Sebanyak 250 Calon Pengantin di Cilegon Ditraining Seputar Stunting

Jurnalis: Khoirul Umam
Editor: M. Rifat

21 Nov 2024 00:00

Thumbnail Sebanyak 250 Calon Pengantin di Cilegon Ditraining Seputar Stunting
Sekda Kota Cilegon Maman Mauludin memberikan arahan kepada ratusan calon pengantin, 20 November 2024. (Foto: Umam/Ketik.co.id)

KETIK, CILEGON – Untuk mencegah stunting sejak dini, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) mengumpulkan ratusan calon pengantin (catin), di lantai 3 Aula Diskominfo Kota Cilegon, Rabu, 20 November 2024.

Acara yang dihadiri sebanyak 250 calon pengantin dari berbagai wilayah ini bertujuan memberikan pembekalan komprehensif terkait kehidupan pernikahan, mulai dari aspek kesehatan hingga persiapan mental dan spiritual.

Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Maman Mauludin mengatakan pentingnya persiapan yang matang sebelum melangkah ke jenjang pernikahan agar keluarga yang dibangun betul-betul berkualitas.

“Pernikahan bukan sekadar perayaan, tetapi langkah awal membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Seminar ini diharapkan menjadi bekal bagi calon pengantin untuk membangun rumah tangga yang harmonis dan bahagia,” ujar Maman kepada Ketik.co.id, Rabu, 20 November 2024.

Baca Juga:
Banjir hingga Kemiskinan Masih Jadi Persoalan Klasik, Data Pemkot Malang Disorot Dewan

Salah satu fokus utama seminar, kata Maman, adalah upaya pencegahan stunting melalui peningkatan pemahaman calon pengantin mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan kesehatan ibu hamil sejak masa pra-konsepsi.

"Usia ibu saat hamil serta kebiasaan hidup sehat, seperti menghindari asap rokok, memiliki peran penting dalam menciptakan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Kita berharap Cilegon mempunyai generasi emas sehingga masa depan kita jauh lebih baik," harapnya.

Selain pembekalan, kata dia, upaya pencegahan stunting juga didukung oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri dari bidan, kader PKK, dan kader KB se-Kota Cilegon. Maman menginginkan kegiatan seminar ini dapat memotivasi generasi muda untuk mempersiapkan diri dengan baik sebelum menikah.

“Semoga para calon pengantin menjadi keluarga yang berkualitas, melahirkan keturunan yang sehat, dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Cilegon,” ungkapnya.

Baca Juga:
Bupati Bojonegoro Tekankan Penanganan Stunting Berbasis Data, Soroti Pentingnya Air Bersih

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kota Cilegon Lia Nurlia Mahatma mengaku sengaja mengundang 250 calon pengantin untuk diberikan edukasi berkaitan dengan stunting. Hal itu karena calon pengantin adalah salah  salah satu variabel edukasi selain ibu hamil, balita, dan ibu meyusui.

"Pengetahuan calon pengantin berkaitan dengan pemenuhan gizi ibu hamil saat hamil itu sangat penting karena baik buruknya atau terkena stunting atau tidak itu ditentukan sejak calon ibu itu siap hamil. Bagaimana si ibu diberi pengetahuan makanan bergizi, dan lain-lain," katanya.

Di Kota Cilegon, lanjut Lia, berdasarkan hasil audit stunting pada Oktober 2024 jumlah anak stunting sebanyak 818. Jumlah itu menurun dibandingkan sebelumnya sebanyak 944 anak.

Meski menurun tapi kita tidak boleh berpuas diri karena di beberapa wilayah ada fluktuasi, ada yang turun tapi juga ada yang naik tipis. Artinya upaya untuk menurunkan angka stunting masih perlu kerja keras dari semua pihak, termasuk memberikan edukasi kepada para calon pengantin ini," tandasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Paslon SAE Kampanye Akbar di Kota Blitar, Meski Diguyur Hujan Pendukung Tetap Antusias

Baca Selanjutnya

200.000 Anggota dari 32 Komunitas Deklarasikan Dukungan untuk Rijanto-Beky dalam Pilbup Blitar 2024

Tags:

Stunting stunting cilegon calon pengantin cilegon

Berita lainnya oleh Khoirul Umam

Terkendala Lahan, Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih di Cilegon Lamban

7 April 2026 15:15

Terkendala Lahan, Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih di Cilegon Lamban

Demi Program Prioritas 2027, Pemkot Cilegon Siapkan Skema Baru

2 April 2026 12:00

Demi Program Prioritas 2027, Pemkot Cilegon Siapkan Skema Baru

Tolak Wacana PPPK Dirumahkan, Muhsinin Sebut Kinerja PPPK Lebih Baik Daripada PNS

30 Maret 2026 11:50

Tolak Wacana PPPK Dirumahkan, Muhsinin Sebut Kinerja PPPK Lebih Baik Daripada PNS

Jelang Lebaran, Ribuan PPPK Banten Menjerit Hak Tak Setara dengan PNS

19 Maret 2026 22:45

Jelang Lebaran, Ribuan PPPK Banten Menjerit Hak Tak Setara dengan PNS

Wali Kota Cilegon Buka Ruang Kritik untuk Perbaikan Kinerja Pemerintahan

18 Maret 2026 12:49

Wali Kota Cilegon Buka Ruang Kritik untuk Perbaikan Kinerja Pemerintahan

Tak Perlu Keluar Ongkos! Pemkot Cilegon Berangkatkan 50 Bus Mudik Gratis untuk 2.000 Warga

16 Maret 2026 08:19

Tak Perlu Keluar Ongkos! Pemkot Cilegon Berangkatkan 50 Bus Mudik Gratis untuk 2.000 Warga

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar