KETIK, TUBAN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0811 Tuban resmi ditutup dengan berbagai capaian pembangunan fisik maupun nonfisik yang telah memberikan dampak manfaat nyata bagi masyarakat.

Penutupan TMMD digelar di lapangan Watu agajah, Desa Bejagung, Kecamatan Semanding1. Dalam pelaksanaan TMMD kali ini, sejumlah sasaran fisik diselesaikan, di antaranya pengaspalan jalan sepanjang 1,5 kilometer, pembangunan TPT sepanjang kurang lebih 75 meter, serta pemasangan sekitar 30 titik lampu penerangan jalan.

Lainya, program kopmunikasi sosial dintaranya renovasi 15 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), renovasi dua unit mushola, hingga berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan pertanian dan sosialisasi keamanan bersama pihak kepolisian. Hingga akses kebutuhan dasar warga setempat melalui pengeboran 5 titik sumur sebagai sumber air bersih dan pertanian warga.

Komandan Kodim (Dandim) 0811/Tuban, Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan TMMD ke-128 berjalan sesuai target dan rencana.

“Alhamdulillah kegiatan TMMD ke-128 bisa berjalan dengan baik, lancar, sesuai rencana dan target. Kami berharap hasil capaian ini benar-benar bisa dirasakan dan bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Dandim saat penutupan kegiatan.

Baca Juga:
Pavingisasi Program TMMD ke-128 Kodim 0820 Probolinggo Bikin Lingkungan Jadi Rapi, Warga Brabe Ceria

Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak lepas dari sinergi antara TNI, pemerintah daerah, masyarakat, hingga BUMN yang ada di wilayah Tuban. Ia berharap kolaborasi seperti ini terus terjalin dalam program-program berikutnya.

"Saya sampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Dan berharap kolaborasi seperti ini terus terjalin dalam program-program berikutnya," ungkapnya 

Dandim menjelaskan, kendala selama pelaksanaan TMMD seperti faktor cuaca maupun distribusi material menuju lokasi sasaran dapat diatasi berkat kerja sama seluruh pihak dan dukungan masyarakat.

“Semua kendala bisa teratasi dengan baik karena adanya gotong royong dan dukungan masyarakat, sehingga hasilnya maksimal,” katanya

Baca Juga:
Bangun Sumur Bor untuk Lahan Pertanian, TMMD ke-128 Kodim 0820 Probolinggo Dukung Program Swasembada Pangan

Dalam penutupan TMMD itu, juga di rangkai kegiatan sosial kemasyarakatan mulai sunatan massal diikuti 12 anak laki laki, dan nikah massal 16 pasangan pengantin 

Menariknya, peserta nikah massal tertua berusia 62 tahun. Kegiatan tersebut terlaksana melalui kerja sama lintas instansi dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

“Kami berharap para pengantin menjadi keluarga sakinah mawaddah warahmah, penuh keberkahan dan mampu menjalani rumah tangga dengan baik,” tutur Dandim.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Umi Kulsum mengapresiasi pelaksanaan kegiatan sosial yang dinilai sejalan dengan program Kementerian Agama dalam menekan angka perceraian, pernikahan usia dini, hingga stunting.

“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi luar biasa kegiatan yang dilaksanakan TNI ini. Kegiatan nikah massal ini sangat membantu menekan angka-angka negatif seperti perceraian dan pernikahan usia dini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh peserta nikah massal ditangani langsung oleh KUA Kecamatan Semanding dengan melibatkan empat penghulu.

Umi Kulsum menambahkan, pihak Kementerian Agama siap mendukung apabila kegiatan serupa kembali dilaksanakan di kecamatan lain di wilayah Tuban.

“Dari Kementerian Agama tentu selalu siap mendukung kegiatan lintas sektor seperti ini dikecamatan mana pun,” pungkasnya.(*)