KETIK, ACEH SINGKIL – Masyarakat di dua desa, yakni Desa Serasah dan Cibubukan, Kecamatan Simpang Kanan, Aceh Singkil, berlega hati. Pasalnya jembatan Perintis Garuda menghubungkan antar desa segera dibangun.
Peninjauan lokasi jembatan perintis dimaksud dilakukan langsung Dandim 0109/Singlil, Letkol kav M. Aminuddin, bersama jajaran menaiki perahu kayu tradisional menyeberangi sungai.
Pengurus LSM Cokro Prawiro Nusantoro, Dalian Bancin, mengapresiasi TNI, khususnya Kodim.0109/Singkil, yang telah melakukan peninjauan langsung rencana lokasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Serasah dan Cibubukankata.
"Beliau juga menyempatkan waktu meninjau titik pengerjaan fisik, dan berdialog langsung dengan warga serta meninjau operasional alat berat (excavator) yang tengah membuka jalur dan fondasi jembatan," katanya, Sabtu, 10 Juli 2026.
Dalian pun menyatakan bahwa kehadiran infrastruktur ini merupakan angin segar yang telah lama dinantikan oleh masyarakat setempat. "Agar proyek vital ini dapat berjalan maksimal, dan selesai tepat waktu, dibutuhkan kolaborasi semua pihak," ucapnya.
Ia meminta Pemkab Aceh Singkil proaktif, ikut mendukung, dan membantu proses pembangunan jembatan ini baik teknis maupun non-teknis.
Pihaknya meyakini jembatan ini menjadi urat nadi perekonomian. Dalian mendesak dukungan anggaran yang berkelanjutan dari kementerian. "Ini penting agar realisasi jembatan dapat dipercepat tanpa kendala keterbatasan dana," lanjutnya.
Jembatan ini diyakini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan jalur utama penunjang ekonomi, mobilitas anak sekolah, dan akses penghubung antar desa yang selama ini terisolasi sungai.
"Jika pemerintah daerah dan pusat bersinergi menyokong langkah TNI, niscaya percepatan ekonomi di Simpang Kanan akan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tandasnya. (*)
.png)