Suhu di Kota Surabaya Dingin, Tidur Harus Berselimut

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Marno

2 Agt 2024 15:08

Thumbnail Suhu di Kota Surabaya Dingin, Tidur Harus Berselimut
Tasya, warga Jojoran, Surabaya. (Foto: Dok. Pribadi)

KETIK, SURABAYA – Fenomena suhu dingin atau mbediding yang melanda Kota Surabaya, rupanya bukanlah hal baru. Fenomena tersebut merupakan siklus tahunan yang biasa terjadi di puncak musim kemarau.

Untuk Kota Surabaya, suhu terendah tercatat mencapai 23 derajat celsius. Suhu yang cukup rendah ini terjadi pada malam dan pagi hari. Terkait suhu dingin ini warga Surabaya harus melakukan beberapa penyesuaian.

Seperti yang dilakukan oleh Tasya. Wanita asal Jojoran, Surabaya ini. Ia mengaku selalu menyalakan kipas angin sepanjang malam agar dapat tidur nyenyak. Tetapi belakangan ini, dirinya tidak menghidupkan kipas angin karena suhu sudah dingin.

"Biasanya kalau tidak pakai kipas, saya tidak bisa tidur karena panas. Tapi sekarang ini sudah tidak pakai kipas angin karena sudah dingin," jelas Tasya, Rabu (31/7/2024).

Baca Juga:
Antisipasi Kemarau 2026, Ini Langkah Konkret Gubernur Khofifah Jaga Produksi Pertanian Jawa Timur

Foto Putra, warga Pacar Kembang. (Foto: Dok.Pribadi)Putra, warga Pacar Kembang. (Foto: Dok.Pribadi)

Hal senada diungkapka Putra, pria asal Pacar Kembang, Surabaya ini. Ia harus menaikkan suhu AC kamarnya karena suhu ruangan cukup dingin. Upaya lainnya, Puttra saat tidur harus berselimut untuk menangkal hawa dingin.

"Biasanya saya setting AC itu suhunya 22-23 derajat. Kalau sekarang 27-28 karena sudah cukup dingin. Tidur pun harus pakai selimut lagi agar bisa nyenyak," paparnya.

Foto Faris, warga Krembangan Utara. (Foto: Dok. Pribadi)Faris, warga Krembangan Utara. (Foto: Dok. Pribadi)

Baca Juga:
Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

Pendapat yang sama diutarakan oleh Faris, Warga Krembangan Utara. Ia menjelaskan jika sebelum tidur biasanya dia hanya memakai kaos dan celana pendek karena suhu Surabaya yang hangat. Tetapi saat ini dirinya harus tidur menggunakan jaket dan sarung untuk menangkal suhu dingin.

"Sekarang saya tidur jaket an dan pake sarung di bawah. Pokoknya pake pakaian berlapis supaya tidak kedinginan," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Prakirawan BMKG: Fenomena Mbediding Dipengaruhi Angin Monsoon dari Australia

Baca Selanjutnya

KPU Jatim Sosialisasi Tahapan Pilgub dan Pilkada Serentak, Pendaftaran Dibuka 27 Agustus

Tags:

Suhu dingin Penurunan Suhu Mbediding Musim Kemarau AC Kipas Angin

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar