Tren Meningkat, RSUD Brebes Siapkan Ruang Isolasi Rawat 44 Pasien Suspek Campak

Jurnalis: Makroni
Editor: Al Ahmadi

2 Apr 2026 19:31

Thumbnail Tren Meningkat, RSUD Brebes Siapkan Ruang Isolasi Rawat 44 Pasien Suspek Campak
Gedung RSUD Brebes tampak depan. Petugas medis menangani pasien suspek campak di ruang isolasi RSUD Brebes seiring meningkatnya jumlah kasus, Rabu, 1 April 2026. (Foto: Dok. Ketik.com)

KETIK, BREBES – Kasus suspek campak di Kabupaten Brebes menunjukkan tren peningkatan.

RSUD Brebes saat ini merawat 44 pasien suspek campak, mayoritas merupakan anak-anak.

Kasi Keperawatan RSUD Brebes, Nina Armina, mengatakan dari total pasien tersebut, 42 di antaranya anak-anak dan 2 lainnya dewasa.

Seluruh pasien ditempatkan di ruang isolasi guna mencegah penularan.

Baca Juga:
3.966 Warga Brebes Terdiagnosis Gangguan Jiwa, 33 Pasien Terpaksa Dipasung

“Di bangsal khusus kami merawat 44 suspek campak. 42 anak-anak dan 2 lainnya dewasa,” kata Nina, Kamis, 2 April 2026.

Ia menyebut jumlah pasien cenderung bertambah dari hari ke hari. Meski demikian, pihak rumah sakit telah melakukan berbagai langkah antisipasi.

“Memang trennya naik, tapi itu sudah diantisipasi. Termasuk menambah kamar-kamar jika jumlahnya terus melonjak,” ujarnya.

RSUD Brebes juga memperkuat sistem triase di Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendeteksi lebih dini pasien dengan gejala campak.

Baca Juga:
Herkusnadi Nakhodai FPTI Brebes 2026-2030, Terpilih Aklamasi dalam Muscab

Selain itu, tenaga kesehatan diwajibkan menggunakan alat pelindung diri secara lengkap.

Di sisi lain, data dari Dinas Kesehatan Brebes menunjukkan jumlah suspek campak di wilayah tersebut telah mencapai 202 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Brebes, dr Heru Padmonobo, mengungkapkan terjadi penambahan kasus dalam satu hari terakhir.

“Dicurigai kasus campak atau suspek per hari ini 202 kasus. Di hari kemarin ada 197. Jadi per hari ini ada penambahan 5 kasus suspek campak,” jelasnya, Rabu, 1 April 2026.

Menurutnya, para pasien suspek menunjukkan gejala seperti demam, ruam merah pada kulit, batuk pilek, hingga nyeri tulang dan badan.

Beberapa di antaranya juga telah dinyatakan positif berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dengan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala yang mengarah pada campak.(*)

Baca Sebelumnya

Lantik 156 PNS, Bupati Kediri Mas Dhito Ingatkan Profesionalisme dan Larang Salahgunakan Wewenang

Baca Selanjutnya

Bau Limbah Kotoran Ayam Dikeluhkan Warga Bunten Barat Sampang, Diduga Milik Andi

Tags:

RSUD Brebes Suspek Campak Ruang Isolasi Kesehatan Masyarakat Campak Brebes Dinas Kesehatan Brebes kesehatan anak wabah penyakit

Berita lainnya oleh Makroni

Pemkab Brebes Usulkan KUD Wanasari Jadi Piloting Hub Koperasi Merah Putih

14 April 2026 19:11

Pemkab Brebes Usulkan KUD Wanasari Jadi Piloting Hub Koperasi Merah Putih

KBIH Brebes Keluhkan 21 Jemaah Haji Dipisah Jadi Dua Rombongan, Kemenhaj Janji Koordinasi ke Kanwil

14 April 2026 19:05

KBIH Brebes Keluhkan 21 Jemaah Haji Dipisah Jadi Dua Rombongan, Kemenhaj Janji Koordinasi ke Kanwil

Jawa Tengah Siapkan 3 Aglomerasi Pengolahan Sampah, Brebes Diantaranya

14 April 2026 09:40

Jawa Tengah Siapkan 3 Aglomerasi Pengolahan Sampah, Brebes Diantaranya

Bupati Brebes Tekankan Rotasi Jabatan Bukan Hukuman, Minta Jangan Ada Lagi Salah Surat-menyurat

13 April 2026 14:05

Bupati Brebes Tekankan Rotasi Jabatan Bukan Hukuman, Minta Jangan Ada Lagi Salah Surat-menyurat

3.966 Warga Brebes Terdiagnosis Gangguan Jiwa, 33 Pasien Terpaksa Dipasung

13 April 2026 11:28

3.966 Warga Brebes Terdiagnosis Gangguan Jiwa, 33 Pasien Terpaksa Dipasung

Herkusnadi Nakhodai FPTI Brebes 2026-2030, Terpilih Aklamasi dalam Muscab

12 April 2026 19:48

Herkusnadi Nakhodai FPTI Brebes 2026-2030, Terpilih Aklamasi dalam Muscab

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar