KETIK, PONOROGO – Sebuah ledakan yang diduga bersumber dari bahan petasan (mercon) membuat gempar warga Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo pada Minggu, 1 Maret 2026 sore.
Ledakan petasan itu telah menghancurkan sebuah rumah dan memakan dua korban jiwa, satu diantaranya meninggal dunia di tempat.
Korban dalam kejadian nahas tersebut adalah R pelajar kelas 3 SMP yang meninggal dunia di tempat. Kemudian inisial T seorang remaja yang mengalami luka bakar 80 persen yang saat ini sedang dalam perawatan intensif di RSUD dr Harjono Ponorogo.
Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujiali mengatakan setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sumber ledakan ini diduga kuat berasal dari bahan perakit petasan yang diduga hendak digunakan untuk diterbangkan bersama balon udara.
"Kami telah melakukan olah TKP sementara masih kita dalami. Dugaannya melakukan perakitan bahan mercon. Lebih lanjutnya kami akan melakukan koordinasi dengan gegana untuk memastikan bahan ini merupakan bahan petasan atau bukan," jelasnya.
"Korban sementara ini 2, yaitu inisial R masih kelas 3 SMP meninggal dunia di tempat. Kemudian inisial T sudah remaja masih dalam keadaan luka bakar kurang lebih 80 persen," tambahnya.
Ia menghimbau khususnya masyarakat Kabupaten Ponorogo agar tidak membuat petasan supaya tidak merugikan diri sendiri dan orang lain.
"Kami menghimbau masyarakat Kabupaten Ponorogo untuk tidak membuat petasan. Hal ini dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Terbukti dengan adanya kejadian ini dan memakan korban maka hindarilah yang membuat rugi diri kita sendiri dan orang lain. Mari kita jaga Kabupaten Ponorogo ini tetap aman dan kondusif selama bulan ramadan ini," pungkasnya. (*)
