FMPN Gelar Aksi Damai di Blitar, Tuntut Demokrasi yang Bersih dan Pemimpin Berkeadilan

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Mustopa

19 Nov 2024 15:22

Thumbnail FMPN Gelar Aksi Damai di Blitar, Tuntut Demokrasi yang Bersih dan Pemimpin Berkeadilan
Massa FMPN saat ditemui oleh pihak DPRD Kabupaten Blitar, Selasa 19 November 2024. (Foto: Favan/ketik.co.id)

KETIK, BLITAR – Massa yang tergabung dalam Front Masyarakat Petani dan Nelayan (FMPN) menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD dan Kantor Bupati Blitar, Selasa 19 November 2024.

Massa yang berasal dari 16 kecamatan di Kabupaten Blitar ini menyuarakan aspirasi terkait demokrasi yang adil dan bersih dari konspirasi hukum, serta perlunya pemimpin yang berpihak kepada rakyat.

Aksi yang berlangsung sejak pagi itu diwarnai orasi dan penyampaian tuntutan masyarakat atas sejumlah persoalan yang dianggap mencederai keadilan. Puluhan aparat keamanan terlihat berjaga untuk memastikan jalannya aksi tetap kondusif.

Salah satu isu utama yang diangkat dalam aksi tersebut adalah kasus pemalsuan dokumen yang mencatut nama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2018.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Kasus ini disebut-sebut telah menjadi alat kriminalisasi terhadap Mohammad Trijanto, seorang aktivis anti-korupsi yang juga pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPD Jawa Timur.

Koordinator aksi, Joko Agus Prasetyo, dalam orasinya menegaskan bahwa aksi ini dilakukan demi menjaga keadilan dan demokrasi yang bebas dari rekayasa hukum.

Ia juga mengecam lambannya proses hukum terhadap pelaku pemalsuan dokumen KPK, sementara Mohammad Trijanto justru menjadi korban kriminalisasi dengan tuduhan pelanggaran UU ITE.

“Ini adalah bentuk nyata konspirasi hukum. Pembuat surat palsu yang mencatut nama KPK hingga kini belum tersentuh hukum, tapi aktivis yang membela kebenaran justru dikriminalisasi. Demokrasi seperti ini harus kita lawan bersama,” ujar Joko di hadapan massa.

Baca Juga:
PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Dalam aksi yang digelar di depan Kantor DPRD Kabupaten Blitar, FMPN menyampaikan tiga tuntutan utama:

  • Penyelidikan transparan dan tuntas untuk mengungkap aktor di balik pemalsuan dokumen KPK.
  • Pelaporan terbuka perkembangan kasus kepada masyarakat untuk menjaga kepercayaan publik terhadap penegak hukum.
  • Perlindungan bagi warga yang menyuarakan kebenaran, agar tidak ada lagi intimidasi atau kriminalisasi terhadap aktivis.

“Kami meminta agar pihak berwenang bekerja secara profesional dan independen. Jangan biarkan keadilan hanya menjadi milik segelintir orang,” kata Joko.

Setelah berorasi, dua anggota DPRD Kabupaten Blitar, Mohammad Rifai dari PKB dan Sugianto dari Gerindra, menemui massa untuk menerima aspirasi mereka. Dalam tanggapannya, Sugianto menegaskan bahwa penyampaian pendapat adalah bagian dari demokrasi yang harus dijaga.

“Demokrasi memberi ruang bagi setiap warga untuk bersuara. Kami akan menindaklanjuti apa yang menjadi aspirasi masyarakat ini. Hukum harus menjadi alat untuk keadilan, bukan alat untuk membungkam suara rakyat,” ujar Sugianto.

Usai menyampaikan tuntutan di DPRD, massa bergerak menuju Kantor Bupati Blitar. Di sana, mereka memberikan apresiasi atas sejumlah program pro-rakyat yang telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Blitar selama periode 2021–2023 di bawah kepemimpinan Bupati Rini Syarifah.

Program seperti Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), redistribusi tanah, dan pemanfaatan Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK) dianggap memberikan manfaat nyata bagi petani dan nelayan.

“Kami mengapresiasi kebijakan Pemkab yang membantu rakyat kecil, terutama petani dan nelayan. Ini adalah contoh keberpihakan kepada masyarakat. Kami berharap program seperti ini terus dilanjutkan,” ujar salah satu peserta aksi.

Aksi damai FMPN ini menjadi simbol perlawanan masyarakat terhadap ketidakadilan dan penyalahgunaan kekuasaan. Mereka berharap demokrasi di Kabupaten Blitar bisa menjadi lebih bersih dan adil, tanpa intimidasi atau rekayasa hukum.

“Kami ingin pemimpin yang berani, jujur, dan berpihak kepada rakyat. Jangan sampai demokrasi hanya menjadi alat kekuasaan segelintir orang,” tegas Joko mengakhiri orasinya.

Aksi berakhir dengan tertib setelah massa membubarkan diri pada sore hari. Mereka berjanji akan terus mengawal tuntutan yang telah disampaikan demi terwujudnya demokrasi yang berpihak kepada masyarakat kecil.(*)

Baca Sebelumnya

Jadwal Pertandingan dan Prediksi Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Baca Selanjutnya

Ayo Nyoblos ke TPS, Apkrindo Siapkan 100 Ribu Porsi Makan Gratis

Tags:

Blitar Kabupaten Blitar Aksi Damai FMPN DPRD pemimpin

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

14 April 2026 16:07

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

10 April 2026 13:50

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

Antara Simbol dan Substansi: Membaca Gaya Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar

9 April 2026 12:45

Antara Simbol dan Substansi: Membaca Gaya Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar