Kirab Jaranan dan Kenduri Warnai Bersih Desa Kelurahan Blitar, Tradisi Leluhur Terus Dilestarikan

15 Mei 2026 17:23 15 Mei 2026 17:23

Favan Abu R.

Editor
Thumbnail Kirab Jaranan dan Kenduri Warnai Bersih Desa Kelurahan Blitar, Tradisi Leluhur Terus Dilestarikan

Tradisi Bersih Desa Kelurahan Blitar dengan kirab budaya jaranan dan kenduri bersama di halaman Kantor Kelurahan Blitar, Jumat 15 Mei 2026. (Foto: Favan/Ketik.com)

KETIK, BLITAR – Tradisi Bersih Desa Kelurahan Blitar berlangsung meriah dengan kirab budaya jaranan dan kenduri bersama di halaman Kantor Kelurahan Blitar, Jumat 15 Mei 2026. Kegiatan tahunan tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah dan masyarakat dalam menjaga budaya lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

 

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin, mengatakan Kelurahan Blitar memiliki nilai historis penting karena menjadi cikal bakal nama Kota Blitar. Karena itu, tradisi leluhur seperti bersih desa dinilai harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.

 

“Cikal bakal sejarah Blitar melekat di Kelurahan Blitar. Tradisi bersih desa ini merupakan warisan budaya lokal yang wajib terus dilestarikan,” ujar Mas Ibin.

 

Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang masih memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian budaya daerah melalui berbagai kegiatan tradisional.

 

Sementara itu, Camat Sukorejo, Jito Baskoro menilai tradisi bersih desa bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga pengingat penting terhadap akar sejarah dan budaya masyarakat.

 

Menurutnya, kirab budaya jaranan tidak hanya menjadi hiburan rakyat, namun juga sarana menanamkan nilai kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.

 

“Lewat kirab budaya ini kita menanamkan semangat kebersamaan, gotong royong dan kecintaan terhadap budaya lokal,” katanya.

 

Lurah Blitar, Iwan Purwanto menjelaskan rangkaian Bersih Desa tahun ini telah dimulai sejak Sabtu 3 Mei 2026 dengan berbagai kegiatan sosial, budaya, dan keagamaan.

 

Agenda tersebut meliputi pertandingan sepak bola antar-RT, kerja bakti lingkungan, doa lintas agama, khotmil Quran, malam tirakatan, hingga kirab budaya dan kenduri bersama.

 

“Rangkaian kegiatan belum selesai. Nanti malam masih ada pagelaran jaranan di lapangan kelurahan,” jelas Iwan.

 

Mengusung tema “Manunggaling Budoyo Hanggayuh Kuncoro”, Pemerintah Kelurahan Blitar berharap tradisi bersih desa mampu memperkuat persatuan warga sekaligus menjaga warisan budaya lokal agar tetap lestari di tengah masyarakat modern.

Tombol Google News

Tags:

kirab Jaranan Blitar Kota Blitar