Sempat Raih Berturut-turut, Kali Ini Pacitan Terancam Gagal Pertahankan Adipura ke-17

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

7 Nov 2025 15:31

Thumbnail Sempat Raih Berturut-turut, Kali Ini Pacitan Terancam Gagal Pertahankan Adipura ke-17
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menerima Piala Adipura ke-16 dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pacitan, Cicik Roudlotul Jannah dalam acara penyerahan di Pendopo Kabupaten Pacitan, Jumat, 8 Maret 2024. (Foto: Dok. Prokopim Pacitan)

KETIK, PACITAN – Harapan Kabupaten Pacitan untuk kembali meraih penghargaan Adipura ke-17 tahun ini bisa jadi berakhir pupus.

Perubahan sistem penilaian yang diterapkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) membuat banyak daerah, termasuk Pacitan, kesulitan memenuhi standar baru yang dinilai jauh lebih ketat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pacitan, Cicik Roudlotul Jannah, menyebut penilaian Adipura kini mencakup seluruh wilayah kabupaten, meliputi sarana dan prasarana, sumber daya manusia, anggaran, hingga pengelolaan sampah.

Sebelumnya, penilaian hanya difokuskan pada kawasan perkotaan yang masuk RDTR. 

Baca Juga:
Jawa Tengah Siapkan 3 Aglomerasi Pengolahan Sampah, Brebes Diantaranya

“Kalau dulu Pacitan masuk kategori kota kecil, yang dinilai hanya wilayah perkotaan. Sekarang penilaiannya disamaratakan tanpa membedakan wilayah,” kata Cicik, Jumat, 7 November 2025.

Bahkan, imbuh Cicik, hingga ke pengelolaan sampah di pelosok-pelosok turut dinilai.

"Kecamatan Nawangan sampai Bandar ikut termasuk," ungkapnya.

Lalu kemudian penilaian soal anggaran, Cicik mengatakan kemampuan keuangan daerah belum memungkinkan karena masih banyak kebutuhan prioritas lain seperti infrastruktur.

Baca Juga:
Hapus Sistem Open Dumping, Pemkab Kendal Siapkan Strategi Pengolahan Sampah Jadi Listrik dan Petasol

"Memang menurut aturan kementerian, idealnya alokasi anggaran untuk lingkungan hidup tiga persen dari APBD, atau sekitar Rp51 miliar," jelasnya.

Dari sisi sumber daya manusia, jumlah penyuluh dan petugas lapangan pun belum ideal. Beberapa jabatan teknis Cicik mengakui masih kosong.

“Kita belum mampu menangani kebersihan jika se-kabupaten. Alatnya tidak ada, SDM-nya kurang, dan dananya juga terbatas,” ujar Cicik.

Cicik mengatakan, tim pemantau dari Kementerian Lingkungan Hidup sudah melakukan penilaian tahap pertama pada Agustus lalu, dan akan turun kembali pada akhir Desember mendatang.

Dalam penilaiannya, setiap kabupaten wajib mengantongi nilai minimal 73 untuk meraih Adipura.

"Kalau dibandingkan dengan kota besar, seperti Surabaya, Gresik, Probolinggo tentu Pacitan tidak sebanding,” ujar Cicik.

Pihaknya hanya bisa berupaya agar bisa memenuhi standar baru pengelolaan lingkungan.

“Ya tetap semangat, berdoa saja semoga masih bisa dapat,” katanya.

Sementara, Menurut Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, Adipura saat ini bukan sekadar penghargaan, tetapi alat transformasi lingkungan.

“Kota-kota yang gagal berbenah akan kami beri predikat Kota Kotor secara terbuka. Ini bukan hukuman, tapi peringatan keras bahwa abai terhadap lingkungan adalah bentuk pengkhianatan terhadap masa depan,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Program ini kini menjadi instrumen utama untuk menilai kinerja daerah dalam pengelolaan kebersihan dan sampah.

Penilaiannya tak lagi hanya berbasis tampilan fisik kota, tetapi juga mencakup kebijakan, sistem, serta efektivitas pelaksanaannya.

Komposisi penilaiannya terdiri atas pengelolaan dan kebersihan (50%), kebijakan serta alokasi anggaran daerah (20%), dan kesiapan SDM serta infrastruktur pendukung (30%).(*)

Baca Sebelumnya

Kolaborasi Pemkab Asahan, Baznas, dan BBPVP Medan Berbuah Manis, Program TMT Cetak Wirausaha Baru

Baca Selanjutnya

Wow! Khofifah "Ngopi Cantik" di NTT, Kopi Buatan Siswa SMKN 1 Turen Ludes Diserbu

Tags:

Adipura DLH Pacitan Lingkungan Hidup Pengelolaan Sampah kabupaten pacitan Hanif Faisol Nurofiq Kementerian Lingkungan Hidup

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar