Sempat Perkasa 2 Hari Berturut Turut, Kini CPO Melemah Tipis

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Marno

3 Mar 2023 08:30

Thumbnail Sempat Perkasa 2 Hari Berturut Turut, Kini CPO Melemah Tipis
Perkebunan Sawit. (Foto:Ihsan Adityawarman/Pexels)

KETIK, JAKARTA – Setelah dua hari berturut turut mengalami penguatan, harga minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) terpantau melemah tipis di bursa Malaysia pada perdagangan jumat (3/3/2023).

Melansir Refinitiv, harga CPO pada sesi awal perdagangan melemah tipis 0,07% ke MYR 4.291 per ton pada pukul 09.30 WIB. Kendati melemah, harga CPO masih bergerak di level tertingginya dalam dua bulan terakhir. Harga CPO juga masih bertahan di zona psikologis MYR 4.200-an per ton. 

Penurunan ini justru terjadi ditengah sentimen positif. Seperti implementasi B35 di Indonesia sehingga permintaan dalam negeri bakal terus meningkat, optimisme permintaan China karena angin segar dari pemulihan ekonominya, kekhawatiran cuaca, hingga kenaikan Domestic Market Obligatin/DMO.

"Kenaikan harga CPO ini dipicu oleh beberapa hal diantaranya implementasi B35, kenaikan DMO, optimisme permintaan China, serta kekhawatiran cuaca buruk dalam beberapa hari terakhir," ungkap Industry & Regional Analyst Bank Mandiri, Abrar Aulia,

Baca Juga:
Justin Hubner Minta Maaf ke Lewis Holtby Usai Insiden Kaki Sobek di Liga Belanda

Namun harga CPO masih berpotensi menguat kembali. Penurunan tipis adalah hal yang wajar setelah mengalami kenaikan lebih dari 2%.

Sementara itu, Indonesia sebagai pengekspor minyak sawit terbesar di dunia, berencana untuk mewajibkan ekspor minyak sawit melalui bursa berjangka untuk menciptakan harga patokan negara sendiri, kata kepala regulator komoditas berjangka.

Harga CPO di Indonesia juga dipengaruhi oleh permintaan dari China yang merupakan konsumen CPO terbesar didunia setelah India. Ekonomi China mengisyaratkan kenaikan setelah sempat tertekan karena COVID-19.

Faktor alam nyatanya juga memberi pengaruh cukup besar terhadap harga CPO. Dimana banjir yang melanda Indonesia dan Malaysia membuat kualitas sawit mentah terganggu ditengah permintaan global, terutama India dan Eropa kata Mitesh Saiya, manajer perdagangan di perusahaan Kantilal Laxmichand & Co yang berbasis di Mumbai.(*)

Baca Juga:
19 Siswa SMKN 3 Malang Lolos SNBP 2026, Tembus UB, UM hingga Politeknik Negeri

Baca Sebelumnya

Hujan Lebat Beberapa Hari, SDN di Bawean Alami Longsor

Baca Selanjutnya

100 Brand Kecantikan Ramaikan Surabaya X Beauty 2023

Tags:

CPO Kelapa Sawit ekspor Ekonomi B35 malaysia Indonesia

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar