KETIK, MALANG – Sirkuit legendaris di Jalan Kertanegara, Kota Malang, akhirnya kembali menderu besok, Minggu, 31 Mei 2026, dalam gelaran Roadrace x Supermoto Championship 2026. Ajang balap yang lahir berkat sinergi dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menjadi pesta pora bagi para pencinta otomotif lokal.
Ketua Pelaksana Acara dari AF Organizer, Afifuddin Nur, menjelaskan bahwa Roadrace x Supermoto Championship 2026 ini memulai seri perdana di Kota Malang. Selanjutnya, seri kedua akan berlanjut di Kabupaten Malang, dan laga final bakal digeber di Kota Batu.
"Kalau di Kota Malang sendiri dulu setiap tahun ada. Sirkuit Kertanegara ini terakhir kali itu di tahun 2015, setelah itu vakum lama. Terselenggara lagi di tahun 2023 di sirkuit Jalan Jonge di Velodrome. Setelah itu vakum lagi, baru kita event lagi di tahun 2026," ujarnya, Sabtu, 30 Mei 2026.
Menurut Afif, Sirkuit Kertanegara telah memenuhi syarat dan standar dari IMI Pusat, mulai dari lebar jalan, panjang trek, hingga kualitas aspal. Selain itu, pengalihan arus lalu lintas di sekitar Jalan Kertanegara juga dipastikan telah tertata dengan matang.
"Juga masih banyak jalur-jalur untuk pengalihan arus lalu lintas. Di situ sudah berkali-kali event, mau sejak tahun '90-an sudah di sirkuit situ," katanya.
Terdapat 24 kelas yang diperlombakan, terbagi dalam kelas utama (Expert/MP) dan Sporting Class. Sejumlah tim besar berskala nasional dan pembalap dari berbagai daerah seperti Bali, Jakarta, hingga Yogyakarta dikabarkan siap ambil bagian untuk menjajal aspal Kertanegara.
"Ada kelas utama namanya kelas MP. Itu ada tim besar itu namanya King 23 akan meramaikan di kelas kelas expert, kelas paling bergengsi. King 23 itu tim dari Kota Malang yang sekarang lagi memuncak, ikut skala nasional terus," sebutnya.
Beberapa komunitas juga akan meramaikan Road Race x Supermoto Championship 2026 di Kota Malang. Seperti Komunitas Vespa dan Komunitas Gokar turut meramaikan dalam kegiatan.
Afif menambahkan event ini diharapkan mampu digelar rutin setiap tahun khususnya pada momen HUT Kota Malang. Terlebih melalui event ini pula menjadi media untuk menjaring pembalap baru yang siap mendulang medali emas, khususnya bagi Kota Malang.
"Kita menjaring potensi, bakat adik-adik kita biar bisa menjadi atlet untuk ditujukan di Porprov tahun 2027 di Surabaya. Kemarin Porprov terselenggara di Kota Malang menjadi tuan rumah, tapi belum bisa meraih medali," pungkasnya. (*)
