Ditegur Istri, Dibalas Api: Kisah Kelam di Balik Kebakaran Toko di Garum Blitar

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Fisca Tanjung

19 Mar 2026 14:43

Thumbnail Ditegur Istri, Dibalas Api: Kisah Kelam di Balik Kebakaran Toko di Garum Blitar
Petugas pemadam kebakaran saat memadamkan si jago merah yang melahap toko di Garum Blitar, Rabu 18 Maret 2026. (Foto: Favan/Ketik.com)

KETIK, BLITAR – Malam di sudut kecil Dusun Ringinrejo seharusnya berjalan biasa, angin pelan, lampu toko yang temaram, dan warga yang mulai menutup hari. Tapi, malam itu berubah jadi panggung amarah yang membakar segalanya, bahkan akal sehat seorang kepala keluarga, Rabu malam, 18 Maret 2026.

Seorang pria bernama Adi Kurniawan, warga Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, justru memilih mengakhiri pertengkaran rumah tangga dengan cara yang paling destruktif: membakar toko sembako miliknya sendiri.

Peristiwa itu bukan sekadar kebakaran. Ia adalah potret rapuhnya kontrol diri dan mungkin, potret kegagalan lingkungan dalam meredam kebiasaan yang dibiarkan tumbuh: pesta minuman keras.

Informasi yang dihimpun menyebut, sejak pukul 18.00 WIB, Adi sudah tenggelam dalam pesta miras bersama rekannya. Kondisi mabuk itulah yang menjadi bara awal. Saat sang istri, Sri Sulastri (61), mencoba menariknya kembali ke kewarasan dengan teguran, yang muncul justru ledakan emosi.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Cekcok memanas. Kata-kata berubah jadi luka. Dan ketika anak mereka, Adato Masnguan (31), ikut membela ibunya, konflik berubah jadi benturan fisik.

Di titik itu, logika seperti ditinggalkan.

Diduga dalam kondisi terpojok dan kehilangan kendali, Adi melakukan tindakan yang sulit diterima nalar: menyiramkan bensin ke tumpukan egg tray di dalam toko, lalu menyulut api. Dalam hitungan menit, api menjalar liar, melahap barang dagangan, rak-rak, hingga dua sepeda motor yang tersimpan di dalamnya.

“Api cepat membesar, langsung merambat ke seluruh isi toko,” ungkap Rohmad Arifki Eko Putro, Ketua RT setempat, yang pertama kali melaporkan kejadian tersebut.

Baca Juga:
PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Warga sempat mencoba memadamkan api dengan alat seadanya, sebuah refleks solidaritas di tengah panik. Namun, seperti amarah yang sudah terlanjur membesar, api tak mudah dikendalikan.

Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar yang datang kemudian bergerak cepat melakukan lokalisasi, mencegah api menjalar ke rumah utama dan bangunan lain di sekitarnya. Setelah berjibaku, api akhirnya bisa dipadamkan.

“Petugas berhasil memutus penyebaran api dan melakukan pembasahan hingga kondisi aman,” kata Kepala Unit Damkar, Teddy Prasojo.

Tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta, angka yang tak hanya merepresentasikan kerusakan fisik, tapi juga runtuhnya satu sumber penghidupan.

Kini, garis polisi membentang di lokasi. Kasus ini ditangani Polsek Garum untuk mengusut dugaan unsur kesengajaan.

Lebih dari sekadar proses hukum, peristiwa ini menyisakan pertanyaan yang lebih dalam: berapa banyak tragedi serupa yang berakar dari kebiasaan yang dianggap “biasa saja”?

Ketika miras, emosi, dan konflik keluarga bertemu tanpa kontrol, hasilnya bukan sekadar pertengkaran melainkan kehancuran yang nyata.

Dan malam itu, di Ringinrejo, api bukan hanya membakar toko. Ia juga membakar satu keluarga dari dalam. (*)

Baca Sebelumnya

Kemenag Jatim Sebar Rukyatul Hilal di 28 Titik, Kakanwil Pantau Langsung dari Pamekasan

Baca Selanjutnya

Prabowo Kritik Program 3 Juta Rumah, Fahri Hamzah Minta Evaluasi Total

Tags:

toko Bakar kebakaran Garum Blitar Kabupaten Blitar Petugas Pemadam Kebakaran Mabuk suami Istri Ditegur api

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

15 April 2026 09:23

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

14 April 2026 16:07

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

10 April 2026 13:50

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar