KETIK, LEBAK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit yang rentan muncul saat musim kemarau maupun masa pancaroba. Perubahan cuaca yang terjadi pada periode tersebut dinilai dapat memengaruhi kondisi kesehatan dan meningkatkan risiko sejumlah penyakit.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Eka Darmana Putra, mengatakan penyakit yang kerap muncul pada musim pancaroba di antaranya dehidrasi, influenza, batuk, hingga infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Menurutnya, masyarakat perlu menjaga daya tahan tubuh dan tidak mengabaikan gejala penyakit yang muncul.
"Penyakit yang timbul di musim pancaroba seperti ini biasanya dehidrasi, flu, batuk, gangguan pernapasan atau ISPA. Sehingga masyarakat perlu hati-hati dan waspada menjaga kesehatan dirinya. Kami juga mengimbau untuk melakukan Cek Kesehatan Gratis (CKG) melalui puskesmas atau Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdekat bila merasakan ada gejala gangguan kesehatan," kata Eka Darmana Putra saat dihubungi wartawan, Selasa 21 Juli 2026.
Ia menjelaskan, perubahan suhu udara, cuaca yang tidak menentu, serta meningkatnya paparan debu pada musim kemarau dapat memicu gangguan kesehatan, terutama pada kelompok rentan seperti balita, lansia, ibu hamil, dan masyarakat yang memiliki penyakit penyerta.
Karena itu, Dinas Kesehatan mengajak masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat sebagai langkah pencegahan. Beberapa upaya yang disarankan antara lain mencukupi kebutuhan cairan tubuh untuk mencegah dehidrasi, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, beristirahat yang cukup, menjaga kebersihan lingkungan, serta menggunakan masker saat beraktivitas di area yang berdebu atau memiliki kualitas udara yang kurang baik.
Selain itu, masyarakat juga diminta tidak menunda pemeriksaan kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, sesak napas, atau tanda-tanda gangguan kesehatan lainnya. Pemeriksaan sejak dini dinilai penting agar penyakit dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi lebih serius.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes) Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Lela, mengatakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) terus dioptimalkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan deteksi dini penyakit di masyarakat.
Ia menyebutkan, jumlah yang sudah diberikan program Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Lebak mencapai 399.452 orang. Dinkes berharap masyarakat memanfaatkan layanan tersebut melalui puskesmas atau FKTP terdekat sehingga kondisi kesehatan dapat dipantau secara berkala dan penyakit dapat dideteksi sedini mungkin.
"Dengan pemeriksaan kesehatan secara rutin, berbagai faktor risiko penyakit dapat diketahui lebih awal sehingga penanganannya menjadi lebih cepat dan peluang kesembuhan juga semakin besar," ujarnya.(*)
