Sosialisasi Lemah, Kendaraan Berpelat Luar Daerah Masih Marak di Perbatasan Lebak

Jurnalis: Abdul Kohar
Editor: Muhammad Faizin

20 Apr 2026 08:11

Thumbnail Sosialisasi Lemah, Kendaraan Berpelat Luar Daerah Masih Marak di Perbatasan Lebak
Kendaraan roda dua warga Lebak masih banyak menggunakan pelat luar Provinsi Banten. (Foto: Abdul Kohar/Ketik.com)

KETIK, LEBAK – Lemahnya sosialisasi kepada masyarakat di wilayah perbatasan antarprovinsi dinilai menjadi salah satu penyebab masih maraknya penggunaan kendaraan berpelat luar Provinsi Banten di Kabupaten Lebak.

Kondisi tersebut tampak jelas di wilayah Kecamatan Lebakgedong yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Barat. 

Berdasarkan pantauan di lapangan saat wartawan melakukan peliputan di kawasan Citorek pada Minggu, 19 April 2027, masih banyak kendaraan roda dua maupun roda empat yang menggunakan pelat nomor F (Jawa Barat).

Fenomena ini cukup mencolok mengingat wilayah tersebut secara administratif masuk ke dalam Provinsi Banten.

Baca Juga:
Sunatan Massal di Citorek, Bukti Kepedulian Bupati Lebak

Seorang warga Kampung Ciladaen, Kecamatan Lebakgedong, yang ditemui di sebuah warung kopi di kawasan Negeri di Atas Awan Citorek, membenarkan kondisi tersebut. 

Ia menyebut penggunaan kendaraan berpelat luar daerah sudah menjadi hal yang lumrah di wilayah perbatasan.

“Betul, kang. Di sini masih banyak warga perbatasan menggunakan pelat luar seperti F,” ujarnya kepada wartawan.

Ia menjelaskan, salah satu faktor utama adalah keterbatasan pelayanan Samsat serta ketersediaan kendaraan di wilayah Lebak. 

Baca Juga:
Antusiasme Warga Warnai Kegiatan Sunatan Massal dan Layanan Kesehatan di Puskesmas Citorek

Dirinya mengaku sempat berupaya membeli kendaraan baru di Pasar Gajrug pada Februari lalu, namun tidak tersedia.

“Saya sudah coba beli kendaraan baru di Pasar Gajrug, tapi kosong. Akhirnya saya beli dari Jasinga, Bogor. Sekitar tiga hari kendaraan sudah sampai di rumah,” katanya.

Menurutnya, konsekuensi dari pembelian kendaraan di luar daerah adalah pembayaran pajak yang masuk ke provinsi lain, yakni Jawa Barat. 

Meski demikian, ia mengaku tidak memiliki banyak pilihan karena kebutuhan kendaraan yang mendesak.

“Memang pajaknya masuk ke Jawa Barat. Tapi mau bagaimana lagi, kendaraan yang saya pesan tidak ada di wilayah kita,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengaku bersedia melakukan mutasi kendaraan agar menggunakan pelat nomor Banten, selama proses administrasi dipermudah oleh pihak terkait.

“Kalau ada kemudahan dari Samsat, tentu saya mau mutasi. Daripada pajak keluar dari provinsi, lebih baik untuk daerah sendiri. Pajak kendaraan juga kan untuk pembangunan di Provinsi Banten,” jelasnya.

Ia berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat perbatasan serta mempermudah layanan administrasi kendaraan bermotor. 

Pasalnya, kontribusi pajak kendaraan dinilai sangat penting untuk mendukung pembangunan daerah, terutama di wilayah perbatasan yang masih membutuhkan perhatian serius.

“Apalagi di daerah perbatasan seperti kami, masih banyak jalan yang perlu dibangun,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Gencarkan Promosi Daerah dan Investasi, Bupati Banyuwangi Ajak Keluarga Besar Ikawangi Perkuat Jaringan

Baca Selanjutnya

Kota Surabaya dan Gresik Diprediksi Berawan Hari Ini! Cek Daerahmu Sekarang

Tags:

#KendaraanPelatLuar #PerbatasanAntarProvinsi #JawaBarat #WargaSiapMutasi #KabupatenLebak #bapendabanten

Berita lainnya oleh Abdul Kohar

Sunatan Massal di Citorek, Bukti Kepedulian Bupati Lebak

19 April 2026 15:06

Sunatan Massal di Citorek, Bukti Kepedulian Bupati Lebak

Antusiasme Warga Warnai Kegiatan Sunatan Massal dan Layanan Kesehatan di Puskesmas Citorek

19 April 2026 08:50

Antusiasme Warga Warnai Kegiatan Sunatan Massal dan Layanan Kesehatan di Puskesmas Citorek

Pemkab Lebak Percantik Wajah Kota, Billboard Beralih ke Videotron

18 April 2026 13:04

Pemkab Lebak Percantik Wajah Kota, Billboard Beralih ke Videotron

Lebak Niaga Promosikan Beras Lokal di Pameran Seba Baduy 2026

18 April 2026 12:51

Lebak Niaga Promosikan Beras Lokal di Pameran Seba Baduy 2026

Kecamatan Cijaku Raih Penghargaan Musrenbang Award, Bupati Lebak Beri Hadiah

18 April 2026 08:20

Kecamatan Cijaku Raih Penghargaan Musrenbang Award, Bupati Lebak Beri Hadiah

Realisasi APBD Lebak 2026 hingga April Capai 25,85 Persen, Belanja Masih 17,64 Persen

17 April 2026 20:38

Realisasi APBD Lebak 2026 hingga April Capai 25,85 Persen, Belanja Masih 17,64 Persen

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend