KETIK, MALANG – Jagat maya sempat dihebohkan dengan keluhan warga akibat maraknya begal di lingkungan Kota Malang. Pemerintah Kota dengan Polresta Malang Kota pun akan memperkuat patroli.
Hal tersebut disampaikan oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Wahyu menjelaskan sempat terdapat warga yang mengeluhkan kondusifitas Kota Malang yang telah terganggu.
"Kemarin saat program 'Ngombe' sudah ada yang mengeluhkan. Sebetulnya untuk antisipasi begal ini kita sudah koordinasi dengan Pak Kapolresta Malang Kota. Kemudian patroli juga akan ditingkatkan," ujar Wahyu, Sabtu (20/1/2024).
Keluhan tersebut juga menginisiasi penggalakkan kembali Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).
Baca Juga:
Mengenal Sosok Yai Mim yang Viral Karena Bertikai dengan Sahara Tetangganya di Malang"Kita juga kolaborasi antara Danramil, Kapolsek, serta Camat setempat. Sementara dari kepolisian yang akan mulai, jadi nanti keliling," lanjutnya.
Wahyu menjelaskan Polresta Malang Kota telah mengetahui terduga pelaku pembegalan. Namun kini modus operandi masih dalam proses penyelidikan.
"Terkait (antisipasi) itu akan kita tingkatkan. Cuma dari Pak Kapolresta melihat memang sudah diketahui (terduga pelaku) begalnya dan ini sedang diselidiki modus operandinya. Tapi koordinasi kita adalah dengan meningkatkan patroli itu," tegasnya.
Wahyu turut menyayangkan kejadian tersebut. Terlebih tingkat keamanan dan kerawanan di Kota Malang akan berpengaruh pada kunjungan wisatawan ke Kota Kreatif tersebut.
Baca Juga:
Sebelum Meninggal, Polisi Pastikan Yai Mim Dalam Kondisi Sehat"Ya, pasti terdampak pada sektor hiburan dan pariwisata. Tapi dengan adanya peningkatan patroli ini pastinya tidak akan terdampak lagi keamanan di sana," ujar Wahyu. (*)