Warga Kawasi Bantah Isu Dampak Tambang Nikel: Air Todoku Aman, Ikan Masih Layak Konsumsi

Editor: Mursal Bahtiar

17 Des 2025 07:54

Thumbnail Warga Kawasi Bantah Isu Dampak Tambang Nikel: Air Todoku Aman, Ikan Masih Layak Konsumsi
Yulius Langkodi Warga Desa Kawasi Halmahera Selatan (Foto: Mursal/Ketik.com)

KETIK, HALMAHERA SELATAN – Di tengah derasnya isu negatif mengenai dampak lingkungan pertambangan nikel, penelusuran langsung di Desa Kawasi, Pulau Obi, Halmahera Selatan, menunjukkan gambaran yang berlawanan dengan narasi yang beredar. Warga yang bermukim di wilayah lingkar tambang menyatakan kondisi sumber daya alam, terutama perikanan dan air bersih, masih aman dan layak dikonsumsi.

Yulius Langkodi, warga asli Kawasi, mengatakan hingga kini masyarakat setempat masih mengandalkan Mata Air Todoku—yang juga dikenal sebagai Mata Air Kawasi—sebagai sumber utama air bersih. Menurut dia, kehadiran perusahaan justru memperbaiki fasilitas distribusi air bagi warga.

“Sekarang, sudah ada perusahaan, mereka beri fasilitas yang lebih baik dengan menyambungkan pipa ke rumah-rumah warga. Jadi urusan air ini kita sudah nyaman,” kata Yulius Rabu 17 Desember 2025.

Secara historis, mata air tersebut telah lama dikenal oleh para tetua kampung. Dalam sebutan lokal, mata air ini disebut Air Babunyi atau Air Ruruhu dalam bahasa Tobelo-Galela, merujuk pada suara gemuruh air yang terdengar hingga ke permukiman warga. Saat ini, pemanfaatannya dilakukan dengan sistem yang lebih tertata setelah pipa air disambungkan langsung ke rumah-rumah warga.

Baca Juga:
Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

“Untuk mata air, kami warga Kawasi semua mengonsumsi air dari Mata Air Todoku. Memang ada sebagian yang minum dari air galon, tapi sebagian besar dari Mata Air Todoku,” ujar Yulius menambahkan.

Terkait isu pencemaran laut, Yulius secara tegas membantah adanya dampak serius terhadap sektor perikanan. Ia menilai kondisi perairan di sekitar Kawasi hingga Mala Mala masih produktif dan aman bagi aktivitas nelayan.

“Saya asli Kawasi. Terkait ikan di Kawasi dan Mala Mala sana masih segar untuk dimakan. Kami sering berjaring di sini, sampai ke Mala Mala sana,” katanya.

Ia menuturkan aktivitas melaut dan menangkap ikan masih berjalan normal seperti sebelumnya. Hasil tangkapan nelayan pun tidak hanya dijual, tetapi juga dikonsumsi sehari-hari oleh keluarga.

Baca Juga:
Bassam ke KNPI Halsel: Kritis Saja Tak Cukup, Pemuda Harus Bawa Solusi

“Jadi sudah nyaman lah, karena kalau tidak nyaman tidak mungkin kita makan maupun minum di desa ini,” ucap Yulius.

Menurut Yulius, sebagian besar warga Kawasi tidak lagi terpengaruh oleh isu lingkungan yang beredar, terutama terkait dugaan pencemaran laut. Mereka menilai kondisi nyata di lapangan tidak sejalan dengan kekhawatiran yang selama ini ramai disuarakan..

Baca Sebelumnya

Antisipasi Nataru, Satpol PP Sleman Fokus Amankan Seputaran Denggung dan Obwis Kaliurang

Baca Selanjutnya

Gubernur Khofifah Transformasi KORPRI Jatim Jadi SIAGA: ASN Wajib Adaptif Atau Ketinggalan Kereta!

Tags:

Halmahera Selatan desa kawasi Lingkungan Bersih Maluku Utara

Berita lainnya oleh Mursal Bahtiar

Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

13 April 2026 19:02

Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

Bassam ke KNPI Halsel: Kritis Saja Tak Cukup, Pemuda Harus Bawa Solusi

12 April 2026 17:06

Bassam ke KNPI Halsel: Kritis Saja Tak Cukup, Pemuda Harus Bawa Solusi

Taslim Abdurrahman Resmi Pimpin KNPI Halmahera Selatan

12 April 2026 16:36

Taslim Abdurrahman Resmi Pimpin KNPI Halmahera Selatan

Pelabuhan Kupal Jadi Jagoan PAD Dishub Halsel, Ramli Manui Mulai Waswas Tahun Ini

12 April 2026 10:24

Pelabuhan Kupal Jadi Jagoan PAD Dishub Halsel, Ramli Manui Mulai Waswas Tahun Ini

Tak Perlu Cemas, Gaji PPPK Tahap II Halsel Sudah Dianggarkan

11 April 2026 14:52

Tak Perlu Cemas, Gaji PPPK Tahap II Halsel Sudah Dianggarkan

Kuasa Hukum Arifin Saroa Buka Fakta Sengketa Kawasi

10 April 2026 18:32

Kuasa Hukum Arifin Saroa Buka Fakta Sengketa Kawasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar