SPPG Krenceng Nglegok Blitar Berhenti Operasi, Warga Pertanyakan Standar dan Pengawasan

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Mustopa

19 Jan 2026 12:08

Thumbnail SPPG Krenceng Nglegok Blitar Berhenti Operasi, Warga Pertanyakan Standar dan Pengawasan
SPPG Krenceng Nglegok Blitar, yang tidak beroperasi lagi, Senin 19 Januari 2026. (Foto: Favan/Ketik.com)

KETIK, BLITAR – Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Krenceng, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, kembali menjadi sorotan.

Dapur penyedia layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut dilaporkan berhenti beroperasi, meski sebelumnya sempat berjalan menjelang libur sekolah.

Terhentinya layanan SPPG Krenceng berdampak langsung pada para penerima manfaat, khususnya pelajar. Sejumlah wali murid mengaku anaknya belum kembali menerima jatah MBG setelah kegiatan belajar mengajar dimulai kembali.

“Waktu libur kemarin sempat dapat menu keringan. Sekarang sudah masuk sekolah, tapi kok belum dapat lagi,” ujar salah satu wali murid kepada Ketik.com, Senin 19 Januari 2026.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Informasi yang dihimpun menyebutkan, penutupan SPPG Krenceng dipengaruhi berbagai faktor. Selain adanya persoalan internal pengelola hingga pengunduran diri kepala dapur, muncul pula dugaan belum terpenuhinya standar teknis operasional yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

Sumber menyebutkan, sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dapur SPPG Krenceng diduga tidak sesuai SOP BGN pusat. Bahkan, kualitas air yang digunakan untuk pencucian beras dan sayuran juga disorot karena dinilai belum memenuhi standar kelayakan.

“Air cuci beras dan sayur diduga belum memenuhi standar, termasuk kandungan RO yang disyaratkan,” ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya.

Kepala Desa Krenceng, Anshori, yang juga sebagai pemilik lahan dan bangunan yang digunakan oleh SPPG tersebut membenarkan bahwa dapur di samping rumahnya itu kini sudah tidak beroperasi. Namun ia mengaku tidak mengetahui secara detail penyebab penutupan.

Baca Juga:
PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

“Saya hanya mendapat informasi kepala dapurnya mengundurkan diri. Setelah itu sulit dihubungi,” kata Anshori.

Ia menambahkan, dapur SPPG sempat beroperasi singkat dengan memanfaatkan lahan rumahnya yang disewa pengelola. Pengelolanya sendiri diketahui berasal dari luar daerah.

“Pemiliknya dari Kediri, yayasannya dari Wonodadi. Tapi alasan pastinya tutup, saya kurang tahu,” ujarnya.

Anshori berharap persoalan ini segera mendapat kejelasan karena menyangkut layanan publik. Ia menyarankan agar penjelasan lebih lanjut disampaikan oleh satuan tugas di tingkat kecamatan.

“Kasihan penerima manfaat kalau berlarut-larut. Banyak warga yang menanyakan,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Nglegok Agus Muntalip Setiawan belum dapat dimintai keterangan karena tengah mengikuti agenda kegiatan di luar kantor. Hal tersebut disampaikan Kasi Sosial Kecamatan Nglegok, Nurhayati.

Di sisi lain, Koordinator Satgas SPPG Kecamatan Nglegok, Ardha, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pembahasan internal terkait berhentinya operasional SPPG Krenceng dan belum dapat memberikan penjelasan lebih lanjut.

Terhentinya layanan SPPG Krenceng ini memunculkan harapan masyarakat agar evaluasi dan pengawasan program MBG dapat diperketat, sehingga tujuan pemenuhan gizi bagi anak-anak dan kelompok rentan benar-benar berjalan optimal.(*)

Baca Sebelumnya

Daftar Film dan Serial Indonesia Terbaru di Netflix 2026

Baca Selanjutnya

Hari Kedua di Bojonegoro, Tim UNESCO Puji Potensi Agro-Geology dan Sejarah Minyak Tradisional

Tags:

SPPG MBG Krenceng Nglegok Blitar Kabupaten Blitar dapur Berhenti Operasi

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

10 April 2026 13:50

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

Antara Simbol dan Substansi: Membaca Gaya Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar

9 April 2026 12:45

Antara Simbol dan Substansi: Membaca Gaya Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar

Minibus Tertabrak KA Majapahit di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Wlingi Blitar, Dua Orang Luka

7 April 2026 18:44

Minibus Tertabrak KA Majapahit di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Wlingi Blitar, Dua Orang Luka

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar