Tantangan Air Bersih DIY, Penyerapan Air Curah PDAB Tirtatama Masih 54%

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Rahmat Rifadin

31 Okt 2025 17:15

Thumbnail Tantangan Air Bersih DIY, Penyerapan Air Curah PDAB Tirtatama Masih 54%
Direktur Utama PDAB Tirtatama DIY, Teddy Kustriyanto Widodo. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.com)

KETIK, YOGYAKARTA – Perusahaan Umum Daerah Air Bersih (PDAB) Tirtatama Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadapi tantangan besar dalam mengoptimalkan distribusi air minum curah kepada pelanggan.

Dari total kapasitas produksi yang tersedia, PDAB mengakui tingkat penyerapan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kabupaten/Kota saat ini baru mencapai 54%.

Direktur Utama PDAB Tirtatama DIY, Teddy Kustriyanto Widodo, menjelaskan bahwa peran utama perusahaannya adalah sebagai produsen air curah untuk SPAM Regional Kartamantul (Yogyakarta, Sleman, Bantul). Sistem ini dibangun untuk membantu Pemerintah Kabupaten/Kota dalam mengatasi kesulitan investasi infrastruktur air minum di masa mendatang.

"Pemerintah Pusat melalui Kemen PU/DIY membangun infrastruktur SPAM Regional. Kami memproses air baku menjadi air minum curah, kemudian kami suplay ke PDAM untuk dijual secara ritel kepada pelanggan mereka," ujar Teddy Kustriyanto Widodo, Jumat 30 Oktober 2025.

Baca Juga:
Tempat Hiburan Lain Nunggak Miliaran, Mikutopia Sudah Setor Pajak Ratusan Juta

Kendala di Hilir Jadi Hambatan Utama

SPAM Regional Kartamantul saat ini memiliki total kapasitas terpasang sebesar 700 liter/detik, terbagi dalam dua sistem produksi (IPA Bantar 400 L/detik dan IPA Kebon Agung 300 L/detik).

Teddy Kustriyanto Widodo menyebutkan, penyerapan produksi yang dimanfaatkan oleh PDAM Kartamantul baru mencapai 381 liter/detik atau sekitar 12.015.216 M²/tahun.

"Sampai saat ini, persentase penyerapan kami baru sekitar 54% dari sistem yang dibangun. Kendala utama yang kami hadapi adalah belum tersedianya jaringan pipa pelayanan milik PDAM Kabupaten/Kota secara maksimal, yang berakibat pada belum optimalnya penyerapan air minum curah dari PDAB Tirtatama DIY," jelasnya.

Baca Juga:
Wisata Lokal Ramai, Turis Asing ke Halsel Juga Tetap Jalan

Jaminan Mutu dan Target Ambisius

PDAB Tirtatama berkomitmen menjaga kualitas air curah dengan menerapkan standar kesehatan sesuai Permenkes Nomor 2 Tahun 2023.

Komitmen ini diperkuat dengan penerapan ISO 9001:2015 untuk Manajemen Mutu dan ISO 2075:2017 untuk Manajemen Pengujian Laboratorium yang bersertifikasi KAN.

Mengenai rencana pengembangan, PDAB memasang target ambisius, yaitu meningkatkan penyerapan produksi air minum curah minimal 85% hingga tahun 2030. Untuk mencapai ketahanan air di DIY, PDAB juga tengah mempersiapkan diversifikasi sumber air baku.

"Saat ini, sumber air baku kami dari Sungai Progo. Rencana kedepan, kami akan memanfaatkan air baku dari Bendungan Bener, Kabupaten Purworejo, dengan potensi kapasitas sekitar 300 liter/detik," tambah Teddy.

Dalam aspek operasional, untuk menjaga efisiensi energi khususnya dalam proses pemompaan, PDAB melengkapi sistem dengan Inverter di setiap pompa dan mengoptimalkan waktu di luar beban puncak. Teknologi pengolahan yang digunakan adalah Sistem Kedasih yang dilengkapi dengan SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition).

Masih Disubsidi, Belum Kontribusi PAD

Terkait aspek finansial, PDAB mengungkapkan bahwa tarif air curah yang berlaku saat ini masih di bawah harga pokok produksi (HPP). Teddy menjelaskan, tarif air minum curah ditetapkan sebesar Rp 2.250,-/M³ Flat berdasarkan Peraturan Gubernur DIY Nomor 129 Tahun 2020.

Penetapan tarif ini mengikuti Pedoman Tarif PDAM sesuai Permendagri Nomor 21 Tahun 2020.

"Saat ini, kami masih memerlukan subsidi karena tarif air curah yang diberikan masih di bawah HPP. Konsekuensinya, sampai saat ini PDAB Tirtatama belum dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) DIY. Kami merencanakan jika terjadi penyesuaian tarif pada tahun 2027, barulah kami akan mencapai impas operasi (BEP)," tutup Teddy Kustriyanto Widodo. (*)

Baca Sebelumnya

‎Pemkot Batu Kuatkan P2B Dukung Makan Bergizi Gratis

Baca Selanjutnya

Tim SAR Denpasar Evakuasi Empat Pendaki di Gunung Batukaru

Tags:

PDAB Tirtatama Air Minum Curah Pemda DIY SPAM Regional Infrastruktur Air Minum Pendapatan asli daerah SPAM Bantar SPAM Kebon Agung

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

8 April 2026 08:20

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar