Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pria di Pacitan Diringkus Polisi

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Maryani

30 Jul 2024 08:16

Thumbnail Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pria di Pacitan Diringkus Polisi
Tampang pria berinisial AA pelaku dugaan persetubuhan anak dibawah umur saat mengakui perbuatannya di hadapan wartawan. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Gegara tak kuat menahan nafsu birahi, seorang pria berinisial AA (19) tega menyetubuhi anak perempuan dibawah umur, INP (17) di kamar kos. Pun kini telah diringkus Polres Pacitan, Jawa Timur.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat, (19/7/2024) petang, sekitar pukul 18.30 WIB. Kronologinya, DI (pelapor) alias kakak korban datang ke kamar kos adiknya di Dusun Pager, Desa Arjowinangun, Kecamatan Pacitan, INP, dengan tujuan untuk mandi.

Selang lama mengetuk pintu, INP tak segera membukakan pintu kamar kos.

Merasa curiga, DI mengintip melalui jendela dan melihat seorang laki-laki tersangka (AA) berada di dalam kamar kos.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

DI kemudian menggedor pintu dengan keras sambil mengancam akan melaporkan kejadian tersebut ke polisi jika pintu tidak segera dibukakan.

INP akhirnya membuka pintu dan DI masuk ke dalam kamar. Di dalam kamar, DI melihat AA sedang tidur. DI kemudian bertanya kepada AA tentang tujuannya berada di dalam kamar kos INP.

Awalnya AA mengelak, namun kemudian mengakui telah melakukan tindakan tak senonoh terhadap INP.

"Kakak ini melihat korban, ditanya? ngapain? ternyata habis melakukan itu (persetubuhan)," ungkap Kapolres Pacitan, AKBP Agung Nugroho, Selasa (30/7/2024).

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Kepada polisi, INP menceritakan bahwa AA tiba-tiba masuk ke kamarnya dan memaksanya untuk melakukan hubungan seksual. INP berusaha menolak, namun AA menahan tangan dan kakinya.

"Si korban ini sudah tidak sekolah, bekerja di salah satu rumah makan yang pelakunya adalah sering jualan di tempat sekitar. Dan memang sering ketemu," ucapnya.

Menurut pengakuan AA dan INP, perbuatan itu hanya dilakukan sekali saja.

"Katanya baru sekali," bebernya.

Motif tindak pidana AA adalah dipicu perasaan suka terhadap korban, membuat tersangka merasa nafsu untuk menyetubuhi.

Akibat perbuatan tersangka, AA dikenakan Pasal 81 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI Nomor 1 Tahun 2016, tentang perubahan kedua atas UU RI Tahun 2003 tentang perlindungan anak menjadi Undang-Undang.

"Ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun," tegasnya.

Selain mengamankan pelaku, petugas polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu potong sweter warna krem, satu potong celana kulot warna hitam, jilbab warna kuning, celana dalam warna putih, celana dalam pendek warna ungu, dan bra warna ungu.

"Saat ini tersangka dilakukan penahanan terhitung mulai tanggal 20 Juli 2024," tutupnya. (*)

Baca Sebelumnya

Polresta Bandung Ungkap 17 Kasus Narkoba Hasil Operasi Antik

Baca Selanjutnya

Satlantas Polres Sampang Tilang 1.413 Pengendara Selama Operasi Patuh Semeru 2024

Tags:

pacitan Persetubuhan Anak Dibawah umur Pacitan aa

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar