Siapkan Dua Agenda Besar, Mentrans RI Sebut akan Fokus Revitalisasi dan Transformasi Transmigrasi

Jurnalis: Surya Irawan
Editor: Al Ahmadi

24 Feb 2026 22:58

Thumbnail Siapkan Dua Agenda Besar, Mentrans RI Sebut akan Fokus Revitalisasi dan Transformasi Transmigrasi
Mentrans Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara bersama Rektor ITB Tatacipta Dirgantara di sela-sela Pembukaan Pameran Ekspedisi Patriot ITB 2025 yang digelar di Gedung Center for Arts, Design and Language (CADL) ITB Bandung, Jawa Barat, Senin, 23 Februari 2026 (Foto: Humas Kementerian Transmigrasi)

KETIK, JAKARTA – Menteri Transmigrasi RI, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menyebut Kementerian Transmigrasi ke depan akan memfokuskan diri pada dua agenda besar, yakni revitalisasi dan transformasi kawasan transmigrasi.

Hal itu disampaikannya saat membuka Pameran Ekspedisi Patriot ITB 2025 di Gedung Center for Arts, Design and Language (CADL), Institut Teknologi Bandung, Bandung, Jawa Barat, Senin, 23 Februari 2026.

“Revitalisasi untuk menyelesaikan persoalan seperti lahan dan infrastruktur dasar, sedangkan transformasi mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan,” kata Iftitah, Selasa, 24 Februari 2026.

Menurutnya, program transformasi diarahkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kawasan transmigrasi agar lebih merata dan berkelanjutan.

Baca Juga:
Dies Natalis ke-22 SBM ITB: Perkuat Peran Pendidikan Bisnis Berkelanjutan melalui "Entrepreneurial Business"

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan Pameran Ekspedisi Patriot ITB 2025 yang dinilai menjadi ruang penyampaian hasil kerja Tim Ekspedisi Patriot (TEP) ITB 2025.

Program tersebut menghasilkan ratusan rekomendasi, mulai dari evaluasi kawasan, pengembangan komoditas unggulan, penguatan kelembagaan ekonomi, pemenuhan infrastruktur dasar, hingga penanganan konflik kawasan transmigrasi.

“Mendistribusikan SDM untuk ke kawasan-kawasan transmigrasi itu adalah satu keharusan,” ujarnya.

Rektor ITB Tatacipta Dirgantara menyampaikan bahwa program Tim Ekspedisi Patriot selaras dengan visi ITB sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdampak.

Baca Juga:
Thought Leadership Perkuat Identitas Diri SBM ITB di Kancah Global

“Kami sangat senang dan sangat bersemangat dengan Ekspedisi Patriot ini karena memang salah satu targetnya ITB adalah menjadi universitas yang unggul dan berdampak,” katanya.

Program Ekspedisi Patriot ITB 2025 melibatkan 57 tim dengan 57 dosen dari 13 fakultas atau sekolah sebagai ketua tim, serta 228 anggota yang terdiri atas mahasiswa aktif dan alumni. Kegiatan ini berlangsung sekitar 3,5 bulan, sejak 26 Agustus hingga 9 Desember 2025, di 29 kawasan transmigrasi yang tersebar di 21 provinsi dari Aceh hingga Papua.

Kolaborasi antara Kementerian Transmigrasi dan ITB juga diwujudkan melalui pembukaan Program Studi Beasiswa Patriot 2026 untuk jenjang S2 di sejumlah Kampus Patriot yang berada di kawasan transmigrasi.

Di Kampus Patriot Barelang, Batam, Kepulauan Riau, ITB membuka Program Studi Logistik dan Perencanaan Kepariwisataan. Di Kampus Patriot Kalukku, Mamuju, Sulawesi Barat, dibuka Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Teknik Geodesi dan Geomatika, Teknik Kimia, serta Rekayasa Pertambangan.

Sementara di Kampus Patriot Salor, Merauke, Papua Selatan, tersedia Program Studi Pengelolaan Infrastruktur Air Bersih dan Sanitasi, Teknik Geologi, Teknik Mesin Pertanian, serta Sistem dan Teknologi Informasi.

Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat revitalisasi dan transformasi kawasan transmigrasi menuju pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.(*)

Baca Sebelumnya

Bernardo Tavares Perbaiki Pertahanan Persebaya Jelang Lawan PSM

Baca Selanjutnya

Susah Urus Perizinan, Ikatan Apoteker Indonesia Cabang Trenggalek Curhat ke Dewan

Tags:

Ekspedisi Patriot ITB Kementrans ITB Iftitah Sulaiman Suryanagara Tatacipta Dirgantara Kawasan Transmigrasi Beasiswa Patriot Mentrans Transformasi Transmigrasi

Berita lainnya oleh Surya Irawan

Mulai Pukul 18.00 WIB, Listrik Gedung DPR Dibatasi demi Efisiensi

28 Maret 2026 10:00

Mulai Pukul 18.00 WIB, Listrik Gedung DPR Dibatasi demi Efisiensi

Setjen DPR Targetkan Hemat Rp1,5 Miliar BBM, Wacana WFH Jumat Menguat

28 Maret 2026 08:40

Setjen DPR Targetkan Hemat Rp1,5 Miliar BBM, Wacana WFH Jumat Menguat

Setjen DPR Terapkan Efisiensi Anggaran di Tengah Kenaikan Harga BBM Global

28 Maret 2026 07:36

Setjen DPR Terapkan Efisiensi Anggaran di Tengah Kenaikan Harga BBM Global

Pengrajin Difabel di Ponorogo Kembangkan Batik Ciprat Lewat Program Pemberdayaan

28 Maret 2026 07:05

Pengrajin Difabel di Ponorogo Kembangkan Batik Ciprat Lewat Program Pemberdayaan

Prabowo Kritik Program 3 Juta Rumah, Fahri Hamzah Minta Evaluasi Total

19 Maret 2026 16:31

Prabowo Kritik Program 3 Juta Rumah, Fahri Hamzah Minta Evaluasi Total

Bank Muamalat, BMM dan Masjid Istiqlal Santuni 2.026 Anak Yatim

18 Maret 2026 22:30

Bank Muamalat, BMM dan Masjid Istiqlal Santuni 2.026 Anak Yatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar