KETIK, SURABAYA – Memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, PT Danareksa (Persero) selaku Holding BUMN Danareksa bersama seluruh anggota holding menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk menyalurkan hewan kurban berupa 14 ekor sapi dan 12 ekor kambing.

Aksi kepedulian sosial bertajuk “Qurban Berkah Berdayakan Desa” dipusatkan di PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Kamis, 28 Mei 2026.

Program ini ditargetkan mampu memperkuat ketahanan pangan bagi sekitar 3.800 keluarga prasejahtera di tujuh kelurahan ring satu SIER, sekaligus menggerakkan roda ekonomi mikro masyarakat dari hulu ke hilir.

Sinergi ini merupakan kontribusi kolektif dari klaster inti dan non-inti Holding BUMN Danareksa. Dibandingkan dengan pelaksanaan tahun lalu di Makassar, jumlah hewan kurban yang didistribusikan tahun ini mengalami kenaikan signifikan sekitar 27 persen. 

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Ngurah Wirawan, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Danareksa (Persero) Ahmad Fauzie Nur, Plt Direktur Utama PT SIER Lussi Erniawati, jajaran direktur anggota holding, serta Pimpinan Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan dan Inovasi Baznas RI, H Syarifuddin SAg, ME bersama jajaran Baznas Jatim dan Kota Surabaya. 

Baca Juga:
Iduladha 2026, PWNU Jatim Sembelih 7 Sapi Kurban, Ada Sumbangan dari Gubernur Khofifah hingga Menag

Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Ngurah Wirawan mengatakan, ibadah kurban sejatinya adalah instrumen redistribusi kesejahteraan yang sangat efektif di mana setiap hewan kurban menghidupkan rantai ekonomi yang panjang, mulai dari peternak, sopir truk, hingga penggerak ekonomi skala kecil seperti pembuat plastik pembungkus.

“Fenomena backward economy ini sejalan dengan DNA Holding strategis Kawasan Industri di mana kami hadir sebagai lokomotif yang menarik rantai pasok di belakangnya untuk menggerakkan perekonomian kerakyatan,” kata Ngurah.

Dia menambahkan, momen kepedulian ini menegaskan kompas strategis perusahaan yang saat ini tengah bertransformasi menjadi Kawasan Industri Indonesia, yakni ekosistem holding kawasan industri yang berfokus menciptakan nilai tambah dan kesejahteraan langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Sebagai informasi, Klaster Kawasan Industri yang dikelola Holding mencakup tujuh kawasan strategis dari Medan, Jakarta, Semarang, Batang, Surabaya, hingga Makassar. Posisi ini menjadikan Holding sebagai salah satu pengelola kawasan industri terluas di tanah air, dengan akses langsung kepada ribuan tenaga kerja, pelaku usaha, dan komunitas penyangga.

Baca Juga:
Pedagang di Surabaya Ungkap Nasib Kambing dan Sapi Kurban yang Tak Laku Terjual saat Iduladha

“Melalui kemitraan strategis dengan Baznas, inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini ditargetkan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terkait pengentasan kemiskinan (SDG 1) dan kelaparan (SDG 2), selaras dengan visi Asta Cita pemerintah,” kata Ngurah.

Sementara itu, Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, menilai Idul Adha bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, melainkan pengingat tentang arti keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama.

“Iduladha mengajarkan tentang ketulusan dalam memberi dan keberanian untuk berbagi. Kurban menjadi pengingat bahwa keberadaan kita akan semakin bermakna ketika mampu menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain,” tutur Lussi.

Ia menambahkan, kegiatan qurban bersama tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat sekitar kawasan industri.

“Kami berharap bantuan ini tidak hanya memberikan manfaat secara nyata, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan memperkuat kebersamaan antara perusahaan dengan masyarakat,” ucapnya.

Lussi turut menyampaikan apresiasi kepada Baznas RI dan Baznas Kota Surabaya yang telah menjadi mitra strategis dalam memastikan penyaluran qurban berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak luas bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan sebuah kawasan industri tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari kontribusi sosial yang mampu dirasakan masyarakat sekitar. “Kami percaya kawasan industri yang baik adalah kawasan yang tumbuh bersama lingkungannya dan mampu memberikan dampak sosial yang nyata,” katanya.

Pimpinan Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi Baznas RI, Syarifuddin, mengapresiasi konsistensi kontribusi Holding BUMN Danareksa sejak 2018 dan memastikan standar ketat dalam pelaksanaannya.

“Kolaborasi ini adalah model ideal kemitraan dunia usaha dan lembaga zakat nasional. Kami memastikan seluruh proses dijalankan sesuai prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI," kata Syarifuddin.

Syarifuddin menambahkan, seluruh hewan kurban telah lolos uji klinis dan memenuhi kaidah syariat Islam. Dengan pendataan yang presisi, kami memastikan amanah dari ekosistem Kawasan Industri Indonesia ini terdistribusi secara transparan, adil, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang paling membutuhkan.

“Melalui semangat berbagi pada Iduladha, Holding BUMN Danareksa berharap kolaborasi lintas anggota Holding ini terus tumbuh sebagai gerakan solidaritas sosial untuk memperkuat keterhubungan antara kawasan industri dengan masyarakat di sekelilingnya,” tutup Ngurah.

Berikut Klaster yang terlibat dalam bagi-bagi daging qurban

Klaster Inti yang Terlibat:

PT Kawasan Industri Medan (KIM)
PT Kawasan Industri Makassar (KIMA)
PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP)
PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN)
PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW)
PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB)
PT SIER
Klaster Non-Inti yang Terlibat:
PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA)
PT Nindya Karya
PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI)
PT Jalin Pembayaran Nusantara
PT Danareksa Capital
PT Danareksa Finance(*)