Warga Aceh Singkil Protes, Minta Pendataan Ulang Penerima Rehab Rumah Pascabanjir

Jurnalis: Zailani Bako
Editor: T. Rahmat

7 Mar 2026 00:14

Thumbnail Warga Aceh Singkil Protes, Minta Pendataan Ulang Penerima Rehab Rumah Pascabanjir
Rosiana, petugas Pusdalop BPBD menjelaskan kepada emak-emak yang melakukan protes data rumah rehab banjir di kantor Bupati Aceh Singkil, Jumat, 6 Februari 2026. (Foto: Zaelani Bako/Ketik)

KETIK, ACEH SINGKIL – Seratusan warga dari berbagai desa di Aceh Singkil, mendatangi kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Mereka juga menyasar ke kantor bupati, pada Jumat, 6 Maret 2026.

Umumnya warga mempertanyakan data penerima bantuan rehab rumah dampak banjir yang dinilai tidak tepat sasaran. 

Informasi yang dihimpun, warga yang melakukan aksi protes berasal dari sejumlah desa seperti Desa Ketapang Indah, Desa Silatong, Desa Tanjung Mas, Desa Pasar serta desa lainnya di beberapa kecamatan, khususnya dari Kecamatan Simpang Kanan.

Massa mempertanyakan banyaknya pemangkasan nama penerima bantuan pada tahap pertama serta dugaan adanya warga yang tidak terdampak banjir namun justru masuk dalam daftar penerima bantuan.

Baca Juga:
Tumbuh 16 Persen, KAI Daop 8 Surabaya Angkut 3.09 Penumpang Selama Triwulan I 2026

Aksi protes awalnya dilakukan di kantor BPBD Aceh Singkil. Kedatangan warga diterima oleh sejumlah staf dan pejabat BPBD karena Kalaksa Alhusni tidak ditempat. Namun berbagai pertanyaan yang disampaikan warga dinilai tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan.

“Kami ingin pihak BPBD melakukan pendataan ulang penerima bantuan rehab rumah dan turun langsung ke lokasi, jangan hanya bekerja dari kantor,” teriak Ani, salah seorang warga dalam aksi tersebut.

Setelah dari kantor BPBD, warga kemudian bergerak menuju kantor Bupati Aceh Singkil. Di lokasi ini, massa diterima oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Aceh Singkil, Faisal, bersama Petugas Pusdalops BPBD, Rosiana Kusuma Wardani.

Perwakilan warga Desa Silatong, Hamidi, menyampaikan bahwa terdapat sejumlah kejanggalan dalam data penerima bantuan. Ia menyebut ada nama warga yang bukan berasal dari Desa Silatong justru masuk dalam daftar penerima, sementara warga yang terdampak banjir tidak terdata.

Baca Juga:
Warga Sajira Tuntut Kejelasan Ganti Rugi Lahan Waduk Karian, Soroti Ketimpangan Proses Pengadaan Tanah

“Sebenarnya bagaimana cara verifikasi dan kualifikasi yang dilakukan BPBD. Yang benar mana, kok bisa keliru seperti ini,” ujar Hamidi. 

Menanggapi hal itu, Rosiana Kusuma Wardani, staf Pusdalop BPBD, menjelaskan bahwa masyarakat dapat mengajukan sanggahan terhadap data tersebut melalui pemerintah desa untuk diteruskan ke BPBD.

“Tidak apa-apa, nanti akan dibuat berita acara. Jika ada yang masuk datanya tetapi tidak mengalami kerusakan rumah, itu yang kita uji melalui uji publik. Silakan ajukan surat sanggahan melalui desa untuk diteruskan ke BPBD,” jelasnya.

Namun penjelasan tersebut belum dapat meredakan kekecewaan warga. Mereka menilai BPBD bersikap tidak konsisten, plin plan dan diduga tidak melakukan pendataan langsung ke lapangan.

Asisten II Setdakab Aceh Singkil, Faisal, juga meminta warga menyampaikan sanggahan melalui pemerintah desa. Akan tetapi warga menolak jika desa dijadikan perantara dalam persoalan tersebut.

“Jangan jadikan desa sebagai tameng pemerintah. Peranan BPBD itu ada di tangan mereka, jangan adu domba kami dengan desa,” ujar Zul, salah satu warga yang ikut dalam aksi tersebut.

Aksi protes ini pun belum menghasilkan kesepakatan. Kondisinya hampir serupa dengan aksi protes sebelumnya yang dilakukan warga Desa Ujung Bawang terkait pemangkasan data penerima bantuan.

Sementara itu, warga Desa Pasar, Miswar Sijabat, dikonfirmasi menilai kinerja pendataan yang dilakukan BPBD Aceh Singkil, patut dipertanyakan karena dinilai tidak turun langsung ke lapangan.

“Kalau memang mereka turun ke lapangan, pasti kami tahu. Tapi kenyataannya tidak ada,” katanya.

Menurut Miswar, sebelumnya masyarakat sempat diminta menunggu di rumah karena akan ada tim yang datang melakukan pendataan. Namun hingga saat ini, tim tersebut tidak pernah datang.

Ia juga menyinggung bahwa pada tahap awal pendataan, anggota DPRK Aceh Singkil Doni Maradona mengajak BPBD untuk turun kerumah-rumah warga, namun mereka tidak tutun. "Ada apa?" kata Miswar.

“Kalau memang turun ke lapangan pasti kelihatan. Tapi sekarang yang terlihat justru yang paling keras bersuara yang dapat bantuan,” ujarnya.

Miswar juga mencontohkan kondisi di Desa Pasar yang memiliki sekitar 400 kepala keluarga, namun hanya tiga rumah yang tercatat sebagai penerima bantuan rehab.

“Padahal banyak rumah yang rusak. Waktu banjir kemarin air merendam Kota Singkil sampai lebih dari satu meter,” katanya. (*)

Baca Sebelumnya

Sidang Korupsi Revitalisasi Pasar Cinde, Reimar Yousnadi Bacakan Pledoi dan Minta Keadilan

Baca Selanjutnya

4 Bulan 9 Hari Menjabat, Ps Kasatreskrim Polres Sampang Iptu Fajri Alim Ungkap Sejumlah Kasus Besar

Tags:

Aceh Singkil protes data Rehab Rumah Pasca Banjir 2026 Banjir Aceh

Berita lainnya oleh Zailani Bako

SWI Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS RI, Dorong Sinergi Program Zakat dan Sosial Nasional

11 April 2026 08:59

SWI Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS RI, Dorong Sinergi Program Zakat dan Sosial Nasional

Membanggakan! 23 Siswa MAN Aceh Singkil Lolos PTN 2026 via Jalur Prestasi

9 April 2026 01:43

Membanggakan! 23 Siswa MAN Aceh Singkil Lolos PTN 2026 via Jalur Prestasi

SWI Soroti Ketimpangan Dana Hibah Media di Aceh Singkil

8 April 2026 19:28

SWI Soroti Ketimpangan Dana Hibah Media di Aceh Singkil

Boyolali Siap Gelar HKPS dan Munas SWI 2026, Bupati Agus Irawan Dukung Penuh

7 April 2026 23:19

Boyolali Siap Gelar HKPS dan Munas SWI 2026, Bupati Agus Irawan Dukung Penuh

Pengadaan Ayam Petelur BUMDes Lae Gecih Aceh Singkil Diduga Fiktif, APH Diminta Proaktif

6 April 2026 15:43

Pengadaan Ayam Petelur BUMDes Lae Gecih Aceh Singkil Diduga Fiktif, APH Diminta Proaktif

Ketum PERMAHI Tanggapi Wibawa Peradilan Militer dalam Perspektif Teoretis

6 April 2026 08:18

Ketum PERMAHI Tanggapi Wibawa Peradilan Militer dalam Perspektif Teoretis

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar