KETIK, MALANG – Polresta Malang Kota mencatatkan kebanggaan atas terpilihnya Kabagren Kompol Diana Pudjiastuti sebagai salah satu dari tiga delegasi Polwan Polda Jatim dalam ajang The 63rd International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference 2026 di Bali.

Dari total 450 peserta yang mewakili 43 negara, Kompol Diana menjadi satu-satunya Polwan dari jajaran Polres di wilayah Polda Jatim. Dalam konferensi yang berlangsung pada 20–24 September 2026 tersebut, Kompol Diana hadir bersama dua delegasi Polda Jatim lainnya, yakni Kasubdit Waster Ditpamobvit AKBP Yayuk Sri Wahyuningtias dan Kasubdit II Ditres PPA & PPO Kompol Ruth Yeni.

Pertemuan antar-Polwan lintas negara ini menjadi ruang diskusi untuk berbagi pengetahuan serta pengalaman dalam menghadapi tantangan keamanan dan kejahatan modern.

Bagi Kompol Diana, keikutsertaannya dalam IAWP 2026 merupakan langkah strategis untuk menyerap wawasan global yang dapat diimplementasikan di Polresta Malang Kota, khususnya dalam memperkuat fungsi perencanaan organisasi.

"IAWP menjadi ruang untuk belajar berbagai pengalaman Polwan dari berbagai negara. Ilmu yang diperoleh dari sini, dapat menjadi masukan dalam mendukung perencanaan dan pengembangan organisasi, termasuk bagaimana kepolisian merespon tantangan yang semakin kompleks," jelasnya, Senin, 21 September 2026. 

Baca Juga:
Viral Pria Cek Kolong Mobil di Parkiran Mal Kota Malang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Ia mengungkapkan, forum yang berlangsung selama lima hari tersebut membahas beragam isu kepolisian modern, seperti kepemimpinan perempuan, investigasi kompleks, identifikasi korban bencana, penanganan perdagangan orang, kontra-terorisme, kekerasan berbasis teknologi, transformasi teknologi, hingga kejahatan transnasional.

Perspektif perencanaan serta pemahaman terhadap perkembangan kejahatan yang dinamis ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun program, meningkatkan kapasitas personel, dan memperkuat kesiapan organisasi.

"Terpenting, adalah bagaimana pengetahuan dan praktik uang didapat tidak berhenti sebagai pengalaman pribadi. Melainkan, dapat ditransformasikan menjadi ilmu baru bagi institusi khususnya Polresta Malang Kota ," terangnya.

Selain membahas materi teknis, forum ini juga menjadi wadah untuk memperluas jejaring profesional antarpersonel kepolisian dalam berbagi strategi menangani kejahatan lintas negara berbasis teknologi.

Baca Juga:
Torehkan Prestasi Nasional, Polresta Malang Kota Raih Penghargaan Kompolnas Awards 2026

"Setiap negara memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda. Namun, ada persoalan yang memiliki irisan, terutama kejahatan yang memanfaatkan teknologi dan jaringan lintas negara. Dari forum ini kami dapat saling berbagi pengalaman dan melihat praktik yang bisa menjadi pembelajaran bagi institusi," bebernya. 

Bagi Polresta Malang Kota, keikutsertaan Kompol Diana membawa nilai strategis berupa tambahan wawasan untuk mendukung perencanaan organisasi. Berbagai bekal ilmu dari forum internasional tersebut dapat menjadi referensi agar pengembangan institusi kepolisian menjadi lebih adaptif.

"Harapannya, pengalaman mengikuti IAWP ini dapat memberikan manfaat bagi Polresta Malang Kota. Baik dalam pengembangan personel, penyusunan program, maupun peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat," pungkasnya.(*)