Walkot Mojokerto dan Bulog Sidak Pasar, Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman

4 Maret 2026 22:50 4 Mar 2026 22:50

Thumbnail Walkot Mojokerto dan Bulog Sidak Pasar, Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman

Walikota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi Kabulog Cabang Mojokerto Muhammad Husin saat melakukan sidak makanan dan minuman di Pasar Tanjung Anyar dan sejumlah swalayan, Rabu, 4 Maret 2026. (Foto: Sholahudin/Ketik.com)

KETIK, MOJOKERTO – Bulog Kantor Cabang Mojokerto memastikan komitmennya dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya beras SPHP dan Minyakita, di wilayah Kota Mojokerto.

Komitmen tersebut disampaikan saat kegiatan inspeksi mendadak (sidak) makanan dan minuman yang dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto pada Rabu, 4 Maret 2026.

Kepala Bulog Kantor Cabang Mojokerto, Muhammad Husin menyampaikan hal tersebut saat mendampingi Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dalam sidak yang dilakukan di Pasar Tanjung Anyar serta dua swalayan di Kota Mojokerto.

Menurut Husin, Bulog terus memastikan ketersediaan pasokan beras SPHP dan Minyakita di berbagai jalur distribusi, mulai dari pedagang pengecer di pasar tradisional, Toko Pracangan TPID, Kios Komoditas Mitra Pangan (KKMP), hingga ritel modern.

“Sebagai bagian dari komitmen kami dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, kami terus memastikan suplai kebutuhan beras SPHP dan Minyakita tersedia secara berkelanjutan di pedagang pengecer di pasar, Toko Pracangan TPID, KKMP, serta ritel modern di wilayah Kota Mojokerto,” ungkap Muhammad Husin.

Foto Walikota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi Kabulog Cabang Mojokerto Muhammad Husin saat sidak mamin (foto : sholahudin/ ketik.com)Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari saat memberikan keterangan kepada awak media. (Foto: Sholahudin/Ketik.com)

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari memastikan ketersediaan bahan pokok di Kota Mojokerto dalam kondisi aman dengan harga yang tetap stabil di pasaran.

Hal itu dipastikan melalui sidak yang dilakukan bersama sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Bulog Kantor Cabang Mojokerto.

“Di Pasar Tanjung sebagai pasar induk, kita memastikan ketersediaan bahan pokok aman dan harga tetap terjangkau. Kalau pasokan jelas dan distribusi lancar, maka harga juga aman,” katanya.

Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita itu juga menyoroti meningkatnya konsumsi produk frozen food di tengah masyarakat. Perubahan pola hidup membuat masyarakat semakin memilih makanan yang praktis dan cepat disajikan.

“Terjadi perubahan pola hidup. Masyarakat sekarang lebih menyukai dan mengonsumsi makanan frozen untuk kebutuhan keluarga. Maka kita memberikan perhatian terhadap makanan frozen ini, terutama terkait tingkat keamanan pangannya,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa aspek utama yang menjadi fokus pemeriksaan dalam sidak tersebut adalah sistem penyimpanan produk, khususnya suhu pada cooler atau lemari pendingin di swalayan maupun pasar modern.

“Kita cek bagaimana perlakuan penyimpanan saat berada di swalayan, apakah suhunya sudah sesuai atau belum. Ini sangat berpengaruh terhadap kualitas makanan dan bisa menjadi tidak aman jika proses penyimpanannya tidak sesuai dengan yang disarankan di kemasan,” tegasnya.

Sesuai dengan aturan keamanan pangan, setiap produk frozen food yang disimpan di dalam cooler wajib disertai pencatatan suhu minimal dua kali sehari. Catatan tersebut menjadi indikator penting dalam pengawasan keamanan pangan.

“Harus ada pencatatan suhu minimal dua kali sehari. Itu yang akan dicek oleh tim keamanan pangan untuk memastikan penyimpanan sudah sesuai aturan,” imbuhnya.

Dalam kegiatan yang sama, Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan (TKPPOM) juga melakukan pemeriksaan terhadap peredaran makanan dan minuman di wilayah Kota Mojokerto.

Sebanyak 12 sarana distribusi dan penjualan pangan diperiksa secara langsung, meliputi pasar, toko modern, swalayan, serta pusat penjualan makanan lainnya.

Dari 20 sampel makanan yang diuji menggunakan metode rapid test, ditemukan satu sampel yang terindikasi mengandung bahan pengawet boraks.

Namun untuk memastikan hasil tersebut, sampel akan diperiksa lebih lanjut di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) guna memperoleh hasil yang lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Secara umum, hasil pengawasan menunjukkan sebagian besar produk yang beredar di pasaran masih dalam kondisi aman dan layak konsumsi.

Melalui kegiatan sidak tersebut, Pemerintah Kota Mojokerto berharap masyarakat semakin tenang dalam mengonsumsi produk frozen food maupun bahan pangan lainnya. Pelaku usaha juga diimbau untuk disiplin menerapkan standar keamanan pangan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, masyarakat juga diminta menjadi konsumen yang cerdas dengan selalu memperhatikan kemasan, label, izin edar, serta tanggal kedaluwarsa sebelum membeli produk pangan. (*)

Tombol Google News

Tags:

kotamojokerto pemkotmojokerto bulogmojokerto Mojokerto Bulog Mojokerto sidak pangan Pasar Tanjung Anyar minyakita Beras SPHP