KETIK, MALANG – Jam'iyah SD Islam Al Azhar (SDIA) 56 Malang menggelar kajian akbar yang menghadirkan pendakwah kondang, Ustaz Abdul Somad. Melalui kajian akbar, Jamiyyah SDIA 56 Malang ingin agar terdapat keselarasan antara adab yang dimiliki oleh anak dan orang tua.
Dila Rosalina, Ketua Jamiyyah SDIA 56 Malang, menjelaskan, anak telah disekolahkan di lembaga pendidikan Islam yang amanah. Untuk itu, orang tua juga harus membekali diri dengan pendidikan agama untuk dapat kembali ditularkan kepada anak.
Hal tersebut selaras dengan tema besar kegiatan yang diambil, yakni 'Menumbuhkan Mahabatullah (Cinta Allah) Pada Anak Sejak Dini.'
"Kami sebagai wali murid menyekolahkan anak di sekolah Muslim. Ingin anak-anak mendapat pendidikan agama yang baik. Kalau kita minta anak seperti itu, kita harus relate, harus menambah ilmu tentang agama juga," ujarnya, Minggu, 19 April 2026 di Aula Hal 4 Al Azhar 56 Malang.
Baca Juga:
UAS: Keteladanan Orang Tua, Kunci Anak Cintai AllahDila menjelaskan, Jamiyyah SDIA 56 Malang ingin mewadahi para wali murid untuk menambah kapasitas diri. Terlebih kegiatan Kajian Akbar telah rutin dilaksanakan, dan pada tahun 2026 ini, berhasil menghadirkan pendakwah berskala nasional, yakni Ustaz Abdul Somad.
"Itulah fungsinya kami sebagai Jamiyyah untuk mewadahi wali murid mendapatkan ilmu-ilmu yang relate dengan apa yang anak dapatkan di sekolah. Sesuai dengan temanya juga, bagaimana kita sebagai orang tua mendidik anak sesuai dengan ajaran akidah Islam," ungkapnya.
Selain Kajian Akbar, Jamiyyah SDIA 56 Malang juga menggelar khatmul Qur'an yang diikuti oleh seluruh wali murid SD Islam Al Azhar 56 Malang. Dila menyebut, dengan kegiatan positif yang dilakukan oleh orang tua, anak-anak bisa mendapatkan contoh yang baik dalam belajar Agama Islam.
"Sama kita sudah menuntut anak-anak untuk belajar, mengaji, membaca Al Qur'an, orang tua juga harus membekali diri untuk mengaji juga. Oleh karena itu kami sebagai Jamiyyah sebagai wadah untuk wali murid, melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat Islami," tegasnya.
Baca Juga:
Ratusan Riders Padati Jalanan Kota Malang Jelang Konser HS Slank di RampalTak hanya Kajian Akbar yang menghadirkan Ustaz Abdul Somad, Jamiyyah SDIA 56 Malang juga memiliki berbagai program. Mulai dari anak asuh dengan memberikan santunan kepada anak dhuafa di lingkungan sekolah, Jumat Berbagi, buletin dakwah, dan lainnya.
"Kemudian dari sie pendidikan, tahun lalu kita mengundang narasumber Ibu Aisah Dahlan untuk seminar parenting. Kita juga pernah mengundang Damkar untuk anak-anak, acara family gathering yang diprogramkan oleh seluruh keluarga besar. Jadi kita bentuknya kolaborasi, mempererat hubungan antara wali murid dan guru," ucapnya.
Sementara itu, Kepala SD Islam Al Azhar 56 Malang, Ramlih, mengharapkan kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi orang tua maupun anak. Hal tersebut juga selaras dengan cita-cita para pendiri Al Azhar untuk menjadi lembaga pendidikan yang terbaik bagi anak.
"Al Azhar berdiri karena Buya Hamka yang saat itu menjadi Imam Besar Masji Al Azhar. Kami berupaya agar dapat berkembang menjadi lembaga pendidikan yang terbaik bagi anak-anak," ujar Ramlih. (*)