Tagihan BPJS BPID Bengkak, Grib Jaya Demo Tuntut Bupati Malang Minta Maaf

Jurnalis: Gumilang
Editor: Mustopa

10 Jun 2024 08:58

Thumbnail Tagihan BPJS BPID Bengkak, Grib Jaya Demo Tuntut Bupati Malang Minta Maaf
Masa Grib Jaya ketika demo di Kantor Bupati Malang. (Foto: Binar Gumilang/Ketik.co.id).

KETIK, MALANG – Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (Grib) Jaya Kabupaten Malang menggelar demo di Kantor Bupati Malang, Kepanjen, Senin (10/6/2024). Demo tersebut terkait permasalahan tagihan BPJS BPID yang membengkak.

Aksi demo tersebut diikuti sejumlah puluhan masyarakat yang tergabung dalam Grib Jaya Kabupaten Malang.

Dalam aksinya, masa membawa sejumlah tulisan yang berisikan kritikan maupun sindiran terkait polemik tersebut. Di antaranya "KPK bupatiku banyak hutang" dan "Kejakasaan segera periksa Bupati Malang".

Dalam orasinya, Ketua DPC Grib Jaya Kabupaten Malang Damanhury Jab mengatakan, Pemkab Malang tidak pantas menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC).

Baca Juga:
Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Penghargaan dari Kemendagri itu berkat seluruh masyarakat Kabupaten Malang telah tercover BPJS BPID. Namun, nyatanya penghargaan tersebut menimbulkan masalah. Yakni membengkaknya utang BPJS BPID yang dibebankan kepada Pemkab Malang.

"Sejumlah Rp86,4 miliar hutang Pemkab Malang di BPJS jadi bukti kegagalan pengelolaan anggaran daerah. Sekaligus kegagalan pelayanan masyarakat dalam masa periode Bupati Sanusi selaku penguasa anggaran dan penanggung jawab penggunaan anggaran," ujar Damanhury.

Lebih lanjut ia mengatakan, Pemkab Malang menyampaikan tidak mampu menanggung beban untuk meng-cover pembiayaan bagi 679.721 peserta BPJS PBID. 

Besaran biaya yang dikeluarkan setiap bulan untuk menanggung klaim BP.JS mencapai Rp25 miliar, sedangkan kemampuan APBD Malang cuma Rp5 miliar.

Baca Juga:
Sekda Kabupaten Malang Terpukau Graha Ketik, Dikelilingi UMKM hingga Ketagihan Pempek Palembang Khas Cemorokandang

"Sungguh, Bupati Malang telah melakukan penzaliman besar-besaran terhadap masyarakat, mengedepankan ambisi untuk meraih penghargaan namun mengorbankan kepercayaan Masyarakat Kabupaten Malang terhadap pemerintah," tegasnya.

Menurutnya, Bupati Malang Sanusi juga telah melakukan penipuan kepada negara dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri dengan program UHC Kabupaten Malang yang secara nyata tidak terealisasi.

Aksi demo itu dikawal sejumlah aparat keamanan dari kepolisian. Sedangkan pejabat Pemkab Malang yang menerima para pendemo, Kasatpol PP Firmando Matondang dan Kadisnaker Kabupaten Malang Yoyok Wardoyo.

Selain melakukan demo di Kantor Bupati Malang, para pendemo juga menjalankan aksi yang sama di Kantor DPRD Kabupaten Malang dan Kejari Kabupaten Malang.

Berikut tuntutan Grib Jaya:

  1. Bupati Malang segera meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Kabupaten Malang terkait kegagalan program UHC.
  2. Pemkab Malang segera mengembalikan Penghargaan UHC Kepada Kementerian Pusat.
  3. Kejaksaan Negeri Kepanjen segera memanggil dan menahan Bupati Malang terkait polemik UHC di Lingkup Kabupaten Malang yang telah merugikan Daerah.
  4. KPK segera tangkap dan adili Bupati Malang yang telah salah dalam mengatur pembelanjaan daerah dalam Program UHC.(*)

Baca Sebelumnya

Pemkot Malang Tak Mampu Penuhi Target Pendapatan APBD 2023

Baca Selanjutnya

Pj Wali Kota Batu Tetapkan 31 Mei Sebagai Hari Anti Bullying di Kota Batu

Tags:

Grib Jaya demo Bupati Malang Sanusi Pemkab Malang Kabupaten Malang BPJS BPID

Berita lainnya oleh Gumilang

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

14 April 2026 22:43

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

13 April 2026 09:32

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

11 April 2026 14:47

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

11 April 2026 09:59

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

Rp20,3 Miliar Tanpa Utang! Harta Bupati Tulungagung Gatut Sunu Jadi Sorotan Usai Diciduk KPK

11 April 2026 09:26

Rp20,3 Miliar Tanpa Utang! Harta Bupati Tulungagung Gatut Sunu Jadi Sorotan Usai Diciduk KPK

Pemkab Malang Terapkan WFO-WFH, Sekda Budiar: Target Kinerja Harus Tetap Tercapai

11 April 2026 01:56

Pemkab Malang Terapkan WFO-WFH, Sekda Budiar: Target Kinerja Harus Tetap Tercapai

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar