Wabah Busuk Batang dan Tikus Hantui Petani Panceng Gresik, Kepala BPP Sebut Bantuan Masih Terbatas

Jurnalis: Aris Erwandi
Editor: Mustopa

9 Jan 2026 13:27

Thumbnail Wabah Busuk Batang dan Tikus Hantui Petani Panceng Gresik, Kepala BPP Sebut Bantuan Masih Terbatas
Kondisi tanaman jagung di Desa Pantenan yang mulai mengering dari bagian bawah, mengindikasikan serangan penyakit busuk batang yang kini tengah mewabah di Kecamatan Panceng. (Foto: Aris/Ketik.com)

KETIK, GRESIK – Ancaman kerusakan tanaman jagung di wilayah Gresik Utara meluas. Petani di Desa Pantenan, Kecamatan Panceng, Gresik. kini berjuang melawan serangan ganda berupa penyakit busuk batang dan hama tikus yang menyerang secara masif di tengah masa tanam.

​Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi tanaman yang memprihatinkan. Di beberapa lahan, hampir seluruh batang jagung yang sedang tumbuh terpantau menguning dan mengering mulai dari daun bagian bawah. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini mengancam keberhasilan panen raya mendatang.

​"Kondisinya sudah merata, kami sebagai petani hanya bisa berupaya semampunya. Biaya untuk tanam dan pupuk kemarin sudah besar, kalau tanaman rusak begini kami bingung harus bagaimana lagi," tutur salah satu petani setempat.

​Ia sangat berharap ada perhatian lebih agar kerusakan tidak semakin meluas ke lahan lainnya.

Baca Juga:
Kebakaran Pom Mini di Campurejo Gresik Hanguskan Rumah dan Motor

"Harapan kami ada bantuan obat-obatan dari pihak terkait untuk menyelamatkan tanaman yang masih hijau. Kami sangat khawatir jika harus menunggu terlalu lama, takutnya nanti malah terlanjur kuning semua sebelum ada penanganan," tambahnya.

​Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Panceng membenarkan adanya fenomena ini. Kepala BPP Panceng, Sugeng Darmawan, mengakui bahwa serangan penyakit dan hama ini telah menjadi wabah di tingkat kecamatan, bukan hanya terjadi di Desa Pantenan.

​"Memang di Panceng, bukan hanya Pantenan, saat ini sedang mewabah hama tikus dan penyakit busuk batang pada tanaman jagung. Hal ini sudah kami laporkan lewat POPT (Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan) ke Dinas," ungkap Sugeng Darmawan melalui pesan singkat, Jumat, 9 Januari 2026.

​Meski sudah dilaporkan, dukungan sarana untuk petani ternyata masih sangat minim. Sugeng mengakui bahwa bantuan racun tikus yang didistribusikan sebelumnya tidak sebanding dengan luasnya serangan yang terjadi saat ini.

Baca Juga:
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Bandung Perbaiki 600 Titik Irigasi

​"Bantuan racun pun sudah turun dulu sebelum tanam, tapi dengan jumlah yang terbatas. Pihak desa juga sudah memfasilitasi kegiatan pengendalian bersama waktu itu. Untuk kedepannya tetap akan kami koordinasikan dengan Dinas Pertanian," tambahnya.

Mengingat keterbatasan bantuan di tingkat kecamatan, langkah strategis selanjutnya kini dinantikan dari Dinas Pertanian Kabupaten Gresik.

Petani di Pantenan sangat berharap adanya bantuan langsung berupa fungisida dan obat-obatan pertanian lainnya untuk mencegah penularan penyakit ke lahan yang masih sehat.

​Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada pihak Dinas Pertanian Kabupaten Gresik masih terus dilakukan guna mengetahui langkah penanganan darurat yang akan diambil untuk menyelamatkan nasib para petani di Panceng.(*)

Baca Sebelumnya

Tim Nasim Khan Indonesia, Jemput Kepulangan Kakek Masir Dari Rutan Situbondo

Baca Selanjutnya

Pernah Jubir Covid-19, Anak Muda Ini Pimpin RS Pura Raharja! Berikut Sosok Mas Dokter Jibril

Tags:

Dinas Pertanian Gresik DKPP Gresik BPP Penyuluh Pertanian Wabah Tikus Penyakit Jagung Panceng Desa Pantenan

Berita lainnya oleh Aris Erwandi

Sengketa Lahan PT BIP Gresik, Sebagian Warga Desa Melirang Terima Tali Asih

7 April 2026 19:02

Sengketa Lahan PT BIP Gresik, Sebagian Warga Desa Melirang Terima Tali Asih

Pemkab Gresik Bentuk Satgas Khusus, Jaga Standar Higienitas 112 Dapur MBG yang Beroperasi

3 April 2026 15:34

Pemkab Gresik Bentuk Satgas Khusus, Jaga Standar Higienitas 112 Dapur MBG yang Beroperasi

Rayakan Kemenangan, Siswa-Siswi KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal 12 Pantenan Kompak Bawa Toples Jajan

30 Maret 2026 15:03

Rayakan Kemenangan, Siswa-Siswi KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal 12 Pantenan Kompak Bawa Toples Jajan

Kebakaran Pom Mini di Campurejo Gresik Hanguskan Rumah dan Motor

24 Maret 2026 15:31

Kebakaran Pom Mini di Campurejo Gresik Hanguskan Rumah dan Motor

Gantangan Kicaumania Bungah BC Rutin Gelar Buka Puasa Bersama Sekaligus Santuni Anak Yatim Piatu Di Gresik

18 Maret 2026 05:07

Gantangan Kicaumania Bungah BC Rutin Gelar Buka Puasa Bersama Sekaligus Santuni Anak Yatim Piatu Di Gresik

Ramadan Berkah, Laskar Pantura Bagi Takjil: Setelah Sidayu Kini Sasar Dukun

12 Maret 2026 21:40

Ramadan Berkah, Laskar Pantura Bagi Takjil: Setelah Sidayu Kini Sasar Dukun

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar