Wayang Kulit ala Santri Meriahkan Festival HSN 2023 di Pacitan

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Naufal Ardiansyah

28 Okt 2023 23:55

Headline

Thumbnail Wayang Kulit ala Santri Meriahkan Festival HSN 2023 di Pacitan
Pagelaran wayang dalam acara Grand Closing Festival Hari Santri 2023. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Puncak Festival Hari Santri Nasional (HSN) 2023 di Pacitan dimeriahkan dengan pementasan wayang kulit yang menghadirkan dalang santri bernama Ki Haidar Ali Muhammad. Pementasan tersebut digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatusubban pada Sabtu (28/10/2023) malam.

Haidar Ali Muhammad menampilkan lakon "Brubuh Ngastino" dengan begitu epik. Pementasan wayang kulit tersebut dihadiri oleh ratusan tokoh keagamaan, tamu undangan, wali santri dan warga sekitar. Mereka tampak antusias menyaksikan pementasan wayang kulit tersebut.

Pementasan wayang kulit ala santri ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para penonton. Selain karena menampilkan dalang santri yang masih berusia muda, pementasan ini juga menyajikan cerita yang menarik dan penuh makna.

Foto Haidar tengah mendalang dengan begitu epik. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)Haidar tengah mendalang dengan begitu epik. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

Baca Juga:
Kisah Haru Abd Qodir, Santri Yatim Piatu di Sampang yang Gigih Belajar di Tengah Keterbatasan Biaya

Ratusan warga, tokoh keagamaan, tamu undangan, wali santri dan warga sekitar tampak antusias menyaksikan pementasan wayang kulit tersebut.

Pengasuh Ponpes Nahdlatusubban KH. Abdullah Sadjad dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan budaya dan kearifan lokal, serta meningkatkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air di kalangan pelajar.

"Terbentuknya jiwa-jiwa yang memegang teguh kebudayaan nusantara," katanya, Sabtu (28/10/2023).

Selain itu, dia menambahkan, momentum hari santri yang terpenting adalah untuk mengingat kembali jasa-jasa para pendahulu dalam merebut kemerdekaan. Pun, nilai kebudayaan menjadi aspek penting bagi generasi selanjutnya.

Baca Juga:
Harmoni Budaya di Moyoketen! Kala Gema Wayang dan Legitnya Kupat Melebur Menyatu

"Nilai-nilai yang mulai luntur perlu dipupuk salah satunya melalui pendidikan. Harapannya para santri dapat memelihara nilai lama yang baik dan mengambil sesuatu baru yang lebih baik," tuturnya.

Terlebih, ia berpesan, santri harus mampu meningkatkan kompetensinya agar dapat tetap eksis serta bermanfaat bagi masyarakat kelak. 

"Mudah mudahan pesantren tetap bisa eksis, dan semakin baik dalam memfasilitasi putra putri negeri dalam memaksimalkan bakat dalam dirinya. Tidak hanya bab keagamaan, namun bidang keilmuan apa saja ada di pondok pesantren, salah satunya wayang kulit ini," ucapnya.

Foto Simbolis penyerahan wayang Werkudara oleh Bupati Pacitan kepada dalang santri. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)Simbolis penyerahan wayang Werkudara oleh Bupati Pacitan kepada dalang santri. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

Di lain pihak, Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan, bahwa para masyarakat Pacitan tidak usah khawatir dan takut untuk memondokan anaknya. Sebab, pondok pesantren saat ini kian modern pun menu yang ditawarkan lebih lengkap.

"Kabupaten Pacitan itu kalau semakin banyak santri akan tambah bagus," pesannya.

Tak lupa, Mas Aji sapaan akrabnya juga mengapresiasi seluruh rangkaian kegiatan tersebut. Menurut dia, perayaan Hari Santri 2023 ini begitu semarak dengan keragaman kegiatan, mulai dari pemerintah hingga lembaga seolah terus bergema.

"Ya, saya mengucapkan selamat. Terimakasih untuk perayaan hari santri tahun ini yang sangat meriah," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, dalam rangkaian acara sebelumnya, ratusan pelajar dari berbagai lembaga pendidikan di Pacitan juga mengikuti kegiatan ajang pencarian bakat Got Talent di tempat serupa, pada Jumat (27/10/2023) kemarin.

Kegiatan ini dalam rangkaian Festival Hari Santri 2023 yang diinisiasi oleh PP Nahdlatusubban, INSAN dan sebagian Banom NU, seperti Ansor, Fatayat, serta PMII.

Dalam kegiatan Got Talent, para pelajar menampilkan berbagai macam bakat, mulai dari seni dan budaya, hingga keagamaan. Ada 5 cabang yang ditampilkan oleh peserta, yakni Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ), Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ), baca puisi, doa qunut dan sehari-hari hingga syairan jawa.

Lebih lanjut, dalam puncak kegiatan tersebut, dilakukan pula penyerahan tropi dan uang pembinaan bagi para pemenang. (*)

Baca Sebelumnya

Anak Balitanya Menangis, Ayah Nekat Curi Motor Buat Beli Susu

Baca Selanjutnya

Malam Hari Sumpah Pemuda, Untag Surabaya Gelar Pewayangan Lakon Kresna Duta

Tags:

Hari Santri 2023 Wayang Kulit santri HSN 2023

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H