KETIK, SITUBONDO
– Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah menghadiri kegiatan tanam perdana bongkar ratoon yang digelar di wilayah kerja PG Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Sabtu 23 Mei 2026.
Kegiatan bongkar ratoon ini berlangsung serentak 15 titik di 11 kabupaten, termasuk Kabupaten Situbondo.
Acara bongkar ratoon, dihadiri jajaran manajemen PG Asembagus, Dandim 0823 Situbondo, petani tebu, kelompok tani, APTR, Staf Dirjen Pertanian, Kadis Pertanian, Forkopimcam, serta sejumlah OPD terkait.
Tanam serentak bongkar ratoon ini berlangsung di Sekarputih di atas lahan seluas 1,3 Ha. Sedangkan, target tahun 2026 seluas 3.076 HA sekarang sudah 1.850 yang CPCL dengan an target rendemen saat ini 7,5.
Harapannya tebu yang sudah siap ditebang dan giling di PG Asembagus bisa bertambah panjang tidak hanya 3 bulan, sehingga bisa mengurai angka pengangguran di Situbondo.
Dalam kesempatan itu, Wabup Situbondo, Ulfiyah mengatakan, tanam perdana sebagai simbol dimulainya program bongkar ratoon di lahan tebu masyarakat.
"Saya menyampaikan apresiasi kepada PG Asembagus dan para petani yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas dan hasil produksi tebu," tuturnya.
Menurut Wabup, program bongkar ratoon menjadi langkah strategis untuk memperemajakan tanaman tebu agar hasil panen lebih optimal.
“Pemerintah daerah mendukung penuh pengembangan sektor perkebunan tebu karena memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian masyarakat. Semoga program ini mampu meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Wabup Ulfi.
Bongkar ratoon dilakukan untuk mengganti tanaman tebu lama dengan bibit baru yang lebih produktif dan tahan terhadap berbagai kondisi cuaca.
Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada para petani yang terus berinovasi dalam mendukung sektor pertanian khususnya tebu.
"Program Bongkar Raton menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani. Pemerintah daerah akan terus mendukung sektor pertanian melalui pendampingan serta penguatan teknologi agar hasil produksi petani semakin meningkat,” ujar Wabup.
Ia juga menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Karena itu, sinergi antara pemerintah, petani, dan seluruh stakeholder harus terus diperkuat.
"Kegiatan tanam perdana bongkar raton ini diharapkan produktivitas pertanian tebu di Kabupaten Situbondo semakin meningkat dan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat," pungkas Wabup Situbondo. (*)