Soroti Pembangunan Desa, Akademisi: Kades Berperan Dorong Warga Melek Politik

Jurnalis: Muhammad Hatta
Editor: Muhammad Faizin

30 Mei 2025 15:43

Thumbnail Soroti Pembangunan Desa, Akademisi: Kades Berperan Dorong Warga Melek Politik
Akademisi  Dr. Ir. Daniel Rohi, M.Eng.,Sc saat berbicara dalam diskusi publik dan sosialisasi yang digelar anggota Komisi A DPRD Jatim, Eko Yunianto di Desa Jelbuk, Kecamatan Jelbuk pada Jumat, 30 Mei 2025. (Foto: Atta/ Ketik.co.id)

KETIK, JEMBER – Peran kades tidak hanya pada memimpin pembangunan dan pelayanan publik di tingkat desa. Tetapi juga harus mendorong kemandirian dan kesadaran melek politik bagi warga desa.

Hal itu mengemuka dalam diskusi publik yang digelar oleh Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur Eko Yunianto yang digelar di Bismika Cafe, Desa Jelbuk, Kecamatan Jelbuk, Jember, Jawa Timur, Jumat, 30 Mei 2025. 

Menurut salah satu pembicara, akademisi Dr. Ir. Daniel Rohi, M.Eng.,Sc, desa merupakan representasi langsung dari wajah negara. 

“Yang pertama kita harus lihat desa ya, desa itu adalah ujung tombak dari negara. Artinya wajah negara itu dilihat daripada wajah desa. Kalau wajah desanya sejahtera, artinya negara itu sejahtera,” kata Daniel saat dikonfirmasi sejumlah wartawan usai acara.

Baca Juga:
Viral Kasus Bullying Siswa di Jember, Akademisi Soroti Bahaya Normalisasi Kekerasan Remaja

Dalam paparannya, Daniel menyebutkan bahwa kepala desa adalah aktor dominan dalam pembangunan desa. 

Menurutnya, kepala desa ideal harus memenuhi tiga kriteria utama: administrator pemerintahan yang handal, memiliki visi bisnis, serta memiliki latar belakang aktivisme dan pemahaman politik.

“Yang pertama, dia harus mampu menjalankan tata kelola sesuai prinsip-prinsip pemerintahan yang baik, demokratis, dan partisipatif. Yang kedua, ia harus punya visi bisnis karena tidak bisa hanya mengandalkan dana desa. Kepala desa harus bisa membangun relasi luas, termasuk dengan pemerintah provinsi, pusat, dan kalangan bisnis untuk membawa program ke desa,” jelas Daniel.

Daniel juga mencontohkan, kepala desa yang memiliki koneksi dengan anggota dewan provinsi sehingga mampu membawa anggaran hingga Rp700 juta untuk desanya. Menurutnya, kepala desa yang hanya mengurus administrasi sudah tidak relevan di era sekarang. 

Baca Juga:
Apresiasi Pansus DPRD Jatim tentang LKPJ, Gubernur Khofifah Pastikan Program Pembangunan Bermanfaat untuk Rakyat

Ia juga menyoroti pentingnya kemampuan kepala desa menjual potensi desa secara positif kepada investor, termasuk pengembangan pariwisata dan industri lokal.

“Dan yang ketiga, kepala desa juga harus seorang aktivis. Dia harus paham politik, bisa melakukan lobby, adaptif terhadap persoalan masyarakat, dan mampu menjadi motor penggerak perubahan,” tambahnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Wakabid Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, dan juga pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Jawa Timur periode 2019–2024 itu menekankan, pentingnya partisipasi masyarakat juga harus dilakukan pasca pilkades (pemilihan kepala desa).

Karena, lanjutnya, usai kontestasi pilkades tidak kemudian menjadi perpecahan. Tapi menurutnya, baik yang menang maupun kalah harus diajak berembuk membangun desa bersama. 

“Tingkat partisipasi masyarakat adalah kunci kemajuan desa. Itu semua harus dimulai dari pendidikan politik yang mencerahkan warga desa agar aktif, kritis, dan partisipatif,” tuturnya.

Sementara itu, pemateri lainnya Hariyanto menyampaikan pentingnya integritas dan komitmen kepala desa dalam mengemban tugas sesuai dengan amanat Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 dan perubahan terbarunya, UU No. 3 Tahun 2024.

“Syarat menjadi kepala desa sudah jelas, tapi terkadang banyak yang lupa tujuan awal setelah terpilih. Kepala desa harus punya niat mengabdi dan membangun desa sesuai program pemerintah,” tutur Hariyanto.

Pria yang juga menjabat sebagai Wakabid Kehormatan DPC PDI Perjuangan Jember ini menambahkan, pengawasan terhadap pengelolaan anggaran desa juga krusial.

“BPD harus berperan aktif dalam pengawasan anggaran, karena anggaran disetujui bersama oleh kepala desa dan BPD sesuai dengan UU Desa. Sosialisasi tata kelola desa juga harus terus dilakukan, disesuaikan dengan kultur masing-masing desa,” ujarnya. (*)

Baca Sebelumnya

Michelle Wong, Siswi SMP YPPR Raih Prestasi Olimpiade Sains Hardiknas di USU

Baca Selanjutnya

Diduga Bakar dan Sampah, Rumah Warga Bulukerto Kota Batu Ludes Dilalap Si Jago Merah

Tags:

Eko Yunianto Daniel Rohi Jember DPRD Jatim PDIP pdi perjuangan kades

Berita lainnya oleh Muhammad Hatta

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

5 April 2026 21:15

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

4 April 2026 11:51

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

4 April 2026 11:25

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

4 April 2026 11:00

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

4 April 2026 10:00

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

4 April 2026 09:05

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar