KETIK, JAKARTA – Harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis diesel di SPBU BP-AKR (British Petroleum - Aneka Petroindo Raya) resmi turun mulai 8 Mei 2026. Penurunan ini terjadi setelah harga solar BP sebelumnya mengalami kenaikan cukup tinggi pada awal Mei dan sempat menyentuh lebih dari Rp30.000 per liter.
Berdasarkan informasi terbaru, harga BP Ultimate Diesel kini dijual seharga Rp29.890 per liter. Sebelumnya, produk diesel tersebut berada di harga Rp30.890 per liter. Artinya, ada penurunan sebesar Rp1.000 per liter dalam penyesuaian harga terbaru yang dilakukan BP-AKR.
Turunnya harga diesel BP menjadi perhatian karena sebelumnya kenaikan harga diesel non-subsidi sempat dikeluhkan sejumlah pengguna kendaraan berbahan bakar solar. Kenaikan harga dianggap cukup memberatkan, terutama bagi kendaraan operasional, transportasi logistik, hingga pelaku usaha yang menggunakan kendaraan diesel untuk aktivitas sehari-hari.
Baca Juga:
Fenomena SPBU Panjang Antrian, Ini Pemiliknya yang Masuk Forbes, Asli Malang Lho!Meski mengalami penurunan, harga BP Ultimate Diesel saat ini masih tergolong tinggi dibandingkan beberapa minggu sebelumnya. Hal itu menunjukkan bahwa harga BBM non-subsidi masih belum sepenuhnya stabil dan dapat berubah mengikuti perkembangan harga minyak dunia serta kebijakan dari masing-masing operator SPBU.
Penyesuaian harga kali ini hanya berlaku untuk produk diesel. Sementara itu, harga BBM bensin di SPBU BP-AKR belum mengalami perubahan. BP 92 masih dijual seharga Rp12.390 per liter, sedangkan BP Ultimate tetap berada di angka Rp12.930 per liter.
Baca Juga:
Isu Pertalite Bikin Brebet, Masyarakat Surabaya Rela Antre 10 Menit Isi Bensin di SPBU SwastaPerubahan harga BBM non-subsidi diperkirakan masih dapat terjadi dalam beberapa waktu ke depan, terutama jika harga minyak mentah dunia kembali mengalami perubahan. Karena itu, masyarakat diminta untuk terus memperhatikan pembaruan harga BBM dari masing-masing operator SPBU agar dapat menyesuaikan pengeluaran operasional mereka.