Temulawak, Komoditas Andalan Petani di Pacitan untuk Tambah Pendapatan

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: M. Rifat

11 Nov 2023 05:00

Thumbnail Temulawak, Komoditas Andalan Petani di Pacitan untuk Tambah Pendapatan
Temulawak yang telah kering untuk selanjutnya dijual ke pengepul (11/11/2023). (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Budidaya temulawak menjadi andalan bagi petani di Desa Karangrejo, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan. Tanaman herbal yang memiliki banyak khasiat ini, menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat setempat.

Salah satu petani RT 3 RW 06, Dusun Wonosari yang membudidayakan temulawak adalah Paiti. Perempuan berusia 58 tahun ini mengaku mulai membudidayakan temu lawak sejak puluhan tahun silam.

"Menanam temu lawak ini sudah turun temurun, dari orang tua saya sendiri yang mengajari. Dulu, tanaman ini hanya digunakan untuk bahan jamu tradisional," katanya saat ditemui di halaman rumahnya, Sabtu, (11/11/2023).

Namun kini, papar Paiti, Temulawak dicari lantaran terbukti memiliki berlimpah keampuhan, seperti mengobati batuk, pilek, menambah nafsu makan hingga gangguan pencernaan. Terlebih tanaman ini juga dipercaya dapat meningkatkan stamina serta daya tahan tubuh.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Ibu tiga anak itu mengatakan, harga temu lawak di pasaran cukup tinggi, yaitu sekitar Rp4 ribu sampai 5 ribu rupiah per kilogram. Dengan harga tersebut, ia bisa meraup keuntungan berkisar Rp400an ribu per bulan.

"Alhamdulillah, budidaya temulawak ini bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga," imbuhnya.

Foto Proses pengeringan temulawak di bawah terik matahari. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)Proses pengeringan temulawak di bawah terik matahari. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

Selain dia, rupanya puluhan warga Desa Karangrejo lainnya juga membudidayakan temulawak. Hal ini menunjukkan bahwa potensi temu lawak sebagai komoditas ekonomi di wilayah tersebut juga cukup besar.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

"Banyak kalau di sini, satu RT saja ada 17 keluarga yang menanam. Untuk satu desa hampir merata ada," jelasnya.

Tak salah, sebab tanaman tersebut memiliki beberapa keunggulan dibandingkan komoditas lainnya. Seperti budidaya yang relatif mudah, memiliki nilai jual yang stabil, hingga berpotensi untuk menjaja pangsa pasar yang lebih luas.

"Iya, kalau saat ini hanya temulawak yang gampang nanamnya. Tidak resiko di makan hama monyet," pungkasnya.

Belakangan, Pemerintah Republik Indonesia (RI) telah menobatkan temulawak sebagai tanaman obat unggulan Indonesia dalam menuju Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59. Penobatan temulawak tersebut terinspirasi dari tanaman ginseng yang menjadi identitas Korea Selatan. (*)

Baca Sebelumnya

Penonton Piala Dunia U-17 Acungi Jempol Pemkot Surabaya, Sangat Terbantu Fasilitas Shuttle Bus

Baca Selanjutnya

Meriahkan FIFA World Cup U-17, Hyundai Hadirkan Tantangan Skill Bermain Bola

Tags:

Temu Lawak Karangrejo Arjosari pacitan Pertanian

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar