini, kirab barongsai di Blitar tidak hanya menjadi hiburan tahunan, tetapi juga wujud kebersamaan dan pelestarian budaya yang terus dijaga dari generasi ke generasi.(*)

Baca Sebelumnya

Efisiensi Anggaran 'Hantam' Hotel di Kota Batu, Tamu Pemerintah Batalkan Reservasi

Baca Selanjutnya

Selamat Tinggal Parkir Liar! Pembangunan Parkir Kayutangan Heritage Malang Siap Digarap

Tags:

Blitar Kota Blitar kirab Barongsai imlek naga pedagang CAP GO MEH

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

10 April 2026 13:50

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

Antara Simbol dan Substansi: Membaca Gaya Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar

9 April 2026 12:45

Antara Simbol dan Substansi: Membaca Gaya Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar

Minibus Tertabrak KA Majapahit di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Wlingi Blitar, Dua Orang Luka

7 April 2026 18:44

Minibus Tertabrak KA Majapahit di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Wlingi Blitar, Dua Orang Luka

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar