Tim BKSDA Evakuasi Tapir Masuk Kolam di Pasaman Barat

Jurnalis: Wawan Saputra
Editor: Mustopa

13 Des 2024 15:36

Thumbnail Tim BKSDA Evakuasi Tapir Masuk Kolam di Pasaman Barat
Tim BKSDA Sumbar Wilayah 1 Pasaman tengah mengevakuasi Tapir dari kolam Balai Benih Ikan pada Kamis 13 Desember 2024. (Foto: Diskominfo Pasbar)

KETIK, PASAMAN BARAT – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat Wilayah I Pasaman sukses mengevakuasi seekor tapir, satwa langka yang dilindungi dari kolam Balai Benih Ikan (BBI) Sukomananti di Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, pada Kamis 12 Desember 2024.

Kepala BKSDA Wilayah I Pasaman, Ade Putra, menjelaskan bahwa laporan terkait keberadaan tapir diterima sekitar pukul 09.30 WIB. Tim segera berangkat dari Lubuk Sikaping dan tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi.

Proses penyelamatan berlangsung selama beberapa jam karena kondisi area dan keamanan satwa tersebut.

“Awalnya kami mengira evakuasi bisa dilakukan dengan jaring, tetapi area semen di lokasi cukup berisiko bagi satwa. Kami harus menyesuaikan strategi untuk menghindari cedera lebih lanjut,” ujar Ade.

Baca Juga:
25 Siswa SMA N 1 Lembah Melintang Lulus SNBP 2026, Berikut Daftarnya

Tim menemukan beberapa luka pada tubuh tapir betina dewasa berusia sekitar 10 tahun itu. Hal ini mengindikasikan bahwa satwa yang cenderung pemalu tersebut merasa terancam akibat keramaian di sekitarnya. Tapir tersebut dibawa ke kantor BKSDA untuk observasi lebih lanjut.

“Jika kondisinya membutuhkan perawatan, kami akan melakukan rehabilitasi terlebih dahulu. Setelah dinyatakan sehat dan siap, satwa ini akan dilepasliarkan di kawasan konservasi,” tambah Ade.

Proses evakuasi melibatkan kerja sama berbagai pihak, termasuk Dinas Peternakan dan Perkebunan Pasbar, Dinas Perikanan Pasbar, Dinas Kominfo, TNI, dan masyarakat setempat.

Ade juga menyebutkan bahwa pihaknya masih mengkaji penyebab kemunculan tapir di area permukiman, apakah akibat gangguan habitat atau faktor lingkungan lainnya.

Baca Juga:
Jangan Biarkan Hukum Rimba Tumbuh di Pasaman Barat

Salah seorang warga, Irat (37), pemilik warung di dekat lokasi kejadian, menceritakan awal mula ditemukannya tapir. Sekitar pukul 06.30 WIB, seorang petani bernama Ucok (50), memberitahunya tentang hewan yang terlihat di kolam. Awalnya, hewan tersebut dikira beruang.

“Suami saya, masuk ke kolam untuk mengeringkan air agar tapir itu tidak tenggelam. Kami sempat takut karena tidak mengenali hewan ini sebelumnya. Setelah air kolam berkurang, kami segera melapor ke petugas BBI,” jelas Irat.

Saat ini, BKSDA terus memantau kondisi tapir dan memastikan tindak lanjut terbaik untuk satwa tersebut.

Tapir, Satwa Langka yang Dilindungi

Tapir merupakan mamalia herbivora yang tergolong langka dan dilindungi di Indonesia. Satwa ini memiliki ciri khas berupa tubuh besar dengan moncong menyerupai belalai pendek. Di Sumatera, tapir yang dikenal sebagai Tapirus indicus atau tapir Asia adalah satu-satunya spesies tapir yang hidup di Asia.

Tapir dewasa dapat mencapai berat hingga 300 kilogram dan panjang tubuh sekitar 2 meter. Habitat alami mereka meliputi hutan hujan tropis, rawa, dan daerah dekat sumber air. Satwa ini lebih aktif pada malam hari (nokturnal) dan cenderung pemalu, sehingga jarang terlihat di sekitar pemukiman manusia.

Namun, perambahan hutan dan kerusakan habitat menjadi ancaman besar bagi populasi tapir. Satwa ini sering kali turun ke area permukiman untuk mencari makan atau tempat berlindung, seperti yang terjadi di Pasaman Barat. Tapir juga tercatat dalam daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN) sebagai spesies yang terancam punah (endangered), sehingga upaya konservasi sangat penting untuk melindungi populasi mereka.

Upaya perlindungan tapir tidak hanya penting untuk menjaga keberadaan spesies ini, tetapi juga untuk mempertahankan keseimbangan ekosistem hutan yang menjadi habitat alaminya.(*)

Baca Sebelumnya

Kabupaten Halmahera Selatan Raih 2 Penghargaan Dari Kemendagri, Tito Karnavian Apresiasi Bupati Basam Kasuba

Baca Selanjutnya

Hotel di Kota Malang Mulai Habis Terpesan di Akhir Tahun 2024

Tags:

Tapir Satwa Langka BKSDA Pasaman Barat

Berita lainnya oleh Wawan Saputra

25 Siswa SMA N 1 Lembah Melintang Lulus SNBP 2026, Berikut Daftarnya

7 April 2026 13:20

25 Siswa SMA N 1 Lembah Melintang Lulus SNBP 2026, Berikut Daftarnya

Jangan Biarkan Hukum Rimba Tumbuh di Pasaman Barat

1 April 2026 09:49

Jangan Biarkan Hukum Rimba Tumbuh di Pasaman Barat

Mobilnya Diduga Ditabrak dengan Sengaja, Penyuluh Agama di Pasbar Minta Keadilan

29 Maret 2026 17:29

Mobilnya Diduga Ditabrak dengan Sengaja, Penyuluh Agama di Pasbar Minta Keadilan

Janji Kampanye Belum Terwujud, Klaim Keberhasilan Pemda Pasbar Dinilai Terlalu Dini

27 Maret 2026 18:21

Janji Kampanye Belum Terwujud, Klaim Keberhasilan Pemda Pasbar Dinilai Terlalu Dini

Air Sungai Batang Sontang Pasbar Keruh, Warga Duga Dampak Tambang Emas Ilegal

24 Maret 2026 14:49

Air Sungai Batang Sontang Pasbar Keruh, Warga Duga Dampak Tambang Emas Ilegal

Investigasi Wartawan: Diduga Quarry Ilegal Rusak Jalan dan Cemari Air Sungai

19 Maret 2026 22:40

Investigasi Wartawan: Diduga Quarry Ilegal Rusak Jalan dan Cemari Air Sungai

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar