Tarif Impor Trump Bikin AS Kantongi Rp 1.831 Triliun dari Bea Cukai

Jurnalis: M. Rifat
Editor: Rahmat Rifadin

13 Jul 2025 12:05

Thumbnail Tarif Impor Trump Bikin AS Kantongi Rp 1.831 Triliun dari Bea Cukai
Presiden AS Donald Trump. (Foto: Daily Mail)

KETIK, SURABAYA – Departemen Keuangan Amerika Serikat melaporkan surplus anggaran hingga Juni 2025. Nilainya mencapai US$ 27 miliar.

Surplus ini terjadi setelah setoran dari bea cukai melampaui US$ 100 miliar untuk kali pertama. Momen ini terjadi menjelang pemberlakuan tarif resiprokal pada 1 Agustus 2025 oleh Presiden Donald Trump.

Setoran dari tarif perdagangan ini memberi dampak pada peningkatan penerimaan bea cukai, hingga mencapai rekor terbaru pada akhir Juni 2025.

Nilai setoran dari pos pendapatan sisi bea cukai itu meningkat empat kali lipat dari sebelumnya, menjadi US$ 27,2 miliar secara bruto dan US$ 26,6 miliar secara neto setelah memperhitungkan restitusi, khusus untuk Juni saja.

Baca Juga:
Trump Klaim Selamatkan Pilot F-15 di Pegunungan Iran, Teheran Bantah

Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan di akun X nya bahwa kinerja anggaran per Juni 2025 ini menunjukkan bahwa AS akan "menuai keuntungan" dari kebijakan tarif Trump.

Departemen Keuangan AS memperkirakan pendapatan tarif AS bisa mencapai $300 miliar pada 2025.

"Selagi Presiden Trump bekerja keras untuk merebut kembali kedaulatan ekonomi bangsa kita, Laporan Keuangan Bulanan hari ini menunjukkan rekor bea cukai - dan tanpa inflasi!" kata Bessent dilansir Reuters, Sabtu (12/7/2025).

Selama sembilan bulan pertama tahun fiskal 2025, penerimaan bea cukai AS mencapai rekor sebesar US$ 113,3 miliar atau setara Rp 1.831 triliun (kurs Rp 16.210) secara bruto dan US$ 108 miliar (Rp 1.750 triliun) secara neto, hampir dua kali lipat dari penerimaan tahun sebelumnya. Tahun fiskal pemerintah berakhir pada 30 September.

Baca Juga:
Pedro Acosta Jujur Soal KTM: Membaik, Tapi Masih Tertinggal dari Ducati dan Aprilia

Berdasarkan hasil tersebut, tarif kini telah tumbuh menjadi sumber pendapatan terbesar keempat bagi pemerintah federal, di belakang penerimaan pajak penghasilan orang pribadi yang telah berhasil dipungut sebesar US$ 2.683 triliun untuk tahun fiskal tersebut hingga pajak perusahaan sebesar US$ 392 miliar.

Dalam jangka waktu sekitar empat bulan, tarif sebagai bagian dari pendapatan federal telah meningkat dua kali lipat menjadi sekitar 5% dari sekitar 2% secara historis.

Surplus anggaran pada Juni ini merupakan pemulihan dari defisit US$ 71 miliar pada Juni 2024. Pendapatan baru terkait tarif membantu meningkatkan total penerimaan anggaran bulan lalu sebesar 13%, atau US$ 60 miliar, menjadi US$ 526 miliar, sebuah rekor untuk bulan tersebut, menurut data Departemen Keuangan AS.

Adapun belanja negara pada Juni turun 7%, atau US$ 38 miliar, menjadi $499 miliar.

Namun, setelah disesuaikan dengan pergeseran jadwal beberapa pembayaran pendapatan dan tunjangan, anggaran AS berpotensi kembali defisit sebesar US$ 70 miliar pada Juni, seiring dengan defisit yang disesuaikan tahun lalu sebesar US$ 143 miliar. (*)

Baca Sebelumnya

Laskar Merah Putih Pemalang Gelar Santunan Anak Yatim Sambut Muharram 1447 H

Baca Selanjutnya

Tim Resmob Satreskrim Polres Batu Hadiahi Residivis Jambret Timah Panas

Tags:

Trump tarif impor AS Amerika

Berita lainnya oleh M. Rifat

MGPA Siapkan Opening Ceremony Megah untuk GT World Challenge Asia 2026 Mandalika

13 April 2026 08:05

MGPA Siapkan Opening Ceremony Megah untuk GT World Challenge Asia 2026 Mandalika

Prabowo ke Rusia, Dijadwalkan Bicara Empat Mata dengan Putin

13 April 2026 06:00

Prabowo ke Rusia, Dijadwalkan Bicara Empat Mata dengan Putin

Jadwal Salat Kota Surabaya 13 April 2026

13 April 2026 04:01

Jadwal Salat Kota Surabaya 13 April 2026

Astra Honda Kumpulkan Dua Podium di ARRC 2026 Seri Perdana Sepang

13 April 2026 02:02

Astra Honda Kumpulkan Dua Podium di ARRC 2026 Seri Perdana Sepang

Adenanta Langsung Curi Perhatian di Race Perdananya di Kelas ASB1000 ARRC Sepang

13 April 2026 01:01

Adenanta Langsung Curi Perhatian di Race Perdananya di Kelas ASB1000 ARRC Sepang

Timnas Futsal Indonesia Takluk dari Thailand di Final Piala AFF Futsal 2026, Harus Puas Raih Runner-Up

13 April 2026 00:16

Timnas Futsal Indonesia Takluk dari Thailand di Final Piala AFF Futsal 2026, Harus Puas Raih Runner-Up

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar