Uniknya Membatik Pakai Ampas Kopi, Ciptakan Pola Tekstur yang Khas

Jurnalis: Fitra Herdian
Editor: Mustopa

5 Okt 2025 19:59

Thumbnail Uniknya Membatik Pakai Ampas Kopi, Ciptakan Pola Tekstur yang Khas
Peserta menggunakan canting, sedang serius membatik dengan bahan dari ampas kopi. (Foto: Ciputra Hotel Surabaya)

KETIK, SURABAYA – Canting, lilin, dan kain, tiga benda itu biasanya digunakan untuk membatik. Tapi apa jadinya, jika membatik menggunakan bahan dari ampas kopi? Ternyata ampas kopi bisa dipergunakan sebagai media untuk membatik.

Tak disangka, membatik menggunakan ampas kopi menciptakan tekstur dan pola yang khas dan unik. Wakil Direktur (Wadir) I dari organisasi Ibu Semangat Indonesia Kuat (Isik), Lukman Hakim menjelaskan membatik menggunakan ampas kopi berbeda.

Menurutnya, batik menggunakan ampas kopi tidak menimbulkan warna. Sebaliknya, ketika cantik digoreskan di atas kain tidak ada warna yang tampak.

"Hasil warnanya unik, bukan coklat seperti kopi, tapi justru hijau army," katanya pada saat menghadiri workshop membatik, Sabtu, 4 Oktober 2025.

Baca Juga:
Indonesia Sumbang 2,4 Juta Kunjungan di Singapura, Nomor 2 Tertinggi

Menggunakan ampas kopi sebagai tinta untuk membatik, kata Lukman mempunyai tujuan, yaitu untuk memaksimalkan bahan tak terpakai. Selain itu, media membatik juga berasal dari bahan bekas.

"Seperti ini, kami bekerja sama dengan hotel. Memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai," sambungnya.

Seorang pembatik, Marina menjelaskan, walaupun menggunakan ampas kopi. Proses pembuatan batik secara umum masih sama, seperti menggunakan lilin atau malam.

"Sama saja. Hanya saja bahannya dadi almas kopi sebagai pewarnannya, langkah-langkahnya juga sama," katanya.

Baca Juga:
Serunya Menghias Kue Berbentuk Kelinci, Jadi Ajang Asa Kreativitas Anak

Membatik dengan ampas kopi ini diselenggarakan untuk memperingati hari kopi dan batik, di Hotel Ciputra, Surabaya.

Marketing Communication Hotel Ciputra, Surabaya, Stephanie Caroline membeberkan, kegiatan membatik menggunakan ampas kopi diikuti oleh 15 peserta.

"Kami ingin menjadikan ampas kopi lebih bermanfaat. Jadi tidak hanya dibuang, tapi bisa menjadi bahan pewarna alami untuk batik. Kain yang digunakan juga berasal dari sprei hotel yang sudah tidak terpakai, lalu dijadikan totebag," jelasnya.

Olin, sapaannya menjelaskan, peserta dengan mudah membatik menggunakan ampas kopi karena di kainnya sudah tersedia pola.

"Sudah kami siapkan polanya. Tujuannya agar mereka bisa menikmati proses membatik dengan santai sambil belajar hal baru," tuturnya. (*)

Baca Sebelumnya

Bupati Anom Buka Pameran Nasional 2025, Ratusan Pencinta Bonsai Tumpah Ruah di Pemalang

Baca Selanjutnya

[Foto] Hero Walk Pembalap MotoGP Mandalika Heboh!

Tags:

Batik batik kopi Ciputra Ciputra hotel hari Batik hari kopi

Berita lainnya oleh Fitra Herdian

2 Kali Kalah, Langkah Brunei Darussalam Semakin Berat di ASEAN U-17 Boys Championship 2026

14 April 2026 19:26

2 Kali Kalah, Langkah Brunei Darussalam Semakin Berat di ASEAN U-17 Boys Championship 2026

Lengkap! Ini Jadwal Seleksi Lowongan Kerja BLUD RSUD Dr Soetomo

14 April 2026 15:43

Lengkap! Ini Jadwal Seleksi Lowongan Kerja BLUD RSUD Dr Soetomo

BLUD RSUD Dr Soetomo Buka 31 Lowongan Pekerjaan, Cek Daftarnya di Sini!

14 April 2026 14:30

BLUD RSUD Dr Soetomo Buka 31 Lowongan Pekerjaan, Cek Daftarnya di Sini!

Persiapan Hadapi Madura United, Persebaya Surabaya Krisis Pemain

14 April 2026 14:21

Persiapan Hadapi Madura United, Persebaya Surabaya Krisis Pemain

RSUD Dr Soetomo Buka Lowongan Kerja, Pendaftaran Buka Hanya 3 Hari!

14 April 2026 12:20

RSUD Dr Soetomo Buka Lowongan Kerja, Pendaftaran Buka Hanya 3 Hari!

Kartu Nusuk Resmi Aktif di Embarkasi, Inilah Sistem Baru Haji 2026 yang Lebih Praktis

14 April 2026 11:05

Kartu Nusuk Resmi Aktif di Embarkasi, Inilah Sistem Baru Haji 2026 yang Lebih Praktis

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar