Wali Kota Malang Tanggung Biaya Pengobatan Santri Korban Runtuhnya Ponpes Al Khoziny

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Fisca Tanjung

6 Okt 2025 15:21

Thumbnail Wali Kota Malang Tanggung Biaya Pengobatan Santri Korban Runtuhnya Ponpes Al Khoziny
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menjelaskan akan menanggung biaya pengobatan dan penyembuhan santri korban runtuhnya Ponpes Al Khoziny. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat telah mengunjungi MSA, santri asal Kedungkandang yang menjadi korban runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo. Melihat kondisi santri tersebut, Pemkot Malang akan menanggung biaya pengobatan dan penyembuhannya. 

Wahyu menjelaskan, MSA mengalami luka akibat terkena hantaman batu. Usai kejadian, MSA mendapatkan perawatan hingga Jumat, 3 Oktober 2025 kemarin di RS Mojokerto. 

"Semua kita biayai dan kami sampaikan ke orang tua bahwa terkait penyembuhan dan trauma ditanggung Pemkot Malang," ujarnya, Senin 6 Oktober 2025.

Wahyu menjelaskan MSA masih merasa trauma akibat musibah tersebut. MSA belum dapat merespon ketika diajak bicara. Terlebih masih ada teman-teman dekatnya yang belum dapat dihubungi. 

Baca Juga:
Plastik dari Singkong Ini Bisa Dimakan, Karya Lulusan Terbaik ITN Malang

"Saya tanya tidak menjawab karena posisinya saat itu dia lari karena di pintu dan sempat terkena tembok. Gak bisa diajak ngomong, trauma dengan kejadian. Teman satu kamarnya kadang kala jamaah bersama ini gak ada kabarnya sama sekali," jelasnya. 

Wahyu meminta Dinsos P3AP2KB Kota Malang untuk mendampingi penanganan trauma. Termasuk kontrol yang kini dialihkan ke RSUD Kota Malang. 

"Harusnya ke Mojokerto. Tapi saya minta ke RSUD Kota Malang agar tidak usah ke sana biar ambulan yang datang. Saya minta RSUD datang jemput dan kontrol karena kita punya ahli bedah, itu gratis," tegasnya. 

Dari pendataan, terdapat 7 santri dari Kota Malang yang menjadi korban musibah tersebut. Di antaranya 5 santri mengalami luka ringan, 1 santri luka berat dan telah mendapat penanganan, 1 santri selamat tanpa luka. 

Baca Juga:
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Pendataan pun terus dilakukan, menyusul proses pencarian para santri yang hingga kini masih dilakukan. Wahyu menjelaskan, hingga kini tidak ada korban meninggal dari Kota Malang. 

"Ada 2 santri saat ini kembali karena dia pengurus di pesantren. Fasilitas penanganan untuk 1 anak karena yang lain sudah sembuh. Ditangani oleh RS Mojokerto yang luka lecet itu sudah sembuh dan sudah beraktivitas. Tinggal menunggu kabar dari ponpes kapan kembali," katanya. 

Baca Sebelumnya

Jawab Ultimatum Gubernur, APRI Abdya Segera Temui Bupati Usulkan 47 Titik Tambang

Baca Selanjutnya

Satgas MBG Sampang Tegaskan Komitmen Jaga Kualitas Makanan untuk Anak Penerima Manfaat

Tags:

Kota Malang Santri Kota Malang Ponpes Al Khoziny santri Ponpes Runtuh walikota malang Wahyu Hidayat

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar