Ukraina Latih 40.000 Pasukan Khusus, untuk Balas Dendam!

Jurnalis: S. Widodo
Editor: M. Rifat

6 Apr 2023 02:16

Thumbnail Ukraina Latih 40.000 Pasukan Khusus, untuk  Balas Dendam!
Ilustrasi tentara Ukraina di medan perang  dengan Rusia. (Foto: Pexels)

KETIK, JAKARTA – Ukraina melatih 40.000 pasukan brigade penyerbu untuk memukul mundur tentara Rusia. Hal ini terjadi saat pasukan Moskow terus menekan posisi pasukan Kyiv di wilayah Bakhmut.

Border of Steel adalah salah satu dari delapan brigade penyerbu yang ingin digunakan Ukraina selama serangan balasan terhadap Rusia dalam beberapa minggu atau bulan mendatang.

"Saya ingin perang berakhir secepat mungkin dan saya berharap brigade penyerbu akan mewujudkannya jauh lebih cepat," kata seorang sumber bernama Aleks kepada Reuters, Rabu (5/4/2023), di sebuah fasilitas pelatihan di sebuah lokasi rahasia di Ukraina.

Unit-unit tersebut merupakan buah dari kampanye perekrutan yang agresif di media sosial dan papan reklame dengan tujuan menarik sukarelawan yang bermotivasi tinggi. Dorongan itu muncul karena Kyiv mungkin menghadapi tantangan yang makin besar dalam merekrut pasukan baru.

Baca Juga:
Bertemu Macron di Istana Élysée, Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia–Prancis

Adapun, pasukan Ukraina telah bertahan dari serangan Rusia selama berbulan-bulan di kota-kota seperti Bakhmut di timur, tempat ribuan tentara tewas, meskipun Kyiv tidak mengungkapkan kerugian militernya.

Brigade baru yang dirancang oleh Kementerian Dalam Negeri itu akan berjuang bersama unit tentara reguler yang didukung oleh tank tempur bantuan Barat dan ribuan tentara baru yang dilatih oleh militer sekutu Kyiv.

Brigade tersebut memiliki nama yang menarik, yakni Hurricane, Spartan, Chervona Kalyna, Frontier, Rage, Azov, dan Kara Dag, sebuah gunung di Krimea. Krimea sendiri merupakan wilayah yang dianeksasi Moskow sejak 2014.

Menteri Dalam Negeri Ihor Klymenko mengatakan, pihaknya percaya Ukraina masih memiliki potensi mobilisasi yang cukup besar dan perekrutannya termasuk wanita, orang dengan pengalaman nonmiliter, mantan perwira polisi, dan prajurit.

Baca Juga:
Undang Presiden Putin ke Indonesia, Prabowo: Jangan ke India Saja

Klymenko mengatakan akan memakan waktu hingga empat bulan untuk melatih warga sipil tanpa pengalaman, tetapi mantan perwira polisi atau tentara dapat dilatih dalam dua bulan saja.

Seorang instruktur menembak, dengan kode nama Hassid, mengatakan para rekrutan tersebut menyerap pelatihan dengan cepat. Mereka juga sangat termotivasi.

Border of Steel dipimpin oleh Valeriy Padytel, yang sebelumnya memimpin pasukan penjaga perbatasan Ukraina dalam pertahanan Mariupol yang sekarang diduduki Rusia, di mana saat itu ia ditangkap setelah bertahan di pabrik baja besar. Padytel dibebaskan dalam pertukaran tahanan September lalu.

"Kami akan terus berlatih, akan berlatih sepanjang waktu saat brigade sedang dibentuk dan sambil menunggu perintah pertempuran," ujarnya.

Brigade tersebut juga akan diawasi oleh Kementerian Dalam Negeri, seperti unit lain termasuk Resimen Azov, yang menjadi terkenal secara global karena bertahan melawan pasukan penyerang di pabrik baja Azovstal di Mariupol yang terkepung tahun lalu.

"2,5% brigade terdiri dari pejuang wanita. Wanita kami cukup patriotik, kuat dan mereka membenci musuh tidak kurang dari pria, mereka ingin mengabdi," tambah Klymenko. (*)

Baca Sebelumnya

Pertamina Tingkatkan Kehandalan Kilang Sesuai Standar Internasional

Baca Selanjutnya

Pengamat : Rizal Ramli, Menteri Tercepat dalam Mengatasi Angka Kemiskinan

Tags:

paukn khusus Rusia ukraina 40000

Berita lainnya oleh S. Widodo

Konjen RI Sambut Kloter Terakhir di Jeddah, Ingatkan Jemaah Jaga Kesehatan

24 Juni 2023 21:02

Konjen RI Sambut Kloter Terakhir di Jeddah, Ingatkan Jemaah Jaga Kesehatan

Yaqut Cholil:  Fasilitas Arafah dan Mina Siap 90 Persen

23 Juni 2023 21:45

Yaqut Cholil:  Fasilitas Arafah dan Mina Siap 90 Persen

Komisi VIII DPR RI Menilai, Layanan Petugas Haji di Bandara Baik dan Lancar

23 Juni 2023 13:42

Komisi VIII DPR RI Menilai, Layanan Petugas Haji di Bandara Baik dan Lancar

PPIH Dirikan Pos Kesehatan Utama dan Satelit  Jelang Puncak Haji

22 Juni 2023 20:20

PPIH Dirikan Pos Kesehatan Utama dan Satelit  Jelang Puncak Haji

Menag Tinjau Mina, Toilet Bertambah, Dapur Oke, Layanan Siap 99 Persen

21 Juni 2023 21:35

Menag Tinjau Mina, Toilet Bertambah, Dapur Oke, Layanan Siap 99 Persen

2000 Alumni SMAN 1 Magetan Serbu GOR Ki Mageti Magetan untuk Reuni Akbar

21 Juni 2023 15:55

2000 Alumni SMAN 1 Magetan Serbu GOR Ki Mageti Magetan untuk Reuni Akbar

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar