Sekda Bondowoso Tegas, ASN Harus Berubah atau Tertinggal

Jurnalis: Haryono
Editor: Mustopa

2 Apr 2026 18:54

Thumbnail Sekda Bondowoso Tegas, ASN Harus Berubah atau Tertinggal
Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso Fathur Rozi saat di temui awak media (Foto: Haryono/Ketik.com)

KETIK, BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten Bondowoso mulai mengakselerasi transformasi budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai langkah strategis menghadapi tekanan global yang kian kompleks, mulai dari dinamika geopolitik hingga isu keterbatasan energi.

Sekretaris Daerah Bondowoso, Fathur Rozi, menegaskan bahwa perubahan pola kerja ASN bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan mendesak yang harus dijalankan secara konsisten hingga ke level daerah.

Menurutnya, kebijakan dari pemerintah pusat harus diterjemahkan secara konkret agar birokrasi mampu bergerak lebih adaptif, efisien, dan berorientasi pada hasil nyata.

Ia menyoroti pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama transformasi tersebut. ASN didorong untuk terus meningkatkan kompetensi teknis, sekaligus menjaga integritas dan etika kerja yang berlandaskan aturan.

Baca Juga:
Cegah Kebocoran Setoran Pajak, Bondowoso Terapkan e-SPPT untuk Pembayaran PBB

Upaya ini dinilai sangat krusial untuk mendongkrak kualitas pelayanan publik di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi.

Selain pembenahan SDM, Pemkab Bondowoso juga melakukan langkah efisiensi melalui rasionalisasi perjalanan dinas. Kebijakan ini diarahkan agar setiap aktivitas benar-benar memiliki urgensi serta berdampak langsung terhadap kinerja organisasi.

Anggaran daerah pun difokuskan pada program prioritas, terutama yang berkaitan dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan pencapaian indikator kinerja utama (IKU) di tiap perangkat daerah.

Di sektor ekonomi, optimalisasi potensi lokal menjadi perhatian serius. Pemerintah daerah menilai sektor pertanian, perkebunan, dan UMKM memiliki peran vital dalam menggerakkan perekonomian.

Baca Juga:
Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

Saat ini, kontribusi sektor pertanian dan perkebunan tercatat mencapai sekitar 28 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Bondowoso.

Sebagai bagian dari strategi ketahanan ekonomi dan pangan, pemerintah juga menggencarkan program berbasis kemandirian masyarakat, seperti Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

Program ini mendorong warga memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam berbagai kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga.

Tak kalah penting, digitalisasi menjadi pilar utama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan. Pemanfaatan sistem digital terus dioptimalkan, terutama dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah, guna meningkatkan efisiensi sekaligus mendongkrak pendapatan.

“Target pendapatan daerah kita tingkatkan dari sekitar Rp323 miliar menjadi Rp328 miliar pada 2026. Ini tren positif yang harus dijaga,” ujar Fathur Rozi pada Selasa, 2 April 2026.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkab Bondowoso optimistis mampu menghadapi tantangan global sekaligus mendorong pembangunan daerah yang lebih berkelanjutan melalui transformasi budaya kerja ASN yang konsisten dan terarah.(*?

Baca Sebelumnya

Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Bojonegoro 2026–2031 Resmi Dilantik

Baca Selanjutnya

Sinergi Kwarda Pramuka dan Polda Jatim Bangun Brigade Pangan Nusantara

Tags:

Sekda Bondowoso Pemkab Bondowoso ASN Bondowoso Aparatur Sipil Negara (ASN)

Berita lainnya oleh Haryono

Cegah Kebocoran Setoran Pajak, Bondowoso Terapkan e-SPPT untuk Pembayaran PBB

14 April 2026 16:54

Cegah Kebocoran Setoran Pajak, Bondowoso Terapkan e-SPPT untuk Pembayaran PBB

Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

13 April 2026 20:33

Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

Terobosan Akademik UIN KHAS Jember, Praktisi Hukum Kini Bisa Raih Sarjana lewat Jalur RPL

13 April 2026 14:20

Terobosan Akademik UIN KHAS Jember, Praktisi Hukum Kini Bisa Raih Sarjana lewat Jalur RPL

Cegah Kelangkaan LPG 3 Kg, Polres Bondowoso Perketat Pengawasan Distribusi

13 April 2026 14:04

Cegah Kelangkaan LPG 3 Kg, Polres Bondowoso Perketat Pengawasan Distribusi

Duka Berbuah Perlindungan, Santunan Rp42 Juta Selamatkan Keluarga Buruh Tani di Bondowoso

11 April 2026 17:57

Duka Berbuah Perlindungan, Santunan Rp42 Juta Selamatkan Keluarga Buruh Tani di Bondowoso

WFH Resmi Berlaku di Bondowoso, Bupati Abdul Hamid Wahid Tekan Biaya dan Genjot Digitalisasi

9 April 2026 19:02

WFH Resmi Berlaku di Bondowoso, Bupati Abdul Hamid Wahid Tekan Biaya dan Genjot Digitalisasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar