Gus Tamim Dorong Revolusi Pertanian dari Desa, Greenhouse Jadi Simbol Kemandirian Petani Blitar

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Muhammad Faizin

7 Apr 2026 11:40

Thumbnail Gus Tamim Dorong Revolusi Pertanian dari Desa, Greenhouse Jadi Simbol Kemandirian Petani Blitar
Anggota DPRD Jawa Timur, H. Ahmad Tamim atau Gus Tamim, bersama Kades Karangsono, Bagas, seusai sosialisasi, Senin 6 April 2026. (Foto: Favan/Ketik.com)

KETIK, BLITAR – Di tengah arus besar kebijakan yang kerap datang dari pusat, sebuah gagasan tumbuh dari pinggir: desa sebagai pusat kekuatan pangan. Itulah semangat yang dibawa Anggota DPRD Jawa Timur, H. Ahmad Tamim atau Gus Tamim, saat menggelar sosialisasi greenhouse skala kecil di Kabupaten Blitar.

Bertempat di gedung pertemuan BUMDes Karangsono, Kecamatan Kanigoro, sSenin, 6 April 2026, kegiatan ini tak sekadar forum formal. Ia menjelma ruang dialog tempat ide, harapan, dan arah baru pertanian desa dirajut bersama.

Gus Tamim berbicara lugas. Baginya, kemajuan bangsa bukan semata hasil kebijakan negara, tetapi cermin dari kekuatan rakyat itu sendiri.

“Kalau negara ini maju, itu karena rakyat. Kalau belum maju, juga karena rakyat. Maka prinsip dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat harus terus kita hidupkan,” ujarnya.

Baca Juga:
Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

Di sektor pertanian, gagasan itu diterjemahkan dalam konsep greenhouse skala kecil. Bukan teknologi mahal yang jauh dari jangkauan, melainkan pendekatan praktis yang bisa diadopsi petani desa untuk meningkatkan produktivitas.

Dengan sistem ini, petani tidak lagi sepenuhnya bergantung pada musim. Mereka mulai beralih pada pola tanam yang lebih terukur, stabil, dan berkelanjutan.

Lebih dari sekadar teknik budidaya, Gus Tamim menekankan bahwa ketahanan pangan harus menjadi gerakan bersama. Ia mengingatkan, terlalu lama isu ini hanya dipandang sebagai tanggung jawab pemerintah pusat.

“Kalau hanya bergantung pada pusat, kita akan selalu menunggu. Tapi kalau ini jadi gerakan rakyat, kekuatannya akan jauh lebih besar,” tegasnya.

Baca Juga:
Simulasi Rutin Pencegahan Kebakaran di Kejari Lebak, Damkar: Sangat Penting

Dalam pandangannya, masa depan pembangunan harus berpijak pada dua kata kunci: maju dan berkelanjutan. Bukan sekadar pertumbuhan cepat, tetapi pertumbuhan yang memberi ruang hidup bagi generasi berikutnya.

Blitar, menurutnya, memiliki potensi besar untuk melangkah ke arah itu. Namun, potensi saja tidak cukup tanpa konsep yang matang dan kolaborasi yang nyata.

“Peluangnya ada. Tinggal bagaimana kita siapkan langkahnya. Semua butuh proses,” ucapnya singkat, seolah menyimpan optimisme yang belum selesai diceritakan.

Ia juga menyoroti pentingnya menyatukan kekuatan ekonomi desa. Koperasi, BUMDes, hingga pelaku usaha kecil harus berjalan beriringan, bukan saling menyingkirkan.

Menurutnya, pembangunan ekonomi yang sehat bukanlah dominasi satu pihak, melainkan ekosistem yang saling menguatkan.

“Kalau koperasi jadi pusat market, toko kecil jangan dimatikan. Justru harus jadi mitra. Karena ekonomi rakyat itu harus tumbuh bersama,” tandasnya.

Di ujung acara, satu pesan terasa menggema: greenhouse bukan hanya soal bangunan atau teknologi. Ia adalah simbol tentang desa yang mulai berdiri di atas kakinya sendiri.

Sebuah langkah kecil, mungkin. Tapi dari tanah sederhana seperti inilah, kemandirian sering kali lahir diam-diam, lalu menguat perlahan. (*)

Baca Sebelumnya

25 Siswa SMA N 1 Lembah Melintang Lulus SNBP 2026, Berikut Daftarnya

Baca Selanjutnya

Hadapi Situasi Global, RPH Surabaya Perkuat Efisiensi dan Disiplin Kerja

Tags:

Gus Tamim Karangsono petani Blitar Kabupaten Blitar Pertanian Sosialisasi

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

Sinergi Desa dan Petani, Sragi Talun Blitar Perkuat Ketahanan Pangan dari Akar Rumput

16 April 2026 16:37

Sinergi Desa dan Petani, Sragi Talun Blitar Perkuat Ketahanan Pangan dari Akar Rumput

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

15 April 2026 12:41

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

15 April 2026 09:23

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

14 April 2026 16:07

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H