Wamen PKP Fahri Hamzah Tekankan Integrasi Sanitasi dan Perumahan di Kendari

Jurnalis: Surya Irawan
Editor: Al Ahmadi

5 Mar 2026 22:05

Thumbnail Wamen PKP Fahri Hamzah Tekankan Integrasi Sanitasi dan Perumahan di Kendari
Wakil Menteri Perumahandan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah melakukan kunjungan kerja ke Kendari Sulawesi Tenggara. (Foto: Kementerian PKP)

KETIK, JAKARTA – Wakil Menteri (Wamen) Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah menekankan pentingnya penanganan sanitasi dan perumahan secara terintegrasi dalam kunjungan kerjanya ke Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis, 5 Maret 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat untuk mempercepat penataan kawasan permukiman sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hunian di daerah, dengan fokus pada kesehatan masyarakat dan solusi atas keterbatasan lahan perkotaan.

Kunjungan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda)  Asrun Lio, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, serta sejumlah pejabat kementerian yang mendampingi rombongan wakil menteri.

Dalam arahannya, Fahri Hamzah menegaskan bahwa persoalan sanitasi tidak dapat dipisahkan dari pembangunan perumahan karena berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat.

Baca Juga:
Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Menurut dia, kualitas sanitasi yang buruk berkontribusi pada berbagai masalah kesehatan, termasuk risiko stunting.

“Sanitasi adalah isu publik yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat. Karena itu, penanganannya harus terintegrasi dengan pembangunan kawasan permukiman,” ujar Fahri Hamzah dalam keterangannya.

Selain itu, Fahri mendorong pemerintah daerah untuk menata kawasan perkotaan melalui pembangunan hunian vertikal seperti rumah susun serta pengembangan kawasan berbasis transportasi atau Transit Oriented Development (TOD).

Model ini dinilai menjadi solusi efektif atas keterbatasan lahan di kota-kota yang terus berkembang.

Baca Juga:
Hasan Nasbi hingga Fahri Hamzah Tanggapi Pernyataan Kontroversial Saiful Mujani

"Pemerintah juga menargetkan renovasi sekitar 400 ribu rumah secara nasional pada 2026, termasuk penataan kawasan pesisir dan kawasan kumuh," terang mantan Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 ini.

Sementara itu, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran memaparkan kondisi perumahan di kotanya. Kendari memiliki luas wilayah sekitar 271,76 kilometer persegi dengan jumlah penduduk mencapai 375.829 jiwa atau sekitar 116.592 kepala keluarga.

Sedangkan total hunian mencapai total 89.668 unit rumah yang tercatat, dimana sekitar 85.350 unit tergolong layak huni, dan sebanyak 4.318 unit masih masuk kategori tidak layak huni.

Dalam mendukung program pembangunan 3 juta rumah secara nasional, Pemerintah Kota Kendari telah menjalankan sejumlah program percepatan.

Sepanjang 2025, sebanyak 7.534 unit rumah menerima bantuan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain itu, pemerintah kota juga memberikan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi 2.277 unit rumah pertama.

Pemkot Kendari juga membangun rumah bagi masyarakat kurang mampu serta korban bencana melalui dukungan anggaran dari berbagai pihak.

Sebanyak 196 unit rumah telah dibangun sepanjang 2025, termasuk 11 unit untuk korban bencana.

Untuk 2026, pemerintah kota mengusulkan pembangunan 1.200 unit rumah tidak layak huni melalui program BSPS Kementerian PKP.

Yakni sebanyak 512 unit telah dialokasikan pada tahap pertama, serta usulan 51 unit rumah di kawasan kampung nelayan melalui program BSPS Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Karena itu, Wali Kota Kendari menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wamen PKP Fahri Hamzah yang dinilai memberikan arahan strategis dalam penanganan kawasan kumuh dan pengembangan perumahan di daerah.

Sekda Sulawesi Tenggara Asrun Lio, yang menambahkan, kehadiran pemerintah pusat menjadi dorongan penting untuk memperkuat sinergi antara pusat dan daerah dalam pembangunan perumahan serta penataan kawasan permukiman di Sultra.

Pertemuan tersebut ditutup dengan sesi diskusi antara pemerintah pusat dan daerah untuk membahas langkah konkret percepatan pembangunan perumahan dan peningkatan kualitas lingkungan permukiman di wilayah tersebut. (*)

Baca Sebelumnya

Ketua PMI Bojonegoro Ninik Susmiati Gelar Bukber dan Santuni Dhuafa

Baca Selanjutnya

Merasa Ditipu Rp2 M, Pemilik Penginapan di Mojokerto Laporkan Dua Mantan Karyawan ke Polres

Tags:

kementerian PKP Fahri Hamzah sanitasi perumahan Kesehatan Masyarakat

Berita lainnya oleh Surya Irawan

Mulai Pukul 18.00 WIB, Listrik Gedung DPR Dibatasi demi Efisiensi

28 Maret 2026 10:00

Mulai Pukul 18.00 WIB, Listrik Gedung DPR Dibatasi demi Efisiensi

Setjen DPR Targetkan Hemat Rp1,5 Miliar BBM, Wacana WFH Jumat Menguat

28 Maret 2026 08:40

Setjen DPR Targetkan Hemat Rp1,5 Miliar BBM, Wacana WFH Jumat Menguat

Setjen DPR Terapkan Efisiensi Anggaran di Tengah Kenaikan Harga BBM Global

28 Maret 2026 07:36

Setjen DPR Terapkan Efisiensi Anggaran di Tengah Kenaikan Harga BBM Global

Pengrajin Difabel di Ponorogo Kembangkan Batik Ciprat Lewat Program Pemberdayaan

28 Maret 2026 07:05

Pengrajin Difabel di Ponorogo Kembangkan Batik Ciprat Lewat Program Pemberdayaan

Prabowo Kritik Program 3 Juta Rumah, Fahri Hamzah Minta Evaluasi Total

19 Maret 2026 16:31

Prabowo Kritik Program 3 Juta Rumah, Fahri Hamzah Minta Evaluasi Total

Bank Muamalat, BMM dan Masjid Istiqlal Santuni 2.026 Anak Yatim

18 Maret 2026 22:30

Bank Muamalat, BMM dan Masjid Istiqlal Santuni 2.026 Anak Yatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar