Viral Dugaan Penolakan Pasien di Puskesmas Camplong Sampang, Kepala Puskesmas: Hanya Miskomunikasi

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: Fisca Tanjung

25 Okt 2025 15:12

Thumbnail Viral Dugaan Penolakan Pasien di Puskesmas Camplong Sampang, Kepala Puskesmas: Hanya Miskomunikasi
Pasutri warga Dharma, Desa Dharma Camplong saat mengantarkan anaknya berobat ke Puskesmas Camplong. (Foto: Tangkapan Layar CCTV)

KETIK, SAMPANG – Seorang warga Desa Dharma, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mengaku kecewa setelah mengalami dugaan penolakan pelayanan di Puskesmas Camplong pada Jumat, 24 Oktober 2025 sekitar pukul 10.30 WIB.

Peristiwa tersebut bermula saat pasangan suami istri membawa anak mereka yang mengalami luka di bagian kepala untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, setibanya di lokasi, suasana puskesmas tampak sepi tanpa kehadiran petugas di ruang pelayanan utama.

Karena panik melihat kondisi anaknya yang masih berdarah, sang ayah, Trisno, berinisiatif mencari pertolongan ke ruangan lain. Ia kemudian masuk ke salah satu ruangan yang pintunya terbuka.

"Saya lihat di dalam ternyata petugas sedang makan rujak bersama. Saya langsung bilang kalau anak saya luka dan butuh pertolongan, tapi malah disuruh menunggu," ujar Trisno, Sabtu, 25 Oktober 2025.

Baca Juga:
Gaji 4 Bulan Belum Cair, Perangkat Desa Kayu Putih Situbondo Akhirnya Kembali Buka Pelayanan

Menurut Trisno, beberapa saat kemudian salah satu perwakilan puskesmas keluar dan menyampaikan bahwa pelayanan sedang tutup tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

"Saya kaget, masa puskesmas tutup di jam segitu? Anak saya terluka, tapi malah disuruh tunggu karena katanya pelayanan tutup. Saya punya buktinya," tambahnya dengan nada kecewa.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Puskesmas Camplong, drg. Hurin Ain, menjelaskan bahwa kejadian tersebut merupakan bentuk miskomunikasi. Ia menyebut, setiap hari Jumat loket pendaftaran rawat jalan memang tutup lebih awal, yakni pada pukul 10.00 WIB.

"Intinya hanya terjadi miskomunikasi. Petugas kami masih menyelesaikan pasien yang sudah terdaftar sampai pukul 11.00 WIB," ujarnya saat dikonfirmasi Ketik.com. 

Baca Juga:
Tidak Anti Kritik, DPMPTSP Kota Madiun Gandeng Pengusaha Minta Saran dan Masukkan

Ia menambahkan, informasi yang disampaikan petugas mengenai loket tutup sebenarnya merujuk pada layanan rawat jalan, bukan Unit Gawat Darurat (UGD).

"Oh iya, belum sempat diberi tahu agar keluarga langsung ke UGD, mereka sudah keburu keluar. Saat itu petugas UGD sedang melayani pasien yang akan dirujuk ke rumah sakit dan berada di depan bersama ambulans," jelasnya.

Menurutnya, kemungkinan keluarga pasien panik sehingga langsung mencari bantuan ke ruang lain tanpa sempat menunggu penjelasan dari petugas.

"Mungkin ibunya panik. Sementara petugas UGD sedang berada di luar menangani pasien rujukan," imbuhnya.

drg. Hurin Ain menegaskan, pihaknya akan melakukan evaluasi internal agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

"Kami akan terus berupaya memperbaiki pelayanan dan memastikan tidak ada lagi miskomunikasi seperti ini," tandasnya.

Lebih lanjut ia juga menanggapi beredarnya rekaman CCTV yang viral di media sosial. Ia memastikan, rekaman tersebut menunjukkan bahwa petugas UGD sempat berpapasan dengan keluarga pasien setelah keluar dari ruangan.

"Ada rekaman CCTV yang memperlihatkan petugas UGD kami kembali ke meja setelah berpapasan dengan keluarga pasien. Semua terekam," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Kenapa UMK Kota Batu 2025 Gak Ikutan Naik Seperti Kota dan Kabupaten Malang? Ternyata Ini Alasannya

Baca Selanjutnya

Bertepatan Dies Natalis ke-64, UIN Malang Wisuda 800 Lulusan Sekaligus Luncurkan Kas Wakaf

Tags:

pasien Tolak Pasien UGD pelayanan Warga Mengeluh

Berita lainnya oleh Mat Jusi

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

13 April 2026 11:44

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

12 April 2026 23:06

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

12 April 2026 22:47

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

11 April 2026 23:30

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

Kisah Haru Abd Qodir, Santri Yatim Piatu di Sampang yang Gigih Belajar di Tengah Keterbatasan Biaya

11 April 2026 12:09

Kisah Haru Abd Qodir, Santri Yatim Piatu di Sampang yang Gigih Belajar di Tengah Keterbatasan Biaya

Kades Banjar Talela Sampang Mantu, Persiapan Hampir Rampung

10 April 2026 19:45

Kades Banjar Talela Sampang Mantu, Persiapan Hampir Rampung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar