KETIK, SURABAYA – Minyakita kembali langka di sejumlah pasar tradisional di Surabaya. Kondisi ini membuat sejumlah pedagang menaikkan harga dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditentukan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.
Pedagang menaikkan harga Minyakita saat ini berkisar antara Rp21 ribu hingga Rp23 ribu per liter di Pasar Tradisional Dukuh Kupang, Surabaya.
"Barangnya sekarang susah sekali, dari agen sering kosong. Jadi kalau ada ya kami jual lebih mahal dari HET," kata Mustika salah satu pedagang di Pasar Dukuh Kupang, Kamis 30 April 2026.
Kenaikan ternyata tidak hanya pada Minyakita saja, melainkan juga pada minyak goreng curah yang selama ini menjadi alternatif masyarakat.
Minyak curah saat ini dijual dengan harga sekitar Rp22 ribu per kilogram, sedangkan untuk kemasan botol 1,5 liter harganya mencapai Rp30 ribu.
"Sekarang sudah di atas Rp20 ribu. Pembeli banyak yang mengeluh karena semakin berat," keluh Yanti pedagang lainnya di Pasar Dukuh Kupang, Surabaya.
Dengan kondisi ini membuat pedagang dan konsumen berharap pemerintah ada solusi dengan mengambil langkah konkret untuk menstabilkan pasokan dan harga minyak goreng di pasaran.
Kelangkaan yang terus terjadi serta harga yang tinggi dinilai semakin membebani masyarakat, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah. (*)
